Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 45


__ADS_3

"Bidadari !!


Inge dan sahabat-sahabatnya terkejut melihat Devan dan teman-temannya sudah berada di ambang pintu ruangan Itu, karena asik mengobrol mereka tidak menyadari kedatangan mereka.


"Honey !!Aku kangen !", ucap Inge manja mengalihkan perhatian mereka


Devan langsung menuju kearah Inge dan memeluknya,dia kemudian mengecup lembut kening Inge.


Teman-teman Devan dan Nia menjatuhkan rahangnya melihat adegan itu,terkecuali Mika yang sudah biasa dengannya.


mereka semua kaget, apalagi Elang sampai menepuk-nepuk pipinya


"Andi,, gue gak mimpi kan, apa tadi?" bisik Elang masih menepuk-nepuk pipinya


"Iya gue juga kaget, sejak kapan Kucing dan tikus bisa akur malahan terlihat mesra kayak gitu", ucap Andi


Ehemm...


Dehem Mika karena Devan dan Inge masih berpelukan.


"Kayaknya kita cuma dianggap obat nyamuk ni", sindir Mika yang langsung menuju Sova di ikuti oleh Nia.


Inge kemudian melepaskan pelukannya


"Bro !!sejak kapan lo.." ucapan Andi terputus karena Devan memberi kode agar dia tidak bertanya sekarang.


"Inge lo gimana keadaan lo sekarang? tanya Elang mengalihkan perhatian Inge akan apa yg ditanyakan Andi tadi.


"Honey !! mereka siapa?", bukannya menjawab pertanyaan Elang, Inge malah bertanya pada Devan dengan manjanya


"Mereka itu teman-temanku Baby", jawab Devan sambil merangkul pundak Inge dan duduk di brankar di samping Inge.


"Lo gak kenal sama kita? Van emang ada apa sih sama Inge,kenapa sikapnya jadi aneh begitu?" tanya Andi binggung.


"Nanti gue jelasin, oh ya Baby ini Andi dan yang Itu Elang", ujar Devan memperkenalkan mereka pada Inge


"Hai!! Aku Inge calon Istri Kak Devan", ucap Inge sambil mengulurkan tangannya hendak bersalaman.


ketika Elang akan menyambut tangan Inge, Devan segera menepis tangan Elang


"Gak usah salaman ", ucap Devan dingin


"Dasar Bucin lo, dikit aja gak boleh", ucap Elang kesal karena tangannya sakit akibat ulah Devan


Nia dan Mika yang melihatnya langsung tertawa, mereka pun menoleh kearah mereka, wajah Elang berbinar ketika melihat Nia.


"Eh Bidadari ada di sini juga, gara-gara lo kan gue jadi lupa sama Bidadari gue", ujar Elang kesal pada Devan

__ADS_1


"Kalian kok berdua aja, kak Edo mana? " tanya Nia yang dari tadi tidak melihat Edo, padahal mereka udah kayak trio kwek-kwek kemana - mana selalu bersama.


"Ha...ha...kasian lo Lang, lo yang nyapa tapi malah si Edo yang ditanyain", ledek Andi


" Bidadariku yang cantik, kenapa tanya si kunyuk itu sih, kan ada babang Elang di sini", ucap Elang dengan nada genitnya


"Aku heran aja, kenapa kak Edo gak sama-sama kalian, padahal kan kalian kemana-mana selalu bertiga ", jelas Nia


"Kok kamu tau sih cantik, kalau kami selalu bersama? Kan kamu baru kuliah hari ini", tanya Elang penasaran


"Kak Elang beneran gak ngenalin aku?" tanya Nia


Elang menggeleng,,


"Aku Nia kak sahabat Inge", ucap Nia kesal karena hampir semua orang tidak mengenalinya.


"What !!!


Elang dan Andi kaget, begitu pula dengan Devan yang dari tadi masih setia di samping Inge


"Lo Ni..Nia yang cupu itu?" ucap Andi gagap


Elang langsung membekap mulut Andi dan menyeretnya menjauh dari nia, kemudian dia segera kembali mendekati Nia.


"Maaf Nia!! Andi memang suka asal ngomong", ujar Elang


"Gak apa-apa kok kak Elang, aku sudah biasa kok di gituin", ucap Nia tersenyum manis ke arah mereka


"Ya bisa lah ! dia dasarnya memang udah cantik, cuma penampilannya aja yang buat para lelaki kayak lo dan lo ilfiel sama dia", ucap Mika ketus sambil menunjuk ke arah Elang dan Andi


"Lo siapa? tanya Andi


"Emang penting lo tau siapa gue? ", ucap Mika cuek dan keluar dari ruangan itu. Dia sudah jengah dari tadi melihat kelakuan teman-teman Devan.


"Beuh,,cantik- cantik omongan nya pedas euy", ucap Andi dengan gaya khasnya lalu mengikuti Mika dari belakang.


Ketika Mika berbalik dia hampir menabrak Andi yang berdiri tepat di belakangnya,


"Astaghfirullah !!" ucap Mika kaget


"Ngapain lo ngikutin gue?" tanya Mika pada Andi yang tertawa melihat wajah kaget Mika


"Ih GR lo, gue mau ke toilet kok", ujar Andi ngeles


"Toilet?, di dalam kan ada", ujarnya


"Di dalam penuh, gue mau ke toilet di lantai satu aja", ucap Andi sambil berlalu

__ADS_1


"Dasar aneh", ucap mika juga pergi dari sana


Sementara Nia dan Elang masih mengobrol, sesekali tawa mereka terdengar. Devan masih berada di atas brankar di samping Inge, sesekali tangannya membelai rambut Inge yang membuat Inge merasa nyaman di sampingnya, awalnya Inge cuma mau mengalihkan perhatian Devan dan teman-temannya saja,tapi dia keterusan manja sama Devan.


"Baby!"panggil Devan lembut


"Kenapa Honey",


"Kemaren mama nelpon aku, dan dia menyuruh aku bawa kamu kerumah", ujar Devan masih dengan kegiatannya


Inge kaget, " Seserius itukah kak Devan sama gue sampai-sampai dia sudah memberitahu orang tuanya tentang hubungan kami. Gue merasa sangat jahat telah membohonginya", Batin Inge menyesali perbuatannya, dia sangat terharu di buatnya dan dia berencana untuk jujur pada Devan tentang kebohongannya itu.


"Kak Devan ! " panggilnya sambil melepaskan rangkulan Devan dan berbalik menghadap ke arah Devan, tangannya memegang kedua tangan devan.


Air mata pun tak sanggup lagi ditahannya dan mengalir di pipi mulusnya


Devan melihatnya dan bertanya lembut pada Inge


"Hey ada apa, kenapa kamu malah nangis", ucapnya sambil segera memeluk Inge, tangis Inge pun menjadi-jadi Devan tak tau harus berbuat apa


"Kamu kenapa sayang, tiba-tiba saja nangis kek gini, kalau aku ada salah aku minta maaf,tapi jangan kek gini ! aku jadi binggung sayang", ucap Devan lembut sambil memegang ke dua pipi Inge dan mengusap air mata Inge dengan jarinya.


"Aku,,aku,,!" Inge masih ter isak sehingga membuatnya sulit untuk bicara


"Ini di minum dulu biar kamu lebih tenang", ucap Devan sambil menyerahkan segelas air buat Inge


setelah minum Inge sudah merasa lebih tenang


"Maaf", satu kata keluar dari mulut Inge, dia menundukkan wajahnya


"Kenapa kamu minta maaf sayang ?


Inge menunduk masih terisak


"Hey,, kamu kenapa sih, cerita dong sama aku", ujar Devan sambil mngangkat dagu Inge


"Aku,,aku udah bohongin kak Devan", ucapnya lemah


"Aku sebenarnya tidak lupa sama kak Devan,aku cuma mengetes seberapa besar cinta kak Devan ke aku", lanjutnya


Devan tersenyum, Inge yang melihatnya jadi binggung


Bersambung...


miss N😘😘😘


Gimana Readers pada suka gak sama ceritanya..??

__ADS_1


kalau suka miss N minta vote nya ya!!!


makasih🙏🙏🙏 love U❤❤❤


__ADS_2