
"Kok Mama bisa berpikiran gitu sih ?" tanya Zain.
"Emangnya apa lagi coba kalau kamu sudah berani membawa seorang gadis ke Rumah, kalau bukan buat jadi mantu Mama ," ujar Inge
"Mama Salah, aku bawa Indah ke sini hanya buat merawat aku ma, bukan buat jadi Mantu Mama, lagian aku gak suka sama dia, udah Bar -Bar nyebelin lagi, dia itu bukan tipe aku Ma,"
Tes...
Air mata jatuh di pipi Xindy yang baru sampai di pintu dapur, langkahnya terhenti saat mendengar ucapan Zain itu, dia pikir walaupun ingatan Zain belum kembali Zain sudah mempunyai rasa untuknya namun mendengar ucapan Zain yang seperti itu membuat harapannya hancur.
Xindy bersembunyi di balik Tembok, dia menghapus air matanya.
"Xindy..kamu harus kuat, jangan biarkan ucapan Zain menghentikan niatmu untuk membuat Zain mengingatmu kembali, Semangat Xindy..," ucapnya pada diri sendiri.
Dengan senyumnya dia melangkahkan kakinya menuju dapur.
"Waah Tante masakan nya banyak banget sih," tanya Xindy
"Eh Indah, sejak kapan kamu berada di sini ?" tanya Zain yang Khawatir Xindy mendengar ucapannya tadi.
"Kenapa emangnya, Pak Bos jelek-jelekin aku di depan tante ya ?"
"Enggak kok, ya kan Ma ?" ucap Zain gugup
"Enggak kok Indah, malahan dia muji-muji kamu dari tadi loh ," ujar Inge
"Emang pak Bos muji-muji aku ? pak Bos suka ya sama aku," ujar Xindy
"Enggak kok," ucap Zain
"Jadi pak Bos gak suka sama aku, aku pergi aja kalau begitu," ancam Indah
"Jangan dong, iya..iya..aku suka berteman sama kamu ," ucap Zain
"Cuma teman ?" tanya Xindy
"Emangnya kamu maunya apa ?" tanya Zain
"Aku maunya.... tapi gak apa-apa deh cuma teman, Kamu harus hati-hati loh, biasanya yang berteman sama aku bakalan jatuh cinta sama aku.." ucap Xindy, Zain mengerutkan keningnya.
"Ha..ha..ha..kok pucat gitu sih wajahnya, takut ya ?" ujar Xindy sambil tertawa melihat reaksi Zain
"Pede sekali kamu bisa membuat aku Jatuh Cinta sama kamu," ucap Zain sambil menundukkan pandanngan matanya.
"Ya iyalah, Indah gitu loh..! aku tebak nih ya sepertinya pak Bos sudah terjerat sama cinta OG yang cantik ini," ucap Xindy sambil menaik-naikkan Alisnya.
"Sudah-sudah ayo makan, jangan malah bercanda mulu dari tadi, kasian kan makanannya dari tadi nontonin kalian berdebat terus," ujar Inge
__ADS_1
Mereka pun akhirnya Makan dengan perasaan masing-masing, Inge sangat bahagia melihat Zain dan Xindy sudah akur, Xindy masih mengingat ucapan Zain tadi dan Zain merasa apa yang di katakan Oleh Xindy semuanya benar, dia sudah terjerat cintanya OG cantik di hadapannya itu namun dia tidak mau mengakuinya.
*
*
Pagi sudah Tiba, Xindy masih tertidur nyenyak di kamarnya, dia sedang bermimpi menjadi seorang putri yang di bawa ke sebuah Istana yang sangat megah dan di layani dengan sangat baik, dia di berikan sebuah kamar yang sangat indah dengan kasur terempuk yang dia belum pernah merasakan gimana rasanya tidur di atasnya.
Pangeran berjubah putih sedang duduk di samping tempat tidurnya dan tersenyum ke arahnya.
"Putri..Putri..bangun kita akan berjalan-jalan di taman Istana," ucap pangeran itu, Xindy tersenyum kearahnya.
"Hey..Indah bangun..Kita sudah telat nih mau ke kantor, kalau gak bangun gue tinggal nih ya," ujar Zain yang membuat mimpi Xindy buyar seketika, ternyata kata-kata yang di dengar Xindy tadi adalah suara Zain yang membangunkannya.
"Pak Bos tunggu..aku gak lama cuma lima menit," ucap Xindy lalu berhambur ke dalam kamar mandi.
"Lima menit ?, dia mandi atau ngapain, aku saja lima menit hanya cukup buat gosok gigi doang," ah biarlah, lebih baik aku turun saja duluan," ucap Zain lalu keluar dari kamar itu menuju Ruang makan.
"Loh kok sendiri, Indah nya mana ?" tanya Inge yang sudah menunggu mereka dari tadi.
"Dia masih mandi, malas amat tuh anak Ma, tadi saat Zain ngebangunin nya dia masih tidur, gimana mau jadi istri yang baik coba kalau begitu," ujap Zain sambil memakan Rotinya.
"Jadi kamu sudah berharap Indah jadi calon istri kamu gitu ?"
Uhuuk..uhuuuk..
Zain tersedak mendengar pernyataan Mamanya itu.
"Mama ngomong apaan sih, aku gak bermaksud Seperti itu tau ," ucap Zain
"Mama tau , kamu bukan mengharap dia jadi calon istri tapi sudah menjadi istri kan ," ujar Inge
"Udah ah capek ngomong sama Mama, aku pergi dulu ya Ma ," ucap Zain
"Loh Indahnya gimana ?
"Suruh naik taksi saja," ujar Zain.
Tak lama setelah kepergian Zain Xindy pun turun dari kamarnya, dia langsung menuju ke Ruang makan.
"Loh Zain nya mana Ma ?" tanya Xindy
"Dia sudah berangkat katanya ada meeting pagi," ujar Inge
"Terus aku gimana Ma ?"
"Katanya kamu di suruh naik taksi saja," ujar Inge.
__ADS_1
"Ya sudah Ma, aku pergi ke kantor dulu ya," ucap Xindy lalu salim sama Inge.
"Loh sarapannya ?
"Nanti di Kantor saja, Assalamuàlaikum ," ucap Xindy
"Waàlaikumsalam,"
Di pinggir jalan Xindy melihat ke kiri dan Ke Kanan namun tidak ada satu pun taksi yang lewat , tiba-tiba ada sebuah mobil yang tidak asing berhenti tepat di depannya.
"Hey gadis jorok, ngapain lo di situ ?" tanya Jo
"Gak lihat gue lagi nunggu taksi ," ucap Xindy
"Ha..ha..ha..lo mau naik taksi, punya duit lo ?" ledek Jo
"Punya lah...kan lo kemaren beli makanan gue," ujar Xindy
"Lo simpan saja uangnya, lo ikut sama gue saja, bayarannya lo buatin gue makan siang nanti," ujar Jo
"Emm enggak deh, rugi dong gue," ucap Xindy
"Loh kok rugi sih ?" tanya Jo
"Kan masakan gue tu harganya satu juta perporsinya, kalau gue naik taksi paling mahalnya cuma seratus ribu tapi kalau gue naik mobil lo gue rugi sembilan ratus ribu dong," ucap Xindy
"Perhitungan banget sih lo, sesama karyawan gak boleh perhitungan gitu," ujar Jo
"Maksud lo ?
"Setelah gue pikir-pikir gue akan terima tawaran Zain buat kerja di Perusahaannya," ujar Jo
Semua karna lo,, Batin Jo
"Jadi lo akan jadi Cleaning servis juga , Asik dong gue ada temannya," ucap Xindy
"Bhua..ha..ha.., Cleaning Servis kata lo ?, gak level tau gak ," ucap Jo sombong.
"Sombong amat lo Jo, Terus kalau bukan Cleaning Servis apa dong ?" tanya Xindy
"Jadi Asistennya Zain," ujar Jo
"Ooo Asisten...Apa..!!! Jadi lo akan ikut kemana pun dia pergi gitu," kaget Xindy
"Ya..semacam itu lah ,"
"Gawat..bisa-bisa penyamaran gue bisa terbongkar gara-gara si curut ini, gimana nih," Guman Xindy.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
🎂Met Milad miss N yang ke....jadi malu nyebutinnya...Semoga makin nambah banyak Fans dan banyak yang Coment...follow Ig miss N juga ya @miisniar88 @niar_dariani88