
"Eh Jo apa gak ada kamar mandi lain ya, ini rame banget loh ," tanya Zain
"Lah Lo nanya gue, gue nanya siapa dong, Kan Lo tau sendiri kalau kita datangnya bareng, jadi mana gue tau ada kamar mandi lain atau enggak."
Seorang Santri mendengar percakapan mereka.
"Mas-mas Ini Santri Baru ya ?" tanya Santri itu
"Ya bisa di anggap begitu," jawab Jo
"Kalau mau mandi cepat di belakang Pesantren ini ada sungai, kalian bisa mandi di sana ," ujar Santri itu.
"Oh begitu ya, Zain apa kita ke sungai aja ya ,"
"Ogah gue, kita kan belum melihat apa airnya bersih atau tidak, lebih baik gue nunggu di sini saja ," ujar Zain
"Atau kita ke Rumahnya pak Ustadz saja, di sana pasti sepi ," ujar Jo
"Ide bagus tuh, ayo..,"
"Eh..mas Ini mau di marahi sama pak Ustadz ya, pak Ustadz itu Aslinya galak Loh ," ujar Santri itu
"Bodo yang penting kita bisa mandi cepat," ujar Jo
"Di bilangin malah Ngeyel, nanti baru tau rasa kalau Pak Ustadz sudah ngomel-ngomel.
Benar saja mereka akhirnya kembali ke sana dengan wajah Jengkelnya.
"Kenapa lo gak mau sih Zain ?
"Gue risih sama cewek itu, dari semalam dia caper terus sama gue, lebih baik gue mandi di sini saja walaupun harus nunggu lama gak apa-apa deh ," ujar Zain
"Waah godaan mulai muncul nih, awas ketahuan Xindy loh ," ujar Jo
"Lo jangan bilang-bilang sama Xindy ya kalau ada Cewek di sini, nanti dia bisa nyusul gue ke sini dan konsentrasi gue bisa ambyar," ujar Zain
"Bisa di pertimbangkan sih Zain, asal ada ini nya," ujar Jo
"Mata duitan amat sih Lo Jo, iya..iya..nanti gue akan ngasih bonus buat Lo ," ujar Zain
"Nah gitu dong, hidup ini butuh pengorbanan Bro," ujar Jo, tak terasa kini sudah tiba giliran mereka untuk mandi, mereka pun segera masuk ke sana lalu membersihkan tubuh mereka.
*
__ADS_1
*
Xindy sudah sampai di Kampus, Kegiatan Ospek sudah selesai kemarin. Hari ini Dia sudah mulai belajar di ruang Kelas.
Saat dia masuk ke kelas senyum terbit di bibirnya karena melihat Liora juga satu jurusan dengannya.
"Hai Lio, cepat banget datangnya..Lo pilih Jurusan ini juga ?" tanya Xindy
"Iya Xin, gue kan harus melanjutkan kepemimpinan Bokap gue yang sudah tua, jadi ini Jurusan yang paling tepat buat gue, Lo gimana kenapa pilih Jurusan ini ," tanya Liora
"Gue sih pengen belajar aja tentang Bisnis," jawab Xindy singkat
"Gue tau nih, Lo pilih Jurusan ini karena Calon Suami Lo pengusaha kan," tebak Liora
"Nah itu Lo tau, Oh ya gue senang banget loh Kita bisa Sekelas.
Dari arah Pintu masuk terlihat ada Gadis berkerudung dengan penampilan mirip preman masuk ke Ruangan Itu, semua mata melihat ke arahnya dengan tatapan mengejek karena penampilan gadis itu seperti preman jalanan sholeha.
"Xin lihat gadis itu, kayaknya kita gak pernah melihat dia di kegiatan Ospek deh, kok dia bisa masuk ke kelas kita ya," ujar Liora
Xindy melihat ke arah Gadis itu dan tersenyum, Xindy beranjak dari duduknya lalu menghampiri Gadis yang ternyata adalah Kinara itu.
"Hai..kamu pasti Kinara kan ?" ujar Xindy, Kinara menoleh dan kaget kenapa ada gadis cantik di depannya itu tau namanya.
"Xindy duduk di depan Kinara dan menatapnya dengan lekat sehingga membuat Kinara salah tingkah.
"Pantesan saja Mas Jo tergila-gila sama kamu, ternyata kamu itu cantiknya luar dalam," ujar Xindy yang membuat Kinara lebih kaget lagi.
"Kamu kenal sama Mas Jo ?
"Iya dong, Oh Ya kenalin aku Xindy pacarnya mas Zain atasannya mas Jo ," ujar Xindy sambil mengulurkan tangannya ke arah Kinara.
"Jadi kamu calon ist...
"Suuut...jangan keras-keras ngomongnya, di sini tidak ada yang tau soal itu," bisik Xindy
"Eh maaf...aku kecoplosan. Jadi kamu pacarnya mas Zain ya, waah kalian ternyata sangat serasi ya," ujar Kinara
"Gue tau kali Xin, lo melupakan gue ," ujar Liora yang duduk di samping Kinara.
"Hai Gue Liora temannya Xindy, oh iya kita kok gak pernah Lihat lo di Ospek ya ,"
"Aku memang tidak Ikut kegiatan itu karena aku bukan mahasiswa baru tapi aku mahasiswa lama yang masukkuliah lagi," ujar Kinara
__ADS_1
"Ooo pantesan saja, oh ya gue lihat penampilan kamu sangat unik loh, gue sepertinya jadi terinspirasi sama lo ," ujar Liora
"Lio..jangan begitu dong, Lo belum kenal sama Kinara jadi jangan melihat penampilannya saja ,"
"Emangnya Lo kenal dia ?" Tanya Liora
"Eh enggak sih, gue hanya tau wajahnya saja dari seseorang ," ujar Xindy
"Kalian berdua ini sangat Lucu ya, aku senang deh bisa bertemu dengan kalian, sejak aku Kuliah sampai sekarang tidak ada yang mau berbicara dengan ku seperti kalian, mereka takut melihat penampilanku yang seperti preman ini ," ujar Kinara
"Eh jangan salah Kinara, Xindy ini mantan Bos preman jalanan loh, sekarang saja dia sudah berubah jadi sedikit Modis ," ujar Liora
"Lio jangan buka kartu napa, tengsin tau," ujar Xindy
"Beneran Xin, kamu itu mantan Bos Preman jalanan ?" tanya Kinara
"Kenapa, Lo gak percaya ?" tanya Liora
"Bukan begitu, soalnya aku banyak mengenal Preman-preman jalanan juga," ujar Kinara
"Wiih parah lo, jadi lo beneran preman Jalanan," ujar Liora
"Huss bacot lo itu bisa di jaga gak sih Lio, Setahu gua ya Kinara ini anak Pak Kyai ," ujar Xindy
"Seriusan Lo Xin, parah..parah..ini sih lebih parah lagi namanya ,"
Dari arah Pintu terlihat Dosen sudah masuk ke sana, Xindy dan Liora kembali pindah ke tempatnya.
"Kinara entar Jam istirahat kita ke kantin bareng ya ," ucap Xindy sebelum dia pindah tempat tadi, Kinara mengangguk. Dia sangat senang bisa bertemu dengan gadis yang supel seperti Xindy dan Liora.
Dosen sudah memulai mata kuliahnya, mereka mengikutinya dengan seksama.
Jam istirahat pun sudah tiba, sesuai janji Xindy, Liora dan Kinara pergi ke kantin bersama-sama.
Di saat mereka tiba di kantin Liora melihat Bintang sedang termenung di meja yang ada di pojokan Kantin sambil memandangi gelas minumannya.
"Xindy itu bukannya kak Bintang ya , sepertinya dia sedang ada masalah deh ," ujar Liora
Xindy menoleh ke arah yang di tunjuk oleh Liora dan benar saja dia melihat wajah Bintang nampak sedih.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Statistik bertambah tapi aku kok sedih ya...yang Coment nya dikit amat 😭😭😭
__ADS_1