Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 167


__ADS_3

"Apa...aku gak salah dengar kan sayang," tanya Meta kepada Sapta, kesadaran Meta seketika hilang, karena kaget yang teramat sangat Meta Langsung Pingsan di tempat mendengar ucapan Dion itu, sedangkan Cella ketakutan karena sudah menghina pacarnya Devan.Sapta pun tidak kalah terguncang Hebat, dia ingin melarikan Diri namun sebuah jarum tepat mengenai saraf kakinya. Cella pun juga ingin pergi namun lagi-lagi sebuah Jarum menghentikannya, dia kaku dan tidak bisa beranjak dari duduknya.


Banyak dari karyawan wanita yang pernah menghina Inge jadi kelabakan. Mereka tidak tau nasib mereka gimana nantinya. Mereka semua menyesal telah menghina Istri dari pemilik perusahaan itu.


Gala pun gak kalah kaget, dia shock ketika mendengar ucapan Dion, bagaimana bisa Devan itu adalah Bos Besar yang selama ini dia idam-idamkan bisa bertemu dengannya, dan beberapa minggu belakangan ini dia selalu bercanda dan sering mengisengi Bos nya itu, dan yang paling parah lagi dia sering mengaggu Istrinnya Bos.


"Van..beneran kalau lo itu Mr DP ?" tanya Andi masih tak percaya.


"Iya Van, lo jangan nge prank kita dong, gak lucu tau ?"ujar Elang


"Kan dulu gue sudah pernah bilang ke kalian, gue punya pekerjaan yang tidak pernah bisa kalian bayangkan, kalian masih Ingat kan ?" ujar Devan masih tersenyum ke arah mereka.


"Iya..tapi kita pikir lo bercanda, soalnya lo gak pernah sekalipun terlihat bekerja dan juga kalau lo gak di Apartement ya Di kampus, jadi kita kaget banget setelah tau kalau lo adalah pemilik Perusahaan Ini," ujar Edo


"Terkadang yang terlihat tidak seperti yang di pikirkan, begitulah Hidup. jadi jangan mudah percaya kepada orang yang baru di kenal," sebuah pesan terlontar dari mulut Devan.


"Ayo sayang kita naik ke panggung dan memberikan pelajaran kepada mereka yang sudah menghina kamu ," ujar Devan sembari menekankan kata-katanya itu.


Bagi yang pernah menghina Inge, sudah sangat ketakutan, mereka tidak bisa berbuat apa-apa, yang bisa mereka lakukan hanya pasrah dengan akibat dari perbuatan mereka itu.


Devan Dan Inge sudah berada di sana, pupus sudah harapan semua orang tua yang Ingin menjodohkan Anaknya Dengan Mr DP yang sangat kaya raya itu.


"Maaf bagi semuanya, karena kehadiran saya hari ini membuat semua kaget dan mungkin ada yang pingsan." ujar Devan membuka pidatonya.

__ADS_1


"Kenapa saya merahasiakan Identitas saya selama ini karena saya tidak mau kehidupan pribadi saya terusik dan merasa tidak nyaman hanya karena saya seorang Pemilik perusahaan,"


"Dan saya ingin mengenalkan wanita cantik di samping saya ini adalah Istri tercinta saya yang sebenarnya adalah anak dari Ayah dan ibu angkat saya yaitu pak Bondan Perkasa dan Ibu Nita sulastri pemilik Perusahaan Bintang Perkasa , saya harap kepada papa dan mama agar bersedia naik ke atas panggung," Ujarnya.


Semua melihat ke arah dua orang yang di panggil oleh Devan.


"Wah..penampilan mereka sangat sederhana ya, walaupun mereka sebenarnya orang kaya. namun mereka tidak berpenampilan mencolok seperti yang lainnya." ujar salah seorang Dari para undangan.


Ketika Bondan dan Nita hampir sampai di atas panggung, MC kocak Tadi bangun dengan sebilah pisau di tangannya hendak menikam Devan dari belakang akan tetapi pisaunya tidak sampai mengenai Devan kerena seorang anggota Herois Buster melihatnya dan langsung melemparkan jarum tepat di saraf otaknya sehingga MC itu menjadi kaku persis di belakang Devan.


semuanya berteriak histeris, saat melihat adegan itu dan mereka bernafas Lega karena Devan baik-baik saja sedangkan MC tadi sudah kaku di belakangnya.


" Maaf atas sedikit gangguan ini, Yang seperti ini lah yang saya takutkan, jadi kalian semua mengerti kan kenapa saya merahasiakan identitas saya, Dan mulai sekarang bagi siapa saja yang ingin mencelakakan saya dan keluarga saya akan bernasip sama seperti dia," ujar Devan yang membuat semua undangan kagum terhadapnya.


Dion mengode kepada beberapa petugas keamanan agar membawa MC itu ke sebuah ruangan di hotel tersebut dan mengikatnya.


Petikan Gitar terdengar dari samping Inge dan sebuah Lanpu sorot menyoroti mereka berdua.


Terlihat Devan memainkan Gitarnya dan menyanyikan sebuah Lagu dari Gruop Band supir pesawat itu yang judulnya *Sepanjang Hidupku *


🎵Hai dengan mu kini ku bahagia , Tak henti kau berbagi canda tawa, Hilangkan lelah gairah hatiku, Hadirmu mengubah arti hidupku.


Jadilah aku tawanan cintamu, ku serahkan semua untukmu, Kupenuhi semua yang kau inginkan, Tiada yang penting selain dirimu...

__ADS_1


🎶 Sepanjang hidupku hanya Ingin bersamamu Di setiap waktu, di setiap waktu.., Sepanjang hidupku tak ku relakan dirimu tuk tinggalkan aku, tuk tinggalkan aku..


🎵Sejuk kasihmu sampai ketulangku, Hingga detak jantungku kan berhenti, Senyum manismu sinari hatiku, Tulus setia cintaku hanya untukmu, Woo~~


🎶Sepanjang hidupku hanya Ingin bersamamu, Di setiap waktu, Di setiap waktu.. Sepanjang hidupku tak kurelakan dirimu tuk tinggalkan aku , tuk tinggalkan aku..


Wooo~Hooo~Wooo...


Devan mengakhiri liriknya dengan penuh perasaan Inge segera memeluk Devan dengan berurai air mata, dia sangat bahagia Devan menyanyikan lagu itu untuknya, Devan mengecup kening Inge. Lampu kembali menyala dan suara tepuk tangan mengema di seluruh gedung itu.


"I Love You my Wife.." ucap Devan mengecup bibir Inge Singkat


"I Love You Too my Husband.." Inge kembali memeluk Devan.


Mika dan Nia sampai meneteskan air matanya melihat betapa besar cinta Devan kepada sahabatnya itu, dan juga terlihat beberapa orang wanita juga sama seperti mereka.


"Bahagia sekali hidup Inge sekarang, dia sudah mendapatkan apa yang dia impikan, seandainya saja aku seperti dia, sungguh bahagia hidupku ini," Di pojokan Fania juga meneteskan air matanya melihat teman seperjuangannya itu.


"Oke..sudah selesai acara romantis-romantisannya, saatnya sekarang saya akan membagi kebahagiaan kepada kalian semua." ujar Devan yang masih merangkul istrinya seolah enggan melepaskannya.


"Seperti janji saya, saya akan mengumumkan promosi besar-besaran dan juga pemecatan secara tidak terhormat kepada orang-orang yang sudah memanipulasi Keuangan perusahaan selama ini sehingga membuat pendapatan perusahaan semakin menurun.Jadi mereka akan menanggung akibatnya ." ujar Devan dengan wajah seriusnya.


Semua pada berbisik, sapta ingin melarikan diri dan beberapa karyawan yang juga ikut andil mau meninggalkan tempat itu, Akan tetapi dengan sigap pasukan Ninja dan Herois Buster melempar jarum tepat ke urat saraf mereka sehingga mereka semua tidak bisa beranjak dari tempat duduknya.

__ADS_1


"Dan yang harus kalian tau tidak ada seorang pun yang bisa meninggalkan tempat ini tanpa izin dari saya," ujarnya dengan serigainya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2