
Jo sudah berdiri di depan sebuah Mushalla, pandangannya mengedar ke semua penjuru akan tetapi netranya tidak menemukan sosok Kinara seperti yang di katakan oleh Ibu pemilik warung itu.
Jo merasa kecewa, padahal dia sudah membayangkan bisa berkenalan dengan gadis itu walaupun hanya sekedar basa-basi saja.
Jo memanggil seorang pekerja di sana tak lama Bapak-bapak itu menghampiri Jo.
"Ada apa ya Mas memanggil saya ?" tanya bapak-bapak itu.
"Saya hanya mau menberikan makanan ini untuk makan siang kalian semua, kebetulan tadi saya belinya lebih," ujar Jo sambil menyerahkan makanan itu kepadanya.
"Terima kasih banyak ya Mas, teman-teman saya pasti senang sekali mendapat makanan gratis.
"Sama-sama pak, semoga cukup ya pak ?"
"Ini sudah lebih dari cukup kol mas, kita hanya bertujuh kok di sini, Di bawah lima dan dua nya lagi ada di atas ,"
"Kalau begitu saya permisi dulu ya Pak ?"
"Hati-hati ya mas ..!!
Jo mengangguk lalu berbalik hendak pergi namun dia menghentikan kembali langkahnya ketika bapak Itu memanggil nama yang sangat di kenalnya.
"Boni...Neng Kqqinara ayo turun kita makan dulu ," teriak Bapak itu. Jo Langsung berbalik dan melihat Seorang gadis berhijap berada di atas Genteng sambil mengelap peluhnya.
Mulut Jo sampai ternganga saking tak percaya dengan penglihatannya itu, Gadis manis tadi pagi sekarang berada tepat di depan matanya dan yang membuatnya lebih kaget lagi dia adalah salah satu dari pekerja yang ada di sana.
"Baik pak," ucapnya sambil melompat dari atas genteng, Jo kaget dan dengan Sigap Jo berlari lalu menangkapnya.
Kerena tidak siap Kinara langsung menimpa Jo dalam keadaan Kinara berada di atas Jo yang Pingsan.
"Aduuuh...siapa sih ni orang, malah mau nangkap aku lagi, jadi gini kan akibatnya." ucap Gadis itu.
"Pak bantuin angkat dong, bawa ke teras Mushalla," suruh Kinara
Para pekerja itu pun segera mengangkat Jo dan membaringkannya di Teras Mushalla seperti perintah Kinara.
"Pak Ambilin air dong ,"
__ADS_1
"Buat apa neng ?
"Buat Nyiram wajahnya biar bangun,"
"Kejam amat neng, kasian loh dia. Tadi dia datang buat ngasih makanan buat kita tapi saat Lihat Neng melompat dia mau menangkap Neng kerena tidak tau kebiasaan Neng Kinara kalau bekerja," jelas bapak itu.
"Iya Neng, Bapak juga lihat kok, dia mana tau kalau Neng Kinara Jago dalam hal itu, mungki 0n karena kaget makanya dia begitu neng ," jelas ang lain.
Ooo jadi ni orang mau ngasih makanan buat kita, baek bener pemuda ini, tampan lagi sebelas dua belas sama Oppa-oppa korea idolaku he..he..,, Batin Kinara
"Ya sudah kalian jaga dia sebentar, aku mau Mandi sebentar di Rumah, sebentar lagi sudah masuk waktu ngajar mengaji anak-anak jalanan, dan jangan Lupa kalian bersihkan Mushalla agar bisa di pakai buat jamaàh pengajian ," ujar Kinara
"Baik Neng, kita juga mau bersih-bersih kok neng,"
"Harus karena sebentar lagi waktu sholat telah tiba, pak Hadi tolong jadi imam buat mereka ya," suruh Kinara.
"Baik neng Kinara ," jawab Pak Hadi, Kinara pun pulang ke rumahnya yang berada di Pesantren Nurul Huda.
"Allahu akbar...
Jo Mulai mengerjap-ngerjapkan matanya, dia tersadar karena mendengar lafadz Takbiratul Ihram itu, Jo bangun dan menyandarkan tubuhnya di sebuah tiang Mushalla sambil melihat ke arah Bapak-bapak yang sedang sholat Dhuhur itu.
"Ya Allah sungguh Dosa-Dosa hamba terlalu besar, apakah engkau akan mengampuni dosa-dosa hamba yang tak terbilang ini ya Allah," ucap Jo
"Insya Allah , Allah itu maha pengampun bagi siapa saja yang mau bertaubat, Seandainya dosa-dosa mu sebanyak pasir di pantai Allah senantiasa mengampuni hambanya,tidak ada kata terlambat untuk bertaubat karena kasih sayang Allah tak terhingga kepada hamba-hambanya yang mau kembali Padanya," ucap seorang gadis di belakang Jo.
Jo menoleh dan terlihatlah Bidadari Syurga di hadapannya, Jo sampai tak berkedip menatapnya.
"Maaf..saya mau masuk dulu, kalau mas mau belajar mengaji silahkan berwhudhu dulu di sana," ucap Kinara sambil meninjuk ke arah tempat berwhudu.
Jo memandang sampai sosok Kinara sudah masuk ke Musholla itu. di saat dia bangun tiba-tiba banyak anak-anak yang berlarian menuju ke arah Tempat berwudhu' itu.
Jo melihat mereka satu persatu, baju lusuh dan kucel yang mereka kenakan serta Peralatan kerja mereka berserakan di Teras Mushalla.
Yang membuat Jo kagum adalah di setiap tas mereka terdapat alat untuk beribadah seperti Mukena bagi yang perempuan dan kain sarung dan Kopiah bagi yang laki-laki.
Ya Allah mereka yang serba kekurangan saja masih bisa mengingatMu, sedangkan aku yang serba kecukupan tidak pernah mengingatMu sama sekali apalagi beribadah sesuai perintahMu Ya Allah, Sungguh hina kehidupan yang hamba jalani selama ini,, Batin Jo
__ADS_1
Setelah anak-anak itu selesai, Jo baru bangkit dan menuju ke arah Tempat ber Wudhu lalu menirukan apa yang di lihatnya tadi.Setelah selesai dia bergegas masuk ke Mushalla, Seketika semua pandangan mengarah kepadanya, Jo hanya bisa cengengesan saja.
"Bapak ngapain masuk ke sini, mau mengaji juga ya ?
Ha..ha..ha..
Sontak semua anak-anak di sana tertawa sambil melihat ke arah Jo
"Sudah tua belum bisa mengaji, malu sama umur pak ha..ha..,"
"Adik-adik..jangan seperti itu pada mas ini, tidak baik mengejek orang, kalian ingat apa yang kak Kinara ajarkan ke kalian kemarin ?"
"Iya kak.."
"Ayo apa cobak kalau kalian ingat ?" tanya Kinara
"Harus sopan dan menghormati orang yang lebih tua kak ,"
"Dan menyayangi yang lebih muda kak ,"
"Gak boleh mengejek orang karena yang mengejek belum tentu lebih baik dari pada yang di ejek Kak."
"Iya semuanya benar, berarti kalian sudah Faham kan tentang itu ?"
"Sudah Kak ," jawab mereka serentak.
Jo terpaku melihat Kinara sangat baik berinteraksi dengan mereka semua, tidak sedikit pun terlihat di dirinya kalau dia adalah seorang pengamen jalanan.
"Baik lah, Mas kalau mau ikut pengajian ini silahkan duduk di sini," suruh Kinara.
Jo pun tidak bisa berkata apa-apa, dia hanya menuruti apa yang di katakan oleh Kinara.
"Baiklah anak-anak, sekarang sebelum kita mulai pengajiannya mari sama-sama kita berdoà terlebih dahulu," Suruhnya
Anak-anak itu terlihat sangat antusias membaca Doà ketika belajar, Jo termangu melihatnya.
Setelah Doa selesai, mereka duduk dengan Rapi. Kinara pun memulai pengajiannya.Jo pun Ambil bagian di sana dan duduk di antara bocah-bocah jalannan itu.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...