
Inge sudah sampai di kampusnya bersama Devan, tiba-tiba perutnya sakit ketika hampir sampai di kelasnya.
"Honey, aku ada urusan sebentar ya, kamu duluan saja ya," ucapnya
"Urusan apa sih Baby kenapa buru-buru amat,"
"Ini ada urusan sama perut dulu he..he.." ucapnya cengengesan
"Emang perut kamu kenapa, kamu laper ?"
"Gak tau nih tiba-tiba perutku sakit, mungkin karena salah makan tadi ya," ujarnya
"Apa kita ke rumah sakit aja ?" tanya Devan Khawatir.
"Gak usah Honey, aku ke toilet aja dulu," ujarnya
"Ya sudah, kamu pergi sana ntar brojol di sini lagi," ucap Devan, Inge segera pergi ke toilet.
Inge sudah selesai urusannya dengan toilet, saat dia keluar dari dalam toilet itu netranya melihat kalau Mela Alvian sedang menarik tangan Mela ke sebuah ruangan kosong yang berada tidak jauh dari toilet itu .
"Sedang apa mereka ? kenapa pak Alvi menarik tangan Mela ya ?, Ah gue gak usah kepo urusan orang, mendingan gue pergi aja dari sini," gumannya.
Baru beberapa langkah Inge berjalan dia berbalik lagi karena rasa penasarannya yang begitu besar.
"Jangan-jangan mereka mau berbuat mesum lagi di kampus ini, sebaiknya gue lihat aja apa yang terjadi di dalam.
Inge berjalan pelan-pelan agar Alvi dan Mela tidak menyadari kalau dia sedang mengintip mereka.
"Sayang..jangan marah gitu dong, kamu tau kan kalau aku lagi menjalankan misi dari bos, kamu jangan cemburu Sama aku," ucap Alvi memelas
"Pokoknya aku gak setuju sama apa yang kamu rencanakan, aku gak suka kalau kamu di peluk-peluk sama gadis lain," ucap Mela marah
"Cuma kali ini kok sayang, agar misi aku cepat kelar dan kita bisa liburan bareng lagi karena Bos sudah menjanjikan akan ngasih uang banyak kalau misi ini berhasil," mendengar ucapan Alvian wajah Mela berbinar.
"Yang bener sayang ?" Alvian menganggukkan kepalanya
"Ya sudah deh, tapi untuk kali ini saja ya, aku gak mau kamu mengulanginya lagi." ujarnya
"Iya sayang aku janji, kamu juga harus bantuin aku," ucapnya kemudian
"Bantuin apa ?" tanya Mela
"Kamu harus pastikan kalau Devan datang keruanganku saat Inge sudah berada di sana," ujarnya
"Kalau itu sih gampang, yang penting habis ini kita belanja ya,"
"Siap ...apa sih yang gak buat kamu," ucap Alvi sambil mencolek hidung Mela, dan kemudian Alvi hendak mencium bibir Mela.
__ADS_1
Bruuk...
Inge yang mau pergi menabrak sebuah tong sampah yang berada di belakangnya dan sebuah tangan membekap mulutnya dari belakang dan segera membawanya ke taman belakang kampus.
"Siapa itu ?" bentak Alvian dari dalam ruangan itu dan dia segera keluar dari sana untuk mengecek apa ada orang yang mengintip mereka.
Kebetulan ada seekor kucing yang berada di dekat tong sampah itu.
"Ternyata kucing toh," ucapnya dan ketika dia hendak masuk lagi ke sana, Mela sudah berada di belakangnya.
"Siapa sayang, apa ada yang melihat kita ?
"Gak kok sayang cuma kucing," jawabnnya
" Ayuk kita lanjutin lagi apa yang tertunda tadi," ajak Alvi
"Jangan Di sini sayang, gak aman. Nanti saja sepulang kuliah kita cari tempat yang aman buat kita berdua," ujar Mela dengan nada genitnya.
"Janji ya ?" mela menganggukkan kepalanya dan mereka pun pergi dari sana.
Sementara Inge masih berada di dalam dekapan seseorang, saat tangan orang itu mulai merenggang Inge segera memelintir tangan itu dan menendang bokongnya sehingga orang itu tersungkur ke tanah.
Aduuh...
Suara yang sangat familiar terdengar dari mulut orang itu, dan Inge pun kaget ketika mengetahui kalau orang itu adalah kekasihnya Devan.
"Aduuh..sakit..," ujarnya
"Maaf Honey, aku gak tau kalau itu kamu, sakitnya dimana ," tanya Inge khawatir
"Di sini," ucap Devan sambil membawa tangan Inge memegang dadanya
Awww..
Teriak Devan saat inge memukul dadanya itu,
kemudian dia tertawa melihat wajah kesal kekasihnya itu.
"Kamu bercanda aja sih Honey, aku beneran khawatir tau gak," ucapnya marah
"Aku beneran sakit kok Baby, kamu pakai tenaga apa sih sampai sekeras itu kamu nendangnya ?
"He..he.. itu gak pakai tenaga kok Honey." ucapnya sambil cengengesan
Whaat dia bilang gak pakek tenaga, gue sudah gak bisa bangun gini ,gimana kalau dia pakai tenaga ya bisa modar gue,, Batin Devan
Devan bangun dengan di bantu oleh Inge dan mereka kemudian menuju ayunan tempat biasanya mereka bersantai kalau lagi di sana. Inge segera membaringkan Devan di ayunan itu dan dia berbaring di sebelahnya.
__ADS_1
" Baby Kamu ngapain di sana tadi ?" tanya Devan
"Aku lagi ngintip Honey," jawabnya
"Gak baik loh Kalau ngintip orang mendingan kamu lakuin aja sendiri sama aku," ujar Devan, Inge memelototkan matanya.
"Honey, kamu ngintip juga tadi ?"
"Aku gak ngintip tapi cuma lihat," ucap Devan datar
"Yeay itu sih sama saja.. kenapa kamu bisa di sana tadi ?" tanya Inge heran.
"Tadi aku khawatir sama kamu, jadi aku nyusulin kamu ke toilet dan saat berada di sana aku gak sengaja melihat Melihat Mela dan Dosen Baru itu berjalan di sana dan masuk ke ruangan itu." ujarnya
" Jadi kamu sudah duluan di sana ?
"Iya, saat kamu mindik-mindik tadi aku berada di belakang kamu,"
"Kok aku gak liat ya kalau kamu di belakang ku,"
" Gimana kamu liat, orang kamunya asik ngintip," ucapnya
"Tapi...Honey kamu dengar gak sama apa yang mereka omongin tadi ?" tanya inge, Devan menganngukkan kepalanya
"Sejak awal aku sudah curiga sama si Alvian itu, sejak dia menolong kamu dan mama di Mall waktu itu," ujar Devan.
"Jadi kamu tau kalau mama di jambret waktu di Mall dan Alvi yang menolongnya, kamu ngikutin kita ya ?" tanya Inge tak percaya.
"Waktu itu aku gak tenang saat kamu mau ke Mall dengan Mama karena kondisi kamu belum pulih benar, makanya aku nyusulin kalian ke sana," ucapnya bohong, padahal dia menyuruh anak buahnya untuk memantau mereka.
"Ooo kalau gitu kenapa kamu gak nyamperin kami ?"
"Aku cuma mau memastikan kalau kamu baik-baik saja. dan lagian aku gak enak sama mama, kesannya aku gak percaya sama dia jadi aku melihat dari kejauhan saja," ucapnya Ngeles.
"Oooo jadi gitu ceritanya," ucap Inge manggut-manggut.
"Tapi aku curiga deh Honey sama si Alvi dan Mela, mereka pasti merencanakan sesuatu. Tadi aku dengar sekilas kalau mereka menyebut nama kita," ucap Inge.
"Iya Baby,, tapi kita gak tau apa yang mereka rencanakan " ujar Devan
"Gimana kalau kita kerjain mereka aja,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
miss N😘😘😘
Ayo Vote yang banyak...
__ADS_1
Kalau votenya nambah 20 atau lebih nanti malam miss N akan Up lagi😁😁😁