
Pekik Radit segera memegang hidungnya.
"Kamu gak apa-apa Dit ?" tanya Liora
"Aku gak apa-apa kok Liora," ucap Radit lalu melepaskan tangan di hidungnya.
"Ya ampun Radit..hidung kamu berdarah, ayo kita ke rumah sakit ," ujar Liora lalu menarik Radit masuk ke mobilnya.
Liora melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke Rumah sakit.
Liora merasa enggak enak sama Radit, setiap mereka bertemu ada saja kejadian yang membuat Radit terluka.
"Dit, Maafin aku ya, gara-gara aku hidung kamu jadi seperti ini ," ujar Liora
"Santai aja kali Liora, aku gak kenapa-kenapa kok," jawab Radit
"Gak apa-apa gimana, setiap kali kita bertemu selalu saja aku membuat kamu terluka ," ujar Liora masih merasa bersalah.
"Aku gak apa-apa terluka di tubuhku asalkan jangan di hatiku yang terluka," ucap Radit Spontan, Liora menatap lekat ke arah Radit .
"Eh aku hanya bercanda lagi, he..he..,"
"Oh Kirain," ujar Liora bernafas lega, Dia pikir Radit mau menembaknya saat itu, kalau memang benar gak romantis amat sih nembak di Rumah sakit,pikirnya.
Hidung Radit sudah di perban, Liora semakin tidak tega melihatnya.
"Apa rencana makan siangnya kita Lanjutin atau gimana?" tanya Liora
"Kamu anterin aku saja ke Rumah, nanti kita beli makanannya dan makan di rumah saja," ucap Radit sambil menahan rasa sakitnya.
"Oh baiklah, ayo aku bantu jalan ," ujar Liora
"Yang sakit hidungku Liora bukan kaki ku ," ujar Radit yang membuat Liora jadi salah tingkah.
"Gak apa-apa kali kalau mau gandeng, aku senang kok ," ujar Radit lagi, semakin merona saja wajah Liora.
karena Liora masih diam saja, Radit berinisiatif untuk mengandeng tangannya lalu pergi dari sana.
*
*
Xindy menghirup nafasnya dalam, Sekarang dia berada di Saung di mana dulu dia bersama dengan Juragan Kambingnya sering bersama, Saung itu menjadi tempat kenangan yang terindah buat mereka semua.
Di sanalah Bascamp mereka dulu, di sana mereka melepaskan penat setelah seharian belajar, di sanalah mereka sering bersenda gurau dan curhat satu sama lain.
__ADS_1
Xindy mulai merebahkan tubuhnya di atas saung itu, dia mulai menutup matanya perlahan meresapi angin pengunungan yang merbelai kulitnya.
Tiba-tiba Xindy merasakan sesuatu menyapa hidungnya, sesuatu yang tidak asing.
"Bau ini seperti...,"
"Sudah bangun Lo Xin ?" tanya seorang Pria padanya, Sontak matanya membuka dan Xindy kaget ketika melihat di sana sudah ada Juragan Kambingnya berdiri mengelilinginya .
"Aaaaaa.....Gue kangen banget sama kalian ," ujar Xindy lalu memeluk mereka semua kecuali Bintang.
"Loh gue kok gak di peluk sih ," ujar Bintang
"Gue takut sama pawang Lo, Nanti gue di bikin jadi Onderdil lagi," ujar Xindy
"Bisa aja Lu Xin, Oh ya Bintang Bilang kalau Lu sama Rico mau menikah ya, kenapa tu Curut gak Ke sini sih Xin ?" tanya Juki
"Heh Onta..Lo tau gak kalau Si Rico itu ternyata CEO Perusahaan ternama , Lo kalah jauh dari Si Rico, Lo bagaikan gurun pasir kalau di bandingkan dengan dia," ujar Andi
"Lah memang dia Ontanya kan ," Sahut Gatot
"Diam Lu Jamblang, Gue pikir setelah sekian purnama kita tidak bertemu Lo bakalan berubah, tapi tetap saja gelap Lu ," Ledek Juki
"Enak saja Lo Onta, Gini-gini pacar gue cantik Loh, kayak Bule malah," ujar Gatot
Xindy juga tertawa, dia bukan tertawa karena banyolan mereka tapi dia tertawa karena mereka semua ternyata masih seperti yang dulu tidak ada yang berubah dari mereka.
"Ayo duduk di Saung gue ," ujar Xindy
"Saung kita kali Xin," ujar kamal
"Oh ya kalian gimana kabarnya ?" Tanya Xindy
"Ya..seperti yang Lo lihat Xin, kita semua makin subur dan makmur, apa lagi si Kamal tuh makin melar aja badannya, maklum pacarnya seorang chef sih ," ujar Andi.
"Waah enak dong punya pacar seorang Chef, pasti di masakin terus tuh dia, pantas saja badannya melar," ujar Xindy
"Kalau Lo Juk kegiatan Lo sekarang apa ?" tanya Xindy
"Biasa Xin dia merah susu Onta ," sahut Gatot
"Bisa wae Lu pengusaha Jamblang, jangan dengar omongan si Jamblang Xin, Gua sekarang lagi nerusin usaha bokap gua Xin, jadi Juragan Minyak," ujar Yuki
"Wiih tajir dong Lo, sudah punya cemceman belom ?"
"Maunya sih belom, tapi keburu di jodohin sama anaknya pak Kades, Lo ingat kan yang suka buli Lo dulu ," ujar Yuki
__ADS_1
"Si Merry anaknya pak Kades yang bohay itu ?" tanya Xindy, juki mengangguk.
"Wah parah Bokap Lo, kenapa harus sama dia sih, dia kan musuh bebuyutan gue," ujar Xindy
"Tapi sekarang dia sudah berubah Xin, mungkin karena gue kali ya," ujar Juki
"Pede gila Lo Juk, dia berubah tu setelah Ibunya meninggal karena kecelakaan tau gak, sekarang dia berubah menjadi Sholeha," ujar Andi
"Wiih gue penasaran gimana bentukannya si Merry kalau berhijab ya," ucap Xindy
"Ngomong-ngomong kalian kenapa enggak ngajak pacar kalian ke sini, Tu lagi si Bintang Yuki nya mana ?"
"Tenang dulu Xin, mereka ada kok, lagi masak di Rumahnya Bintang ," sahut Rangga yang dari tadi diam saja.
"Wiih ada Rangga rupanya, gimana sama sahabat gue yang sangat bijak ini, apa sudah punya pacar.
Lo salah Xin, dia memang enggak punya pacar tapi sudah menikah sama Janda kampung sebelah ," ucap Kamal
"Apa...? parah Lo Rangga, Lo nikah gak ngundang-ngundang gue," Kaget Xindy
"Sorry..nikahnya dadakan sih ," ucap Rangga singkat
"Ya iyalah Xin, jangan kan elo kita-kita saja gak di Undang, maklum nikahnya di Rumah pak Rt,"
"Eh tunggu..tunggu maksudnya gimana nih, gue kok jadi curiga ya sama Lo Rangga,"
"Lo saja yang Cerita Ngga , nanti kalau kita yang cerita malah nambah-nambahin," Suruh Juki
"Sebenarnya itu tuduhan yang menguntungkan sih buat gue, awalnya gue penasaran dengan orang yang selalu mengintai rumah Janda tersebut sehingga suatu malam gue mau melabrak tu Orang tapi malah gue yang di gerebek sama Warga dan di kira berbuat mesum sama tu Janda dan akhirnya kita di nikahin deh di Rumah Pak Rt," cerita Rangga
"Ooo jadi semua karena salah Faham, tapi gue gak ngerti sama kata-kata lo yang lo bilang menguntungkan itu," ujar Xindy
"Ya itu poinnya, orang-orang mikirnya kalau Janda itu adalah Janda tapi nyatanya dia adalah seorang gadis perawan yang tinggal bareng sama adiknya yang masih kecil, sudah cantik kaya lagi dan Gue menikahinya gratis lagi, siapa yang tidak mau coba ,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai..hai..hai..para Readers setiaku..setelah menunggu sekian purnama akhirnya para Editor sudah mengizinkan kembali Novel miss N yang berjudul " DENDAM SANG PEWARIS"
kembali di Publish karena sudah lulus Review masuk entry Lomba...
Jangan lupa mampir ya langsung saja Klik Foto profil miss N atau klik saja Link di bawah ini
👇👇👇 https://share.mangatoon.mobi/contents/detail?id\=2338292&\_language\=id&\_app\_id\=2
Mohon dukungannya ya semua, masukkan ke Favorit juga Like dan Coment agar miss N tau kalau kalian sudah membacanya...Makasih sebelumnya...Sarangheo buat kalian 😘😘😘
__ADS_1