Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 56


__ADS_3

Nia kenapa ya??, Batin Bisma


Nia melihat di dalam kelas sudah ada Inge yang duduk di tempatnya,


Inge !!! Ujarnya sambil berhambur ke pelukan Inge sambil menangis


"Aku kangen banget sama kamu", ucapnya lagi


"Gue juga kangen sama lo," ucap Inge sambil membalas pelukan Nia.


Inge mulai melepaskan pelukannya, dan dia kaget melihat Nia sampai menangis karena kangen sama dia.


"Lo nangis ??, Sebegitu kangen kah lo sama gue sampai-sampai lo nangis kayak gini?? Ucap Inge terharu.


Nia menghapus air matanya, dia menangis bukan karena terlalu kangen sama Inge, tetapi karena hatinya sedang sakit menghadapi kenyataan hidupnya.


Nia memaksakan untuk tersenyum, dia tidak mau Inge tau apa yang dia alami sekarang, karena Nia mengkhawatirkan keadaan Inge yang baru sembuh dari sakitnya.


"Kok kamu sudah masuk kuliah sih, apa kamu sudah sembuh benar ??"  tanya Nia


"Sebenarnya belum sih, tapi gue bosan tinggal sendiri di apartement nya kak Devan", ucapnya


Bisma yang mendengar ucapan Inge langsung melihat ke arah mereka dan wajahnya berubah lesu.


Ternyata gue gak ada harapan lagi untuk lebih dekat sama Inge,,Mulai sekarang gue harus move on darinya,, batin Bisma


"Emang kak Devan Bolehin ??" tanya Nia


"Ya iyalah ,,Apa sih yang gak akan dia lakuin buat gue", ucap Inge pede


Beruntung sekali kamu Inge yang memiliki kekasih seperti kak Devan yang sangat mencintaimu, tidak seperti cintaku yang kandas sebelum berkembang,, batin Nia


Dosen pun sudah masuk dan memulai mata kuliahnya.


🌹🌹🌹


Mika masih terbengong di pinggir jalan, dia kemudian menyusuri jalan itu dan menemukan orang jualan ketoprak di gerobak pinggir jalan, Dia ingin makan ketoprak karena perutnya masih lapar akan tetapi dia kebingungan karena tas nya tertinggal di mobil Dion, Mika mulai menghampiri penjual ketoprak tersebut dengan wajah memelasnya.


"Mang maaf,, bisa saya bantu-bantu di sini gak ?? saya lihat mamang sangat kerepotan", ujarnya mencoba peruntungan.


"Kebetulan Neng, istri Mamang lagi sakit, Neng bisa kerja cuci piring di sana, tapi maaf Neng Mamang tidak bisa membayar upah banyak", ujar Mamang penjual ketoprak tersebut.


"Gak apa-apa kok Mang, saya dibayar pakai satu piring ketoprak saja sudah bersyukur", ucap Mika

__ADS_1


"Kalau begitu silahkan Neng segera di cuci piringnya, stok piringnya sudah berkurang nih ", suruhnya


Mika pun segera mencuci piring-piring tersebut, dia melakukannya dengan hati senang karena memang pekerjaan seperti itu sudah biasa di lakukannya.


Sementara di dalam Mobil Dion tak sengaja melihat tas Mika yang tertinggal di mobilnya, seketika dia menghentikan mobilnya dan segera memutar arah kembali ke tempat dimana dia meninggalkan Mika.


"Kenapa dia begitu ceroboh sih", ucapnya khawatir


Dion melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. setelah sampai di sana, dia tidak melihat keberadaan Mika di sana. Dion mencoba mencari-cari Mika di sekitar tempat itu dan bertanya kepada orang-orang yang kebetulan lewat di sana, tapi tak ada seorang pun yang melihatnya.


Dion tambah panik, dia menyesal telah meninggalkan Mika di tengah jalan.


"Aaaaa...." Dion berteriak frustasi


Dion kemudian menyusuri jalan itu dengan berjalan kaki, sesekali dia menanyakan kepada orang yang lalu lalang di sana mungkin ada yang melihatnya.


Sampai di Penjual ketoprak dia beristirahat sejenak, dia duduk di sebuah kursi karena sudah sangat kelelahan berjalan.


"Neng,, tolong antarkan ketoprak ke meja sana ya, Mamang kebelet nih", ujar Mamang itu kepada Mika


"Baik Mang", ucap Mika sambil mengambil ketoprak yang sudah di buat oleh Mamang itu dan menyajikan di meja yang bersebelahan dengan tempat dimana Dion duduk tadi.


Dion melenguh kasar, ketika Dion menoleh ke samping netranya melihat sosok yang di cari-cari sedang nenyajikan ketoprak di meja sebelahnya, Dion langsung berhambur kearah Mika dan segera memeluknya.


"Lo kemana aja sih, gue sudah nyari lo kemana-mana tapi gak ketemu", ujar Dion


Mika merasa risih , semua pelanggan di sana memandangi mereka. Mika mencoba melepaskan pelukan Dion, tapi Dion malah mengeratkan pelukannya.


"Udah neng,, maafin aja tuh pacarnya", ujar salah satu pelanggan yang ada di sana.


" Iya neng,,maafin aja dia, kasian neng", ujar yang lainnya


Mika tambah pusing mendengar ucapan mereka.


Apa-apaan sih Om ganteng main peluk-peluk aja , kan gak enak di liatin banyak orang,, batinnya.


Kalau bukan dalam keadaan seperti itu, Mika sangat senang di peluk sama Dion seperti itu, tapi di sini banyak mata memandang mereka, dia merasa malu sama mereka.


"Om ganteng, lepasin dong,, Gue malu di liatin mereka", ujar Mika


Dion baru sadar akan apa yang dia lakukan, dia lalu melepaskan pelukannya dan menarik tangan Mika untuk pergi, akan tetapi Mika menepis tangan Dion.


"Lo kenapa sih, lo masih marah sama gue ??"ujar Dion

__ADS_1


"Bukan itu !!" jawab Mika


"Tapi kenapa lo gak mau ikut gue ??" tanyanya


"Gue harus kasih tau Mamang penjual ketoprak itu dulu, gak bisa main pergi-pergi aja, kan gue belom makan ketopraknya", ujar Mika


Tengah asik berdebat, Mamang itu muncul dari arah belakang dan langsung menuju gerobaknya, Mika segera menuju ke arahnya.


"Mang, Aku sudah di jemput nih,, tapi aku mau makan ketopraknya dulu", ujarnya


"Baik neng, Mamang bikinin dulu buat neng yang spesial ya ! kan tadi Neng sudah bantu-bantu mamang cuci piringnya," ucapnya sambil membuatkan satu porsi ketoprak buat Mika


Jadi dia tadi cuci piring hanya karena ingin makan ketoprak,, batin Dion merasa bersalah.


"Mang dibungkus aja dua porsi, saya yang bayar", ucap Dion kemudian


"Giman sih,, Gue mau makan di sini", ucap Mika


"Nanti kita makan di kantor saja"


Kita !! memangnya dia mau makan sama gue ?? kan dia gak mau dekat-dekat sama gue kalau di kantor,, batin Mika.


Mika tidak membantah lagi ucapan Dion, dia lagi membayangkan mereka makan berduaan saja di Ruangan Dion sambil suap-suapan mesra di kelilingi dengan lilin-lilin yang menjadikan suasana lebih romantis di antara mereka.


"Ini neng sudah siap Ketopraknya " ujar Mamang itu membuyarkan lamunan Mika


Dion langsung mengambilnya dan menyerahkan uang seratus ribuan kepada Mamang tersebut.


"Ini sih gak ada kembaliannya" ujarnya


"Kembaliannya ambil saja buat bapak" ucap Dion lalu menarik tangan Mika dan segera pergi dari tempat itu


"Alhamdulillah, makasih ya cah bagus " ucapnya


Dion sudah sampai di mobilnya Dan masih di ikuti oleh Mika karena Dion masih memegang tangannya.


"Kenapa Om ganteng balik lagi, kan tadi sudah ninggalin aku, Om ganteng gak bisa jauh-jauh ya dari aku ??" goda Mika


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


miss N😘😘😘


Jangan lupa tinggalkan jejak ya Readers...

__ADS_1


Like dan comentnya ya...


makasih🙏🙏🙏love U❤❤❤


__ADS_2