Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 18


__ADS_3

Pagi hari di sekolah, bel masuk sudah berbunyi, Bintang ,Juki dan Gatot terlihat lesu karena Penyemangat mereka hari ini tidak masuk sekolah.


"Juk, lo tau gak kenapa Yayang gue gak masuk sekolah hari ini ?" tanya Bintang


"Kalau gue tau gue pasti kagak sekolah juga hari ini, Hati gue seperti hilang setengahnya," ujar Juki


"Iya nih, gue juga gak mood belajar hari ini, gimana kalau kita bolos aja," ujar Gatot


"Eh Jamblang, lu udah item malah ngajak-ngajak ke jalan yang sesat, lu tau kan kalau bentar lagi ujian kenaikan kelas, kalau kita Bolos yang ada kita gak naik kelas tau," ujar Juki


"Gak apa-apa gak naik kelas asalkan bisa selalu bersama yayang Xindy," ujar Gatot


"Yayang..yayang..Xindy itu yayang gue tau, lo gak boleh sebut dia yayang," kesal Bintang


"Apa hak lo ngelarang-ngelarang gue, Xindy bukan siapa-siapa lo kan, Xindy itu milik kita semua," ujar Gatot


"Kali ini gue setuju sama Lu Jamblang, Gak ada yang boleh pacaran sama Xindy, Lagian Xindy cuma menganggap kita semua sahabatnya, gak ada yang spesial di mata dia," ujar Juki


"Nah itu baru pren gue, makasih ya Unta, kita memang sehati," ujar Gatot


"Idih kepedean aja lo Jamblang, gue ngomong gini bukan karena belain lo, tapi memang begitu adanya," ujar Juki


"Eh ngomong-ngomong kenapa kita gak nelpon dia aja sih," ujar Gatot


"Iya..kenapa baru ingat sekarang dodol, ayo cepat telpon dia," suruh Bintang, Gatot mengambil ponselnya lalu menghubungi Xindy.


Xindy yang masih tidur ,semalam dia bergadang kerena tidak bisa tidur lagi setelah bangun itu akhirnya Dia dan Rico nonton Drakor kesukaan Xindy.


Rico pun masih terlelap, tapi suara ponselnya Xindy membangunkannya, sedangkan Xindy masih tertidur dengan nyenyaknya di Sofa.


Rico bangkit lalu mengambil ponselnya Xindy dan mengangkatnya.


"Halo, Xindy lagi tidur, nanti kamu telpon lagi," ucap Rico dengan suara khas bangun tidurnya lalu mematikan telponnya.


Gatot Kaget mendengar suara Rico di ponselnya.


"kenapa Jamblang, kok lu kaget gitu ?" tanya Juki


"Gaess lo tau siapa yang jawab telponnya Xindy ?


"Emang siapa sih ?" tanya Bintang dan Juki bareng


"Rico, "

__ADS_1


"Apa...! teriak Bintang


"Dan lo tau, yang lebih mengagetkan gue dia seperti habis bangun tidur men, dan dia bilang gini " Hallo, Xindy lagi tidur nanti kamu telpon lagi," ucap Gatot meniru suara Rico.


"Kurang ajar, Rico brengsek, berani-beraninya dia ngapa-ngapain Xindy, gue harus bikin perhitungan sama dia," Ujar Bintang dengan wajah memerah menahan marah.


"Emang Lu tau di mana mereka ?" tanya Juki


"Kagak sih, makanya lo telpon dia lagi, siapa tau kali ini Xindy yang angkat," suruh Bintang


"Tapi sebelum Juki menelpon Xindy, Pak Guru sudah masuk ke kelas mereka, Juki akhirnya menghentikan niatnya untuk menelpon Xindy.


Bintang sudah uring-uringan sendiri, Akhirnya dia pamit ke Toilet dan menelpon Xindy sendiri di sana.


Panggilan Pertama tidak di angkat, Bintang mencoba menelpon lagi akhirnya di angkat juga.


"Hallo Tang, nanti aja lo nelpon lagi ya, gue ngantuk banget, badan gue pegel semua," ucap Xindy lalu mematikan telponnya


Bintang ternganga, ternyata apa yang di katakan oleh Gatot memang benar.


Kenapa Xindy melakulan itu sama Rico sih, padahal gue yang selama ini mencintainya dengan tulus , kenapa ini terjadi sama gue,, Batin Bintang


Aaaaaghhh...


Dan betapa kagetnya Mereka ketika melihat Bintang terduduk sambil menangis dengan tangannya mengeluarkan darah segar.


"Tang lo kenapa, tangan lo kenapa berdarah?" tanya Gatot


"Lu kenapa Sih Tang, kenapa bisa seperti ini sih ?" tanya Juki juga


"Xindy...


"Iya kenapa dengan Xindy ?" tanya Juki


"Xindy sudah tidur dengan Si Brengsek Rico, gue gak terima kalau dia menodai Xindy," ujar Bintang dengan suara tingginya.


"Lo jangan Suuzon dulu Tang, siapa tau apa yang ada dalam pikiran kita tidak seperti kenyataannya, sekarang kita cari tau di mana dia berada." usul Gatot.


"Gimana kalau kita kerumah Xindy saja, siapa tau dia ada di Rumahnya.


"Oke Gue setuju, tapi kita harus obati tangan si Bintang dulu agar tifak mengeluarkan darah lagi, kasian dia nanti bisa kekurangan Darah," ujar Juki lalu mengajak Bintang ke UKS.


di saat mereka keluar dari sana ada Kamal yang mau masuk ke Toilet tersebut, melihat keadaan Bintang yang seperti itu dia kaget, dan langsung mengabari teman-temannya yang lain agar menuju ke UKS juga.

__ADS_1


"Lo kenapa sih Tang, kalau mau main tinju jangan di Toilet, di Ring Tinju kan Bisa," ujar Kamal setelah mereka sampai di UKS.


"Patah hati dia Mal," ujar Juki


"Patah hati ?, patah hati sama siapa ?


"Sama Xindy Mal, "


"Emangnya Xindy ngapain dia sampai-sampai si Kunyuk ini jadi patah hati," tanya Kamal


"Menurut dugaan yang belum tentu benar ini ya, Si Xindy habis bobok sama Si Rico,"


"Apa...jangan ngadi-ngadi deh kalian, mana Mungkin Xindy mau di sentuh sama si Rico, apa lagi begituan sama dia, ada-ada aja kalian ini," ujar Kamal


"Dari arah pintu ruangan UKS itu terlihat Rangga dan Andi yang khawatir terhadap keadaan Bintang.


"Lo kenapa sih Tang, tangan lo sampai berdarah gini ?" tanya Andi


"Dia sakit hati sama Xindy karena Xindy malah bobok sama Rico," ucap Kamal ngasal


"Apa...gak mungkin Xindy ngelakuin itu, kalian malah main-main percaya saja dengan rumor yang gak jelas itu," ujar Rangga


"Gimana gak jelas, tadi saat Gatot nelpon, Si Rico yang jawab telponnya Xindy dan dia bilang kalau Xindy lagi tidur, dan saat gue yang nelpon Xindy bilang kalau dia ngantuk banget malah badannya pegal-pegal, apa coba kalau mereka bukan bobok Bareng," Cerocos Bintang


"Ha..ha..ha..dengan mereka bilang begitu belum tentu mereka bobok bareng kan, bisa Jadi kan kalau mereka hanya tidur tapi terpisah," ujar Rangga sambil tertawa.


"Iya juga ya, kenapa kita gak kepikiran gitu ya,"


"Gimana kalian bisa berpikiran Positif sedangkan pikiran negatif kalian sudah memenuhi kepala kalian ," ujar Rangga yang memang lebih dewasa pemikirannya di bandingkan yang lainnya.


"Coba gue telpon Xindy, kita dengar sama-sama apa yang dia katakan," ucap Rangga lalu menelpon Xindy dan menghidupkan Lospeakernya.


"Hallo Ga, ada apa ?" tanya Xindy


"Lo di mana Xin ?


"Gue lagi di rumah sakit Ga, bokap masuk rumah sakit," ujar Xindy


"Oh ya tadi sepertinya Ada suara Rico di situ ya,"


"Iya nih, dia nemenin gue jaga bokap semalam, sampai-sampai kesiangan dan gak sempat sekolah, tuh dia lagi sarapan,"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2