
Mereka mengerutkan keningnya, tiba-tiba dari kejauhan ada seorang pemuda yang agak berisi menghampiri mereka.
"Hei teman-teman gue dapet rejeki nomplok malam ini ," ujar Pemuda itu.
"Waah keren lo, coba gue lihat ," ujar pemuda yang Botak
"Nih, tapi jatah gue lebih besar ya ," ucap pemuda Bongsor tadi
Xindy memperhatikan mereka, Pemuda yang berambut Gondrong mengode ke arah mereka kalau ada Xindy di sana.
"Eh kita lupa kalau ada Ketua baru sekarang, jadi sebagai acara penyambutan kita akan beri kesempatan buat ketua baru kita membuka hasil kerjanya si Emon," ujar Pria yang berambut pirang.
"Wah..kita punya ketua baru ya..kok gak bilang-bilang sih, cantik gini lagi," ucap Emon hendak menyalami Xindy, namun tatapan tajam Xindy menghentikannya.
"Ini neng..coba di buka," Xindy melihat kalau itu adalah Tas nya.
Syukurlah kalau rejeki pasti balik lagi ni tas gue,, batin Xindy
"Kalian saja yang buka, tapi kalian lihat Dompetnya dulu terus lihat KTP nya," suruh Xindy
Si Botak Pun mulai membuka tas itu lalu mengambil Dompetnya tapi ketika dia memeriksa KTP nya Dia kaget sampai -sampai wajahnya pucat pasi.
"Kenapa..kok lo ketakutan gitu ?" tanya Xindy santai
"Mon..lo tadi ngambil di mana ni Tas ?" tanya Si Botak
"Gue tadi lihat seorang gadis turun dari Bus lalu gue jambret saja Tasnya, untung dia gak ngejar." ucap Emon
"Lo tau gak siapa yang lo Jambret tadi ?" bisik Si Botak di telinga Emon
"Kagak" jawabnya
"Itu si Bos PA ," ujar Si Botak
Emon mau melarikan diri namun Xindy dengan sigap menarik kerah bajunya.
"Mau kemana Lo Hah..!" ucapan Xindy menusuk sampai ke tulang Emon, seketika dia lemas dan tidak bertenaga.
"Kenapa Lo ? tanya si Gondrong
"Dia habis ngejambret si Bos," jawab si Botak
"Waah parah lo Mon, tau gak lo si Bos jago karate, kalau tadi lo bisa di tangkap pasti sudah babak belur muka lo," ujar Si Pirang.
"Maafin gue Bos, gue tidak tau kalau itu adalah si Bos, gue bersedia di hukum apa saja sama si Bos asalkan jangan di keluarkan dari Geng ini," ujar Si Emon
"Oke..tapi enaknya di hukum apa ya ..?Xindy mulai berpikir, kemudian dia mulai menyerigai sehingga membuat Emon bergidik.
" 96, 97, 98, 99, 100...."
"Wah ternyata dia kuat juga ya.." ujar Xindy
__ADS_1
"Waah Bos cantik kenapa ngasih hukuman yang ringan seperti ini sih ke dia, dia itu biasanya sehari malah bisa Push Up dua ratus kali loh," ujar Si Pirang
"Oh ya...gue pikir karena badannya agak besar gak bakalan kuat kalau di suruh Push Up, besok-besok gue kasih hukuman yang lain deh ," ujar Xindy
"Oh ya Bos cantik nama Bos cantik sebenarnya siapa sih ?" tanya Si Gondrong
"Nama Gue X....Indah.."
"Ooo Indah..." ucap mereka barengan
"Kalian namanya siapa sih ? kalau yang itu Emon, yang lain namanya siapa ?
"Gue Tedi," jawab si Botak
"Gue Anjar," jawab si Gondrong
"kalau gue yang lebih keren Selamet, nama gue sering di pakai kalau ada orang hajatan," ujar Si pirang, Xindy mengerutkan keningnya binggung.
"Selamet datang para Undangan..." ujarnya
"Ha..ha..ha..lo lucu amat sih Sel ," ujar Xindy
"Jangan panggil gue Sel dong Bos, gue jadi berasa tempat yang paling hina deh," ujarnya, Xindy mengerutkan keningnya lagi.
"Sel kata lain dari penjara, berarti semua yang buruk-buruk semua ada di Gue," ujar Selamet
"Jadi gue panggil lo apa Dong ?" tanya Xindy
"Bos panggil gue Pirang saja," ujar Selamet
"Serah Bos deh," ucap Sela ngalah
"Oh ya yang tadi beli makanan itu siapa namanya ?
"Itu si Radit, dia yang paling tinggi dan paling tampan di antara kita," ujar Tedi
"Ha..ha..Lumayan," ujar Xindy
"Lumayan..?Tapi kok Bos cantik ketawa sih ?" tanya Emon
"Gue lagi memikirkan nama Geng kita akan gue namain apa, dan kalian tau setelah Huruf awal nama Kita gue gabungin makanya gue ketawa," ujar Xindy
"Emang apa sih namanya ?" tanya Anjar
"TERASI, Tedi, Emon, Radit, Anjar , Selamet dan Indah..Ha..ha.."
"Sontak mereka semua tertawa,"
"Loh kok pada ketawa sih ?" tanya Radit yang baru saja datang dengan menenteng kresek di tangannya.
"Ini Kita lagi ngebahas tentang nama Geng kita dan lo tau gak Si Bos bilang kalau nama Geng kita itu Terasi, makanya kita semua ketawa ," ujar Selamet
__ADS_1
"Emangnya si Bos dapat tu nama dari mana, Kok bisa namanya gak banget gitu sih," tanya Radit
"Katanya gabungan dari Huruf pertama nama-nama Kita, Tedi, Emon, Radit, Anjar, Selamet dan Indah,"
"Ha..ha..Cocok tu, jadi mulai sekarang nama Geng kita TERASI.." ujar Radit dan di setujui oleh semuanya.
"Oh ya Bos, ini makanan buat Bos," ujar Radit sambil menyerahkan kresek itu sama Xindy.
"Makasih Ya Dit, besok gue yang akan traktir kalian," ujar Xindy
"Yeay..Si Bos baek banget sih ?" ucap Emon yang gak bisa dengar kata makanan sesuai dengan postur tubuhnya yang Bongsor
"Lo tu ya kalau dengar makanan aja cepat, lo lupa kalau lo yang jambret tas Si Bos ,"
"Apa...Mon lo beneran Jambret Tasnya si Bos ?" tanya Radit
"Iya..kalau gue gak Jambret tasnya, belum tentu kan dia di sini sekarang, jadi gue berjasa dong," ujar Emon bangga
"Yeay..lo tu ya, sudah salah masih berbangga diri,"
"Tapi benar kan ucapan gue ini ?
"Iya sih," jawab mereka.
"Aeep..."Xindy bersendawa
"Ha..ha..Si Bos ini cantik- cantik jorok juga rupanya," ucap Selamet.
"Biasa...bawaan dari kampung ha..ha.." ucap Xindy lalu merebahkan dirinya menatap bawah jembatan itu.
"Teras kalian sebenarnya kalau bekerja masih mampu tapi kenapa kalian malah memilih menjambret sih ?" tanya Xindy
"Teras ?siapa Teras.." tanya Emon
"Ya kalian lah tanpa gue tentunya" ujar Xindy
"Oooo..." ucap mereka barengan
"Jawab dong pertanyaan gue ?" ujar Xindy
"Bos Cantik gini ya, kita ini bukannya malas tapi di Jakarta ini cari kerja itu susahnya minta ampun, yang berijazah saya pengangguran apalagi kita yang hanya tamatan S1," ujar Anjar
"Waah keren dong kalian bisa tamat S1, gue aja cuma tamatan SMA," ujar Xindy
"S1 itu maksudnya SD Bos Cantik," ujar Emon
"Ha...ha..ha...Gue pikir kalian beneran sudah lulus kuliah ternyata kalian hanya Nguli ha..ha.." tawa Xindy pecah.
Xindy sangat bahagia bisa bertemu dengan Pria-pria itu, mereka menginggatkannya sama Juragan Kambing yang tingkahnya gak jauh beda dengan mereka.Tak terasa air mata Xindy menetes di pipinya.
Emon yang melihatnya langsung mencolek Radit agar melihat ke arah Xindy.
__ADS_1
"Loh kok Bos cantik nangis sih ?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...