Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 96


__ADS_3

"Gila Ar, itu kan Zain Erico Perdana, CEO Perusahaan Perdana Corperation tempat Bokap gue bekerja," ujar Temannya Arman


"Iya Tuh Ar, dia itu sangat hebat loh, Lo kalah jauh sama dia ," ujar Yang Lainnya.


" Hai sayang, kamu sudah lama menunggu ?" ucap Zain sambil mengecup lembut pipi Xindy, semua Gadis ternganga melihat adegan Romantis itu.


"Iya nih, aku lama nunggu kamu. Kamu kok datangnya lama sih sayang," ujar Xindy sok manja.


"Maaf banget ya sayang, aku tadi kejebak macet, Oh ya sayang mana Nih orang yang mau bertemu sama aku ?" tanya Zain


"Ini, Kak Arman kenalin Ini Zain pacar aku," ujar Xindymenunjuk ke arah Arman.


"Lebih tepatnya calon suami sih," ucap Zain sambil mengulurkan tangannya hendak bersalaman dengan Arman.


Xindy mencubit pinggang Zain sehingga Zain meringis kesakitan.


"Awww..sayang kenapa pinggangku di cubit sih," ujar Zain manja


"Abisnya Kamu kok ngomong seperti itu sih, aku kan jadi malu ," ujar Xindy


"Gak apa-apa dong sayang, Biar semua orang tahu kalau Xindy Permata Indah adalah Calon Istri Zain Erico Perdana," Ucap Zain sedikit membesarkan Volume suaranya agar semua orang di sana mendengarnya.


"Jadi bagi semuanya jangan pernah mencoba ataupun berfikir untuk Mendekati Xindy, bisa berfikir dua kali untuk melakukannya karena Xindy hanya Milik Zain Seorang," ujar Zain


Semua Gadis di sana kecewa mendengar pengumuman itu begitu pula dengan Para pemuda juga merasakan hal yang sama terlebih Arman yang sangat merasa terpukul olehnya.


Arman beranjak dari duduknya lalu hendak pergi tapi Zain memegang bahunya.


"Arman, nama Lo Arman kan. Xindy sering cerita tentang Lo, katanya Lo sering membuatnya tidak nyaman berada di kampus, Gue minta Lo jauhin Xindy dan tidak menganggunya Lagi," ujar Zain

__ADS_1


Arman menoleh dan menatap tajam ke arah Zain.


"Maksud Lo apa ? Gue itu suka sama Xindy, dan sebelum Janur kuning melengkung gue gak akan menyerah begitu saja, boleh jadi Lo sekarang Hebat tapi tidak menutup kemungkinan nasib Lo berbanding terbalik dengan yang sekarang, jadi gue punya kesempatan berada di posisi Lo sekarang sebagai kekasih Xindy,"


Zain tersenyum mendengar ucapan Arman tersebut.


"Lo salah kalau Lo mengira Xindy mencintai gue karena Gue Kaya dan berkuasa, asal Lo tau Xindy tulus mencintai Gue walaupun gue adalah seorang Ojek Online, Lo memang mampu merubah nasib Lo tapi Lo gak bakalan Mampu merubah perasaan Xindy ke Gue, Jadi saran Gue Lo cari wanita Lain yang bisa membuat Lo bahagia, kalau tidak ...,"


"Kalau tidak apa ?, Lo ngancam gue hah ?


"Gue gak ngancam Lo, tapi gue akan ngelakuin apa yang ada di kepala gue sekarang termasuk mengeluarkan Lo dari Kampus ini dan tidak di terima di kampus manapun di Negeri ini," Ucap Zain datar.


"Memangnya ada kuasa apa Lo mengeluarkan Gue dari Kampus ini, Kalau pun Lo Donatur terbesar di Kampus ini tidak bisa seenaknya mengeluarkan Mahasiswa berbakat seperti gue," ujar Arman Sombong


"Ha..ha..ha..Sepertinya Lo nantangin Gue Ar, Gue kasih kesempatan sekali lagi sama Lo, Lo harus pikir baik-baik keputusan Lo itu, Lo jauhin Xindy atau Lo hengkang dari Kampus ini selamanya , Lo gak bakalan tahu apa yang bisa gue lakukan sama Lo nanti, Pikir baik-baik sebelum membuat keputusan ya Bro, Ayo sayang kita pergi Dari sini ," ajak Zain sambil tersenyum menyerigai ke arah Arman


Rektor memberitahukan semua nama-nama Dotatur di sana karena Ayahnya Arman adalah salah satu Donatur berpengaruh di kampus itu. Arman tidak menemukan nama Zain di sana, Dia tersenyum dan menyangka masih ada celah untuk mengalahkan Zain.


Akan tetapi dia masih heran kenapa Zain bisa mengancam mengeluarkannya dari Kampus itu sedangkan dia tidak punya andil sama sekali di kampus itu.


Arman kemudian menanyakan apakah ada nama Zain Erico Perdana yang menjadi Donatur di sana atau Rektor lupa menyebutkan namanya, terlihat Rektor tertawa dan menjelaskan kepada Arman kalau Zain itu adalah Pemilik Kampus itu, di saat Itu lah Arman terduduk Lemas tak bertenaga, Sedikit harapan yang ada hancur berkeping-keping.


Dengan Langkah Gontai Arman keluar dari Ruang Rektor itu, Musnah lah sudah semua impian bersama dengan Xindy, Kisah cinta nya kandas sebelum berkembang untuk ke dua kalinya.


Sementara Zain dan Xindy dan Juga Liora sekarang berada di sebuah Cafe yang ada di depan kampus yang Juga milik Devan Papanya.


"Sayang apa kamu gak keterlaluan ya sampai mengancam kalau kamu mau mengeluarkan kak Arman dari Kampus ?"


"Aku pikir Arman itu tidak Bodoh sayang, dia pasti mencari tahu tentang aku dan dia tidak akan membuat keputusan yang bodoh, Ini menyangkut masa depannya. Apa Dia ingin hidup Enak dan mudah mendapat pekerjaan atau hidup blangsak dan tak berpendidikan itu terserah sama keputusannya nanti," jelas Zain

__ADS_1


"Mas Zain ini sangat hebat Loh bisa membuat Kak Arman yang Sombong itu terdiam seperti kambing congek, aku iri loh melihat besarnya cinta kalian, seandainya saja aku mendapat cowok seperti Mas Zain aku bakalan jadi orang yang sangat Bahagia ," ujar Liora


"Lio jangan membangunkan Harimau tidur ya kamu, sudah pesan makan sana," suruh Xindy


"Iya..iya..peace Xin he..he.., mbak sini dong ," Seorang pelayan berjalan ke arah mereka.


"Iya ada yang bisa saya Bantu atau Mbak mau pesan apa ?


"Saya mau pesan Orange jus satu ya, kalian mau pesan apa ?" tanya Liora


"Mbak seperti biasa saja tiga porsi ya," ucap Zain


"Baik pak Zain ," ujar Pelayan itu lalu pergi dari sana.


"Sepertinya Mas Sering ke sini ya , kok kelihatannya mbak itu sangat mengenali Mas," tanya Xindy


"Iya dulu waktu kuliah aku sering nongkrong di sini, di sini makanannya enak-enak loh, nanti kamu cobain ya sayang ," ujar Zain


"Ooo pantesan saja Mbak pelayan itu sangat tau apa yan mau mas pesan," ujar Xindy


"Zain...Apa kabar nak, tante senang setelah sekian Lama kamu mampir lagi Ke sini ," ujar Sarah yang baru keluar dari Ruangannya, rencananya Sarah mau pulang karena kepalanya pusing tapi ketika melihat Zain putra sahabatnya itu sakit kepalanya mendadak sembuh.


"Eh Tante Susan, apa kabar Tante..Tante makin cantik aja ," ujar Zain


"Kamu nakal ya Zain, malah bawa dua cewek kamu ini, beda sekali loh sama papa kamu yang bucin parah sama Inge Mama kamu ," ujar Susan, Zain tersenyum lalu melihat ke arah Xindy yang juga tersenyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


1...2...dan 3 ...aku menanti Comennya😂😂

__ADS_1


__ADS_2