Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 42


__ADS_3

Devan sudah kembali ke Rumah sakit dengan membawakan dua porsi bubur ayam yang di inginkan Inge, setelah ini dia berencana mengerjai Inge, Dia sudah sampai di lantai lima dan segera menuju ruangan rawat Inge dengan dengan senyum merekah


Devan langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, Inge dan Mika jadi kaget dan langsung terdiam


"Kak Devan sudah kembali? cepat amat", tanya Mika gugup


Devan tidak menjawab dan segera menuju ke arah Inge dengan senyumnya yang manis


Degggg


..."Senyum itu,, apakah Kak Devan adalah orang itu,kenapa senyumnya mirip sekali dengan orang di mimpiku, Ah mana mungkin,,Kak Devan kan tinggal di Jakarta, gak mungkin kalau dia yang menyelamatkan aku waktu itu", Batin Inge...


Devan segera menyajikan Buburnya dan dia memberikan satu porsi lagi buat Mika


"Ini buat gue?" Devan mengangguk


"Makasih Kak Devan yang ganteng, Kak Devan memang baik hati dan perhatian deh", ucap Mika sambil menyambar bubur itu


Uhuuk...uhuuk...


Batuk Inge,Devan segera memberikan air kepada Inge. Devan senang Melihat Inge cemburu saat Mika memujinya


"Sini aku suapin", ujar Devan sambil mengambil bubur ditangan Inge lalu menyuapinya, Inge merasa risih tetapi dia menuruti saja kemauan Devan, dia tidak mau kebohongannya terbongkar kalau dia menolaknya


"Eeeuh,,mulai lagi deh, gak tau apa ada jomblo juga di ruangan ini, memang ya kalau lagi jatuh cinta dunia rasanya milik berdua, yang lainya cuma ngontrak", ucap Mika saat melihat adegan itu


Devan menatap Mika dingin, Mika pun bergidik


"Iya,,iya,lanjutin aja, gue akan cari udara segar dulu di luar", ucap Mika segera pergi dari ruangan itu


Inge ingin menahan Mika agar tidak pergi,tapi karena Devan sedang memandanginya dia mengurungkan niatnya


Devan terus menyuapi Inge, dan ada sedikit bubur yang nyempil di sudut bibir Inge, Devan lalu menyapu bibir Inge menggunakan jarinya,dan pandangan mereka pun bertemu


Deeeggg...


Suara jantung keduanya seperti arena pacuan kuda, tak terasa Devan mendekatkan wajahnya ke wajah Inge,makin lama makin dekat, Inge reflek memejamkan matanya dan ketika bibir Devan hampir menyentuh bibir Inge, pintu ruangan itu kembali terbuka,,mereka kaget dan segera menjauhkan wajah mereka satu sama lain.


Uppps...


"Sorry,,Hp gue ketinggalan", ucap Mika terus segera menyambar Hpnya dan keluar dari ruangan itu

__ADS_1


Suasana canggung pun memenuhi ruangan itu, wajah Inge jadi merona


Tanpa aba-aba Devan melanjutkan adegan tadi, dia langsung mencium bibir Inge dan mengecupnya dengan lembut, Inge kaget dengan apa yang di lakukan Devan,dia berusaha melepaskan ciuman Devan tapi tangan Devan menahannya, akhirnya dia pun terlena dengan apa yg di lakukan devan


Devan melepaskan ciumannya dan mengusap bibir Inge dengan lembut


"Ini latihan,nanti kalau kita sudah menikah kita akan sering melakukannya dan bahkan lebih dari ini", bisik Devan di telinga Inge


Devan beranjak lalu keluar dari ruangan itu dengan senyum kemenangannya, wajah Inge memanas ketika mendengar ucapan Devan,dia sangat malu dan dia segera berbaring dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut


Devan sangat senang sudah berhasil menggoda kekasihnya itu


"Ini belum seberapa sayang,,aku akan melihat sampai kapan kamu akan membohongiku ,aku akan membuat kamu mengakuinya sendiri", batin Devan


Melihat Devan sudah keluar dari ruangan itu, Mika yang memang dari tadi hanya duduk di luar segera masuk ke sana dan melihat Inge berada di bawah selimutnya


Mika mendekati Inge dan menarik selimut itu,


"Kenapa wajah lo merah kek gini, lo demam?" tanya Mika sambil memegang dahi Inge


"Tapi kok gak panas ya", ucap Mika binggung


"Gue malu dodol", ucap Inge menutupi wajahnya dengan kedua tangannya


"Gak gagal kok",ucap Inge reflek


Uppss...


Inge menutup mulutnya


"Apa!! gue gak salah dengar kan tadi lo ngomong apa?" selidik mika


"Jangan bilang setelah gue keluar tadi kalian ngelanjutin apa yg tertunda", ujar Mika


Inge mengannguk, dia langsung kembali menutup wajahnya


"Katanya gak cinta,,tapi mau mau aja disosorin kak Devan, emang sih wajah kak devan itu sangat mempesona,gue aja kalau di gituin gak bakalan nolak", ucap Mika memanas-manasi Inge


Inge langsung melotot ke arah Mika, Mika terkekeh


"Jangan melotot gitu napa, Gue gak akan ngerebut pangeran lo kok, lagian gue udah punya Om ganteng,,mana mungkin gue tergoda sama yang lain he..he..", ucap Mika cengengesan

__ADS_1


"Saran gue ya Nge, kalau lo cinta lo bilang aja,,jangan sampai nanti kalau udah di ambil orang lo baru mewek-mewek", ujar mika


"Siapa yg cinta sih", ucap Inge kesal


"Keliatan kali Nge, kayak gue baru kenal lo sehari aja, Kita udah sahabatan bertahun-tahun loh, gue udah hafal sama semua sikap lo", ucap Mika


"Jangan di pungkiri sebelum nanti lo menyesal", tambahnya


Inge memikirkan apa yg du katakan sama mika,


"apa gue udah beneran jatuh cinta ya sama Kak Devan,kalau iya tapi gimana dengan Dedemit gue, gimana dengan janji gue waktu itu, apa gue akan mengingkarinya,,Ah gak, gue gak mau menjilat ludah gue sendiri, tapi gue juga gak rela kalau Kak Devan di miliki orang lain, gimana dong", batin Inge saling berasumsi


"Kenapa lo bengong", ucap Mika menyadarkan Inge


"Gue binggung", ucap Inge


"Udah,, lo sama Kan Devan aja, Gue dukung seribu persen kok, lagian calon suami lo yang lo ceritain itu belom jelas asal usulnya,mending lo sama Kak Devan yg sudah jelas dan sangat mencintai lo", saran Mika


"Gue akan coba",sahut Inge


"Nah gitu dong, itu baru sahabat gue,,sekarang tinggal gue yang mengejar cintanya Om ganteng he..he..", ujar Mika cengengesan


"Lo genit deh,,dimana-mana itu cowok yang ngejar-ngejar cewek bukan sebaliknya", ucap Inge


"Hello!!! Lo hidup di jaman apa sih Inge, hari gini nunggu di kejar-kejar, yang ada gue jomblo seumur hidup",celutuk Mika


"Lagian dalam kasus gue, harus gue yang agresif,,Habisnya Om ganteng cuek-cuek bebek orangnya", ujar Mika


"Dia mana suka sama lo, lo nya genit kayak gitu sih,,yang ada dia malahan ilfiel sama lo", ujar Inge


"Eh jangan salah, walaupun genit gue tetap cantik kok, Cowok mana yang gak terpesona sama kecantikan gue yang paripurna ini, lagian gue genitnya cuma sama Om ganteng seorang ", ucap Mika Narsis


"Narsis lo", ujar Inge sambil menimpuk Mika dengan bantal


Bersambung...


miss N๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Jangan cuma dibaca, tinggalkan jejaknya juga ya Readers...


๐ŸŒน๐ŸŒนlike...coment...vote๐ŸŒน๐ŸŒน gratis kok๐Ÿ˜๐Ÿ˜

__ADS_1


love Uโคโคโค


__ADS_2