Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 53


__ADS_3

Mereka berdua sekarang sudah berada di atas kora-kora, saat wahana itu mulai di jalankan Dion berteriak histeris sambil memeluk tubuh Mika, Mika sangat senang di peluk sama Dion seperti itu, Dia merasakan hangatnya tubuh Dion dan mengendus aroma maskulin dari tubuh nya, Mika sangat betah lama-lama dengan posisi tersebut sampai dia tidak sadar kalau wahana itu sudah berhenti.


Dion yang sudah pucat pasi langsung melepaskan pelukannya dan segera turun dari wahana tersebut , saat sudah berada di bawah Dion langsung memuntahkan semua isi perutnya sehingga membuatnya lemah.


Mika yang melihatnya langsung memapah Dion menuju stand yang menjual berbagai minuman,disana terdapat pondok kecil yang terbuka, mereka duduk lesehan di sana. Segera saja Mika memesankan segelas wedang jahe dan beberapa cemilan untuk dion.


Dion merasa tenaganya terkuras habis, sampai-sampai dia tidak sanggup mengangkat tangannya.Mika meminumkan wedang jahe tersebut ke mulut Dion.


"Kalau gak kuat kenapa gak bilang sih,  jadinya kek gini kan", omel Mika


Dion masih diam, seketika dia menjatuhkan kepalanya di pangkuan Mika. Mika membelai rambut Dion dan Dion pun tertidur di pangkuan Mika.


Mika tersenyum melihat Dion tertidur damai dalam pangkuannya, seketika Mika mendekatkan bibirnya ke bibir Dion, Mika mengecup singkat bibir Dion, seketika Dion mengeliat. Mika buru-buru bersandar dan memejamkan matanya seolah sedang tidur. Mika melihat Dion tidak terbangun akibat ulahnya, dia tersenyum dan memejamkan matanya kembali dan akhirnya Mika juga tertidur dalam posisi bersandar di pondok tersebut.


Sementara Inge dan Devan sudah berada di puncak bianglala.


"Baby kamu pernah dengar gak mitos kalau sepasang kekasih berciuman saat berada di puncak biang lala, cintanya akan abadi", ujar Devan


Inge mengernyit kan dahinya,, tanpa fikir panjang Devan langsung menyambar bibir Inge, inge kaget tetapi kemudian mulai terbuai dengan apa yang Devan lakukan.


Pada awalnya Devan hanya mengecup lembut bibir Inge tetapi dia keterusan berubah jadi ******* yang memanas, Inge yang tidak pengalaman dalam hal itu pun tidak bisa mengimbanginya.


Devan menggigit bibir Inge,ketika bibir Inge terbuka langsung saja lidahnya bermain-main disana , mereka saling bertukar saliva, Melihat Inge menahan nafasnya, Devan seketika menghentikan ciuman panasnya.


"Bernafas baby", ucapnya dengan nafas memburu


Wajah Inge merona , Devan tersenyum melihatnya. Inge menundukkan wajahnya karena malu, walaupun Devan pernah mencium bibirnya akan tetapi tidak sepanas seperti sekarang ini yang membuat darah Inge berdesir dan suhu badannya memanas.


Devan juga merasakan hal yang sama, ketika Devan ingin melanjutkan adegan itu tangan Inge menahannya dan dia menunjuk kearah luar ternyata mereka sudah berada di bawah dan pintu telah terbuka.


Inge langsung keluar dan berlari meninggalkan Devan, Devan pun langsung mengikutinya.


Devan sudah berhasil menyusul Inge ,Dia melihat Inge memeluk tubuhnya kedinginan Devan langsung membuka jaketnya dan memakaikan di tubuh Inge.


Setelah berjalan beberapa lama, mereka baru sadar kalau Mika Dan Dion dan Dion tidak bersama mereka.

__ADS_1


"Honey !!, Mika sama kak Dion kemana ya ??" tanya Inge


"Aku gak tau baby,,tadi kan kita berpisah saat kita naik Biang lala", jawab Devan


"Gimana kalau kita tinggalin aja mereka berdua", usul Inge


"Ternyata kamu jail juga ya Baby", ucap Devan sambil mencubit hidung Inge.


"Kan biar mereka tambah akrab Honey", ucap Inge manja


"terus kita pulangnya pakai apa ? Kan kita tadi numpang mobilnya Dion", tanya Devan


"Gampang itu, gimana kalau kita naik angkot aja", usul Inge


"Serius kamu ??", ujar Devan ragu


"Kenapa ??, kamu belum pernah naik angkot ya ?" tanya Inge yang melihat perubahan raut wajah Devan


Devan mengangguk, seketika Inge tertawa dan menampakkan sederet gigi putihnya yang membuat Devan semakin terpesona akan kecantikannya.


"Aku gak nyangka kalau kamu belom pernah naik angkot, kamu sekali-kali harus ngerasain jadi orang susah biar kamu tau indahnya hidup", ucap Inge


🌹🌹🌹


Dion sudah terbangun, dia terkejut kalau dia tertidur di pangkuan Mika yang juga tertidur sambil bersandar di pondok itu. Dion menatap wajah cantik Mika yang sedang terlelap.


"Cantik.." gumannya


Dion mencoba memanggil Mika, akan tetapi Mika tidak terbangun, Dion mencoba lagi membangunkanya dengan cara menggoyang-goyangkan tubuh mika, akan tetapi jangankan bangun Mika malah menjatuhkan kepalanya di pangkuan Dion.


"Ni anak tidurnya kayak kebo aja", guman Dion


Dion memandang wajah mika yang terlihat lucu dengan mulut yang ternganga, Dion pun mengambil Hp nya dan mengabadikan wajah lucu Mika.


Sesaat Dion teringat sama Devan dan Inge, dia pun kemudian meghubungi Devan.

__ADS_1


"Hallo Bro !!, lo dimana ??" tanya Dion


"Gue di apartement", Jawab Devan


"Loh lo pulang pakai apa ?, kan mobil lo udah di bawa pulang tadi", tanya Dion


" Gue naik angkot", jawab Devan singkat


"Serius lo Bro !!!, Gue gak bisa bayangin gimana reaksi orang-orang kalau tau seorang Mr DP naik angkot ha...ha ..", tawa Dion pecah


"Lo aja yang gak tau serunya naik angkot, lo harus ngerasain juga apa yang gue rasain", ujar Devan


"Sorry Bro!! Gue kayaknya gak akan pernah ngelakuin itu, gue gak Bucin kayak lo", ucap Dion


"Gue sumpahin ya lo Bucin tuh sama si Mika", ujar Devan


"Gak akan...tut...tut..." Devan memutuskan sambungan telponnya


"Dasar ya bos gak ada ahklak, main mutusin aja telponnya", ucap Dion kesal


Dion berusaha membangunkan Mika kembali, tapi usahanya masih tidak berhasil. Dion pun kemudian menggendong Mika ala bridel style dan langsung membawanya ke mobil, orang-orang yang melihat mereka seakan iri dengan Mika yang di gendong seorang pemuda tampan seperti Dion.


Saat sudah berada di dalam mobil, Dion baru menyadari kalau dia tidak tau alamatnya Mika, Dion mencoba menghubungi Devan, tetapi Hp nya Devan sekarang tidak aktif.Akhirnya Dion memutuskan untuk membawa Mika ke rumahnya.


Mereka sudah sampai di mansionnya Dion, Mika masih terlelap, Dion menghembuskan nafasnya kasar lalu dia mengendong Mika menuju kamar tamu, dia menidurkan Mika di atas tempat tidur yang ada di kamar itu, ketika Dion hendak beranjak dari sana, netranya melihat gaun yang di pakai Mika sedikit tersingkap dan memperlihatkan paha mulus milik Mika.


Dion menelan salivanya, juniornya seketika bangun dari tapanya melihat pemandangan indah itu, Dion beranjak dan segera keluar dari sana menuju kamarnya.Dion langsung masuk kekamar mandi lalu menguyur tubuhnya di bawah shower.


"Sial, kenapa gue bisa terpancing sih", ucapnya sambil *******-***** rambutnya.


Bersambung...


miss N😘😘😘


Hai ...hai...hai...

__ADS_1


Para Readers...Gak bosan-bosan nih miss N ngingatin, jangan lupa Vote nya ya.


makasih 🙏🙏🙏love U❤❤❤


__ADS_2