
"Ya sudah Lo tidur aja dulu di situ, nanti kalau pekerjaan Gue sudah selesai gue akan mendengar Curhatan Lo ," ujar Tama lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.
Bintang memperhatikan Tama dan yang lainnya, ketika merasa mereka asik dengan pekerjaannya dia mulai beraksi.
Perlahan dia melangkah pelan-pelan ke arah kamarnya Yuki. Setelah merasa aman Bintang langsung masuk ke sana dengan tanpa bersuara sedikit pun.
Bintang tersenyum ketika melihat Yuki tertidur dengan Lelapnya, perlahan Bintang mengunci pintu itu.
Bintang berjalan menghampiri Yuki yang sedang tertidur pulas lalu duduk di sampingnya , Bintang mulai memperhatikan wajah Cantik Yuki yang tanpa dandanan itu, Jantungnya semakin berdetak kencang ketika tatapan matanya mengarah ke Bibir tipis milik Yuki, Bibir merah itu sangat menggoda imannya.
Perlahan Bintang mendekatkan wajahnya ke wajah Yuki namun seketika mata Yuki terbuka dan..
Bukk...
Aaaaaa....
Bintang terpental terjatuh ke bawah, Dia berteriak kesakitan sehingga semua teman-temannya Yuki mendengarnya.
"Mau ngapain Lo di kamar gue hah ?" tanya Yuki
"Aku..aku...
"Aku apa ?
"Aku Cinta sama kamu Yuki," ucap Bintang Spontan yang membuat Yuki mematung.
"Apa kamu bilang tadi ?
"Sudah lah, aku mau pergi ," ujar Bintang malu dengan ucapannya itu, Yuki yang tahu kalau Bintang sedang Malu langsung memeluk Bintang dari Belakang.
"Jangan Pergi, aku gak mau jauh-jauh dari kamu lagi Bintang, ILove you so Much ," ucap Yuki mengeratkan pelukannya.
"Yuki..Lo gak apa-apa kan di dalam," tanya teman-teman Yuki sambil mengedor-gedor pintu kamar Itu.
Bintang dan Yuki saling bertatapan lalu mereka tertawa..
"Kamu bukain tu Pintu jangan sampai Mereka mendobraknya ," suruh Yuki lalu melepaskan pelukannya.
Bintang kemudian membuka kunci pintu kamar itu, terlihat Tama, Dimas, Nando dan Kiki melongo ketika melihat Bintang berada di kamar itu bersama Yuki.
"Yuki lo gak di apa-apain kan sama Bintang ?" tanya Kiki yang otaknya selalu ngeres.
"Gila Lo, memangnya dia berani ngapa-ngapain gue yang ada gue yang apa-apain dia ," ujar Yuki santai.
"Jadi kalian sudah gituan ?"
Pletakk...
Awww...
__ADS_1
Dimas menjitak kepala Kiki sehingga Kiki meringis kesakitan.
"Memang ya kepala Lo ini gak lepas dari hal-hal mesum ya Ki , kalau di belah tu kepala pasti isinya Porno semua ," ujar Dimas.
"Iya nih, Kiki memang mesum orangnya," ujar Tama
"Jadi kalian sudah baikan nih ceritanya ," tanya Nando
"Iya...karena sebentar lagi kita akan menikah, Iya kan Bintang ?" tanya Yuki
"Apa...!!!" teriak mereka semua termasuk Bintang
"Gak salah Yuk, kalian mau menikah ?
"Kenapa Lo kaget begitu, yang mau nikah kan gue sama Bintang," ujar Yuki
"Bintang nya aja juga kaget tau dengar Lo ngomong begitu," ujar Kiki
"Bintang apa kamu gak mau nikah sama Aku ," Tanya Yuki blak-blakan.
"Siapa bilang aku gak mau ," ucapnya
"Buktinya kamu kaget begitu tadi ,"
"Aku hanya kaget aja kenapa mendadak begini, Nikah itu kan butuh persiapan Yuki, Butuh waktu untuk mempersiapkan semuanya," ujar Bintang.
"Kalau itu sih gampang, kita sewa EO aja buat mengurusnya, selebihnya itu biar di urus sama Mama," Ujar Yuki santai.
"Loh kenapa Bengong sih, ayo kita pulang ," ajak Yuki
"Eh Iya..," Bintang masih saja kaku terhadap Yuki.
"Kita harus menberitahukan kabar bahagia ini kepada Mama , Tante dan Om ," ujar Yuki dengan raut wajah bahagia.
Bintang Pun mengikuti saja apa yang di inginkan oleh Yuki, mereka pun sekarang sudah ada di Mobil yang melaju ke arah Rumahnya Yuki.
*
*
"Zain..Zain...Bangun kita sudah sampai di Mansion," Jo mulai membangunkan Zain Yang masih terlelap, Jam.sudah menunjukan pukul sepuluh malam.
"Uugghh...Sudah sampai ya," ujar Zain lalu turun dari mobilnya.
Jo pun ikut turun juga mengikuti langkah Zain masuk ke Mansionnya Zain.
"Pasti Xindy dan Mama sudah tidur deh, aku mau ke kamar Xindy aja ah mau melepas kangen," ujar Zain
"Ikut..," ucap Jo
__ADS_1
"Enak aja lo, Lo tidur di kamar tamu sana," suruh Zain
"Iya..iya..Lo jangan macam-macamin dedek cantik ya ," ujar Jo
"Terserah gue dong, dia kan pacar gue," ujar Zain
"Awas Lo gue aduin sama Tante Inge kalau Lo macam-macam,"
"Bodo Wleek...," Zain segera menuju ke kamar Xindy
Tapi sampai di sana Zain kecewa Karena Xindy gak ada di kamarnya, Akhirnya dia memutuskan menelpon Xindy tapi sebelum Zain mengambil ponselnya terdengar suara teriakan yang berasal dari Lantai Bawah.
Zain bergegas menuju ke sana, dan di bawah juga sudah ada Xindy dan Mama Inge yang baru keluar dari kamarnya.
"Sayang..suara siapa itu ?" tanya Zain
"Sayang..kapan kamu pulang ?" tanya Xindy
"Itu tadi suara siapa ?
"Ya Ampun itu aku lupa sayang kalau Kinara menginap di sini tadi sehabis kami mengerjakan tugas kampus bareng, tapi kenapa dia teriak ya ,"
"Bhua..ha..ha..Pasti ini ulah Si Jo, tadi dia juga numpang nginap, pasti dia salah masuk kamar deh ," ucap Zain
"Ayo kita lihat ," ajak Xindy
"Mas Jo ngapain Mas Masuk ke kamar aku ?" tanya Kinara
"Maaf..aku di mana sih sebenarnya, apa kita sudah menikah ?" tanya Jo masih belum sepenuhnya sadar.
Tadi di saat Jo dan Zain sampai di sana Jo Langsung masuk dan tidur di king side yang ada di kamar itu, karena Jo sangat lelah dia langsung terlelap. Jo tidak mengetahui kalau Kinara juga tidur di sebelahnya dan di saat Jo memeluk guling ternyata yang di peluk adalah Kinara sontak saja Kinara berteriak seperti itu.
"Mas Jo mimpi ya, kenapa main tidur-tidur aja sih ," ujar Kinara
"Jo..jo..rejeki nomplok lo ya, gue yang mau tidur sama Xindy Lo yang dapat tidur dengan Kinara ," ujar Zain yang mendapat tatapan Mata Xindy dan Inge mengarah ke arahnya.
"He..he..enggak Kok mama Yang cantik, aku hanya bercanda kok," ujar Zain cengengesan
"Ayo Kinar kita ke kamarku saja, mas Jo pasti bakalan gangguin kamu lagi ," ajak Xindy
"Lah sayang, kok Kinara sih yang di ajak, Aku gimana dong," ujar Zain.
"Kamu tidur tuh sama Mas jo, " suruh Xindy
"Ogah..mending aku tidur di kamarku saja ," ujar Zain lalu pergi dari sana.
"Jo..dasar anak nakal kamu ya ," ucap Inge sambil menjewer kuping Jo
"Aduh...aduh...Tante sakit, Jo gak tau kalau Kinara tidur di sini ," ujar Jo, Inge melepaskan jewerannya.
__ADS_1
"Sudah sana tidur, Tante juga mau tidur ,"suruh Inge
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...