
Dion Lupa kalau dirinya semalam tertidur di samping Mika, karena Mika memeluknya sangat erat Dion merasakan gejolak yang ada di bagian bawah tubuhnya.
Sesuatu mulai mengeras dan berontak, Dion mulai gerah dan berusaha melepaskan dirinya dari pelukan Mika akan tetapi Mika semakin erat memeluknya. Akhirnya Dion punya Ide agar bisa membuat Mika Bangun dan melepaskan pelukannya.
Dion membalas pelukan Mika, malah lebih erat dari yang Mika lakukan padanya akan tetapi bukannya bangun Mika tambah lelap tidurnya.
"Kebo banget sih ni anak, gimana caranya bangunin dia ya," ucap Dion binggung, Dion pun mengecup kening Mika, tapi masih belum ada reaksi juga dari Mika.
"Bisa berabe nih kalau begini terus, aku bisa-bisa gak bisa nahan diri nih, malah dia nempel banget lagi," ucap Dion
"ini satu-satunya cara, kalau ini tidak berhasil tamat lah sudah riwayatku, bisa-bisa aku ke bablasan," ucapnya
"Mika.. I Love U "
"I Love U Too Om ganteng.."
Perlahan Mika membuka matanya, dia mengerjap-ngerjap beberapa kali lalu tersenyum.
"Ah ternyata masih mimpi, tapi kok terasa nyata ya," ucapnya hendak memejamkan matanya kembali, tapi hidungnya di cubit oleh Dion.
"Awww...sakit, jadi ini bukan mimpi dong ?
"Siapa bilang ini Mimpi ?" ucap Dion
"Apa...Aaaaaa...." Mika berteriak sambil bangkit dari tidurnya.
"Apa yang lo lakuin sama gue hah," bentaknya, Dion binggung dengan pertanyaan Mika
Lah dia malah nanya, bukannya dia yang meluk-meluk gue dari semalam,, Batin Dion
Seketika muncul ide di kepala Dion buat ngerjain Mika.
"Menurut lo apa yang terjadi kalau pria dan wanita berdua-duaan di kamar ?" ucapnya dengan senyum smirknya
"Enggak...enggak ini hanya mimpi..gue gak mungkin ngelakuin itu," ucap Mika sambil menepuk-nepuk pipinya, tapi Mika masih merasakan sakit di pipinya.
"Tidak..ini gak bener, lo harus tanggung jawab, gue gak mau tau kamu harus nikahin gue," ujarnya
" Gak mau..!
"Dasar brengsek...lo udah mengambil kehormatan gue tapi lo gak mau tanggung jawab hah," ucap Mika sambil memukul- mukul dada Dion.
"Ha..ha..ha.., lo lucu banget sih, mana ada orang ngelakuin itu tapi pakaiannya masih lengkap," ujar Dion
__ADS_1
Mika menghentikan pukulannya, dia baru menyadari apa yang di katakan oleh Dion ada benarnya juga, lagian dia tidak merasakan sakit di area intinya.
Iya juga ya, kok gue bodoh banget sih. Aduuh malu banget gue, malah udah ngotot minta tanggung jawab lagi, mau di bawa kemana muka gue ini,, Batin Mika lalu berlari keluar dari sana
"Ha..ha..ha.." Dion masih terus tertawa, dia merasa geli melihat perubahan wajah Mika yang menurutnya sangat lucu itu.
πΉπΉπΉ
Hari ini Inge akan menjalani misinya untuk memancing Alvi agar mendekatinya. Sekarang Dia sudah berada di taman Kampus, dia duduk sendirian di sana sambil terisak.
Alvian yang kebetulan lewat melihatnya, kemudian menghampiri Inge. Alvi menyodorkan sapu tangannya buat Inge, Inge mendongakkan kepalanya dan terlihat Alvi tersenyum manis ke arahnya.
Inge tersenyum kecut, kalau tidak ingat akan rencananya mungkin dia sudah membanting Alvi ke tanah, Inge mengambil sapu tangan itu.
"Jangan bersedih, Devan hanya salah faham saja. Nanti saya bantu jelasin ke dia.
"Percuma pak, saya saja gak di dengarkan apalagi bapak, nanti kak Devan malah mukul bapak lagi," ucapnya sambil terisak.
"Saya gak apa-apa kok bonyok demi kamu, saya rela kok daripada saya melihat kamu sedih begini," ujarnya, Inge menatap ke arah Alvi.
"Inge, di dunia ini bukan hanya ada Devan saja, banyak laki-laki Lain yang bisa tulus dan menyayangi kamu dan pastinya akan percaya padamu seratus persen," ucapnya mulai merayu, Inge mengerutkan dahinya mendengar ucapan Alvian.
"Masak sih Pak, aku juga udah bosen di giniin terus sama Kak Devan, kalaupun ada laki-laki seperti itu mungkin hanya di novel-novel saja." ujar Inge
"Siapa ?
"Saya.."
"Ha..ha..ha.., Pak Alvi jangan bercanda deh," ucap Inhe sambil tertawa.
Ish PD gila sih ni orang, apa gak ada cermin apa dia di rumahnya, bisa-bisanya dia ngomong seperti itu,, Batin Inge
"Nah gitu dong ketawa, jangan mewek-mewek aja, gitu kan cantik," gombalnya
Tapi sebelum Inge Ngomong Ponsel Alvian berdering. Alvi nampak Gugup saat melihat siapa yang menelponnya.
"Inge saya angkat telpon sebentar ya," ucap Alvi sambil menjauh dari Inge. Dia kelihatan gugup saat menerima telpon itu.
Alvi sudah selesai menerima telponnya, dia kemudian menghampiri Inge.
"Maaf ya Nge..saya harus pergi, nanti kalau ada waktu kita ngobrol-ngobrol lagi." ucap Alvian
"Baik pak Alvi, mungkin dilain waktu ya," ucap Inge
__ADS_1
Alvian kemudian pergi dari sana menuju ke parkiran kampus. Inge kemudian menghubungi Devan.
Drrrtt..drrrt..
Devan melihat kalau kekasih hatinya itu menelpon, sebuah senyum terbit di bibirnya, kemudian dia segera mengangkat telpon dari Inge.
"Hallo sayang..gimana apa si Brengsek itu sudah pergi," tanya Devan
"Kayaknya ada bau-bau cemburu nih, Iya sayang dia udah pergi kok," ucapnya
"Sayang...kamu jangan terlalu dekat-dekat dengan si brengsek itu ya, aku cemburu nih," ujar Devan
"Jadi kamu beneran cemburu ya ?" tanya Inge
"Ya iyalah sayang, makanya kamu harus jaga jarak sama dia, kalau kamu gak bisa nanti rencana kita akan gagal karena aku tak bisa menahan diri buat mukulin dia lagi," ujar Devan
"Iya sayang, aku kan sudah berusaha, soal dia yang dekat-dekat sama aku sih, aku gak bisa menghindar karena takut dia curiga sama aku," ujar Inge
"Ya udah, kamu ngikutin si Alvi aja sana, siapa tau ada petunjuk buat kita," suruh Inge
"Kamu tenang saja sayang, aku sudah menyuruh orang buat mengikutinya, kita tunggu saja laporan darinya," ujar Devan.
"Sayang kamu kesini Dong, aku kangen sama kamu nih," pinta Devan
"Maaf sayang untuk saat ini aku gak bisa, takut ketahuan yang lain, lagian di base camp nanti pasti ada teman-teman kamu kan,"
"Iya juga sih, Gimana kalau kita ketemunya di taman belakang saja ?" usul Devan.
" Maaf lagi sayang, bukannya aku gak mau tapi aku mau melihat perkembangan rencana aku sama Nia semalam dulu apa sudah berjalan apa enggak," ujarnya
"Rencana Apa ?" tanya Devan
"Ini urusan perempuan, kamu gak boleh tau,"
"Sayang...kamu udah main rahasia-rahasiaan sama aku ya, kamu sudah gak percaya lagi ya sama aku ?
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
miss Nπππ
Read...Like...Coment...Vote...
Thank's πππ Love U Allβ€β€β€
__ADS_1