
Lo itu amnesia ya, jelas-jelas tadi lo yang meluk gue sambil menangis kencang sampai baju gue basah, nih buktinya," ucap Andi kesal.
"Jangan ngada-ngada lo, itu kan bekas air hujan kan. enak aja lo bilang kalau itu air mata gue," ujarnya tak mau ngalah. Andi makin kesal, akan tetapi dia senang melihat Mika tidak menangis lagi malah sekarang dia beradu mulut dengannya.
"Ya sudah gue mengalah, iya,, lo gak meluk gue kok," ucap Andi sambil mengelus-gelus dadanya.
"Nah gitu dong,, ngaku juga kan lo. tapi makasih ya buat pundak lo," ucapnya sambil beranjak pergi.
Andi melongo mendengar ucapan Mika.
Loh tadi dia gak ngaku kalau dia yang meluk-meluk gue, nah sekarang malah dia berterima kasih , gue jadi binggung,, Batin Andi
Dia kemudian mengikuti Mika yang sudah melangkah menyusuri jalanan itu.
🌹🌹🌹
Nia sudah pulang kerumahnya dianterin sama Elang.
"Wiih..keren banget rumah lo," ucap Elang takjub
"Masuk dulu yuk," ajak Nia
"Ngak ah,, nanti ada yang marah lagi," ujarnya
"Gak kok, kakak gue kan lagi sakit..gak mungkin dia marah sama kamu," ucapnya.
"Lain kali aja ya,, gue gak enak sama Edo, masak gue duluan sih yang masuk ke rumah lo, ntar kakak lo nyangka gue pacar lo lagi," ujarnya sambil tertawa
"Gue pergi dulu ya,, salam aja buat kakak lo," ucap Elang lalu melajukan mobilnya.
Nia kemudian masuk ke Rumahnya, dia segera menuju dapur mrngambil air putih lalu meminumnya sampai habis.
" Eh Non Nia sudah Pulang ?" ujar Bik Iyem pembantunya Nia
"Iya Bik," sahutnya
"Untung Non Nia sudah pulang, jadi bibik bisa masak untuk makan malam," ujarnya
"Emang kenapa Bik ?
"Bibik kan harus jagain Den Dion Non, karena gak ada yang jagain," jelasnya
"Terus Mika kemana Bik ?
" Non Mika tadi pergi, kayaknya Non Mika menangis deh Non. matanya kelihatan sembab saat pamit sama bibik", ujar Bik Iyem
"Nangis kenapa bik ?
__ADS_1
"Bibik juga gak tau Non, tadi dia cuma nitipin Den Dion saja,"
"Baik lah Bik, bibik masak aja sana, siapa tau nanti kak Dion sudah bangun dan mau makan," suruh Nia
Apa yang di lakuin kak Dion pada Mika ya ? kenapa bibi bilang kalau Mika menangis dan meninggalkan kak Dion Sendiri, Aku harus cari tau,, Batin Nia
Nia kemudian segera menuju kamar kakaknya, dia langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Terlihat Dion sedang duduk di kursi santainya sambil meminum kopi bikinan bik Iyem.
"Kak Dion, apa yang kakak lakuin ke Mika ?" tanya Nia marah.
Dion Binggung melihat adiknya datang sambil marah-marah.
"Kamu kenapa sih, datang-datang malah marahin kakak, dari tadi kakak gak lihat Mika cuma ada bik Iyem disini, lagian kamu kemana aja sih kok pulangnya udah sore kek gini," ujar Dion santai.
Ooo jadi kak Dion gak marahin Mika, terus kenapa Mika bisa menangis, mencurigakan. gue harus cari tau sendiri,, batin Nia
"Itu kak...tadi habis kuliah aku ke rumah sakit jenguk Inge, kakak kok bisa alergi sih," tanya Nia melembut.
"Teman kamu itu sudah ngasih nasi goreng yang ada udangnya ke kakak," ucapnya kesal
"Lalu kenapa kakak makan ?
"Mana kakak tau kalau di dalamnya ada udang, gak kelihatan udangnya," jelasnya.
"Itu sih bukan salah Mika,, dia pasti gak tau kalau kak Dion alergi seafood, tapi kenapa kakak marahin dia sampai dia menangis ?"
Apa Mika nangisnya di pending dulu tadi waktu di kantor dan baru menangis sampai di rumah ini, tapi masak sih ada yang kayak gitu,, tapi gak ada yang gak mungkin kalau aku lihat sifatnya Mika yang unik itu,, Batin Nia
" Ya sudah kalau begitu, aku mandi dulu ya kak, udah bau acem," ujar Nia pergi dari kamar Dion.
" Kenapa Mika Nangis ya, apa gue terlalu keras sama dia tadi," guman Dion
Di kamarnya Nia masih kepikiran soal Mika, Dia kemudian mengambil ponselnya lalu menghubungi Mika, Mika mengangkatnya.
"Iya , ada apa Nia," ucap Mika lemah
"Kamu di mana Mik ?, kenapa tadi pergi ?" tanya Nia
"Gue udah gak sanggup Nia, gue sakit hati," ucapnya
"Kamu kenapa sih, kamu di mana sekarang ?ucapnya
"Gue di taman dekat rumah lo," ujarnya
"Kamu tunggu di situ, aku ke sana sekarang," ujar Nia bergegas ke sana
Setelah Mika tadi ketemu dengan Andi, dia meminta Andi untuk mengantarkannya kembali ke rumah Nia, tapi saat dia sampai disana dia melihat Nia sudah pulang, dia pun kemudian pergi ke taman yang berada dekat dengan perumahan itu.
__ADS_1
Nia sudah sampai di taman itu, dia melihat Mika tiduran di sebuah bangku di bawah pohon yang ada di sana, Nia segera menghampirinya.
"Mika.. kenapa kamu malah di sini ?" Mika tidak menjawabnya, dia merasa tenaganya gak kuat untuk berbicara.
"Kamu kenapa sih Mik, ngomong dong," ujar Nia sambil memegang kedua bahu Mika agar mengarah ke arahnya. Mika langsung memeluk Nia sambil menangis.
"Kamu kenapa sih Mika sayang, kalau ada masalah cerita dong sama Aku,"
" Aku patah Hati," ucapnya di sela-sela tangisnya
" Patah hati gimana ?,
" Ternyata Om ganteng sudah punya orang yang dia cintai," ucap Mika
"Dari mana kamu tau ?" tanya Nia spontan, Mika menghentikan tangisnya mendengar pertanyaan Nia.
"Jadi benar kalau Om ganteng mencintai Fanya-Fanya itu," ujar Mika
"Loh kok kamu tau," ucap Nia, Mika mulai menangis lagi, bahkan tangisnya sekarang tambah kencang.
"Sudah...sudah...kamu dengar dulu ceritaku, baru kamu boleh nangis lagi," Mika masih menangis
"Kalau kamu masih menangis,, aku gak jadi cerita nih," ancam Nia, seketika Mika menghentikan tangisnya saat mendengar ucapan Nia.
"Jadi gini ceritanya,, Dulu kak Dion punya seseorang yang sangat dia cintai namanya kak Fanya, mereka adalah teman kuliah dan mereka sudah pacaran selama dua tahun, sampai kejadian itu terjadi," cerita Nia
"Kejadian apa ?" tanya Mika penasaran.
Nia menarik nafasnya dan menghembuskannya pelan.
"Ayo dong di lanjutin ceritanya jangan buat gue penasaran, Nanti gue jadi kayak lagunya bang Haji Roma irama...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
miss N😘😘😘
Hai...hai..hai...
Para Readers setia ku..
miss N mau promosi nich..
Baca juga karya miss N yang berjudul:
*Jangan Salahkan Aku...Memilih Dia
Dan Tolong Dukung karya miss N ini ya..agar karya ini bisa menyusul karya pertama miss N😊😊
__ADS_1
Makasih 🙏🙏🙏Love U❤❤❤