
"Apalagi gue," ujar Andi
"Gini-gini gue sudah punya kandidat calon pacar tau," ujar Andi
Dari arah pintu masuk terlihat Tata berjalan sendirian dengan anggunnya , Mata Andi terbelalak melihat betapa cantiknya dia beda sekali saat di kantor, penampilamnya acak-acakan dan tomboy.
Tak sadar Andi berjalan menuju ke arah Tata dan menhadangnya, dari balik jas nya Andi mengeluarkan setangkai bunga mawar merah yang di siapkan olehnya untuk di berikan buat Tata.
Tata mengernyitkan keningnya melihat Andi yang bersimpuh di hadapannya.
"Lo kenapa, kesambet lo," ujar Tata
"Gue kesambet cinta lo, terimalah bunga mawat ini," ucapnya Tata masih binggung, kkarena melihat Tata belum juga mengambil bunganya Andi berbisik padanya.
"Please jangan bikin gue malu sama mereka, gue taruhan sama mereka, nanti lo gue traktir makan di restorant mewah deh, lo jadi pasangan gue malam ini saja, please..." bisiknya
Tata tersenyum lalu menerima bunga dari Andi sambil tersenyum, Andi terpesona dengan senyumannya, biasanya Tata selalu jutek tak pernah ada senyum di bibirnya.
Sahabat-sahabatnya melongo melihat Andi berjalan bergandengan tangan dengan Tata. Andi dengan santainya melambaikan tangannya ke arah mereka.
"Apa gue gak salah Lihat Do, dia begitu mudahnya mendapatkan pacar, cantik lagi orangnya,, gue harus mendapatkan pacar juga hari ini," ujar Elang
"Sudah pergi sana , lo cari cewek yang masih Jomblo, kalau kita sih sudah punya pasangan," suruh Mika
Elang pun memisahkan dirinya dengan mereka.Edo dan Nia pun juga begitu kini hanya tingga Mika dan Inge di sana.
Dari kejauhan seorang penjaga keamanan yaitu salah satu dari anggota Herois Buster mendekat ke arah mereka.
"Hai...lo Inge kan ?" tanya gadis cantik berbalutkan pakaian petugas keamanan, Inge mengerutkan keningnya.
"Siapa ya.." tanya Inge, Gadis itu mendekatkan bibirnya di telinga Inge dan membisikkan sesuatu, Inge memelototkan matanya.
"Benarkah...mana mareka, gue sudah kangen banget sama mereka,"ucap Inge
__ADS_1
"Kangen-kangenannya nanti saja ya, kita-kita lagi menjalankan tugas penting nih hari ini." ujar gadis cantik yang bernama Fania itu.
"Wah..wah..wah..si Kismin mau kemana pun pastu temenan dengan si Kismin juga," ujar Meta yang datang bersama Sapta dan juga Cella sambil melirik ke arah Fania.
"Hari gini punya teman satpam ha..ha." Meta tertawa mengejek
"Ini nih kak, cewek yang tadi mempermalukan aku," adu Cella
"Ooo jadi gadis miskin ini yang membuat kamu kesal tadi, pantesan saja ya kamu kesal, kamu berhadapan dengan pembuat onar sih,"ujar Meta lagi
"Iya...masak dia tadi ngaku-ngaku Istrinya Mr DP, padahal kita semua tau kalau Mr Dp Itu hanya cinta sama aku,"
"Ha..ha..mimpi kali dia, dengan penampilan kayak gembel gini mau sok-sok an jadi Istrinya Mr DP, pacar lo yang miskin itu kemana ?, apa lo sudah bosan sama dia sampai-sampai lo kesini hanya ingin merayu Mr DP, jangan ketinggian berhayal Nge kalau jatuh sakit loh," ujar Meta
Wajah Mika memerah menahan marah saat Meta menghina Inge, dia mau menampar mulut cabenya Meta tapi Inge menahannya.
Inge berjalan dengan Elegant menuju ke arah mereka, dia berhenti tepat di hadapan mereka bertiga.
"Kita lihat saja nanti, siapa yang berkhayal terlalu tinggi di sini, dan gue akan pastiin kalian akan menyesal telah menghina gue,"ucap Inge
"Sudah gak usah di ladeni dia, kamu kembali bertugas saja, biar saya yang menghadapinya."suruh Inge, Fania mengangguk lalu kembali ke tempatnya.
Dari belakang Devan memeluk Inge sehingga Inge kaget,dia hampir saja menyikut Devan,tapi bau Farfumnya menghentikannya.
"Sayang..ada apa sih, apa mereka menganggu kamu lagi ya " tanya Devan
"Iya sayang, tapi gak usah di perdulikan mereka, kita ke sana yuk sayang," Ajak Inge.
"Ha..ha..Ternyata dia masih sama karyawan rendahan ini, kenapa juga tadi ngaku-ngaku mau jadi Istrinya Mr DP , dia mau kamu kemanakan Nge..Nge..." ujar Meta
"Iya Kak Meta, kasian sekali lo cowok tampan, cewek ini dibelakang lo mau menduakan lo, lebih baik lo sama gue saja," ujar Cella menatap genit ke arah Devan.
Sapta menyikut tangan Cella.
__ADS_1
"Iya..iya..aku gak lupa kok sama misi kita," sahut Cella
"Ingat Cella hari ini kamu harus bisa mendapatkan Mr DP, agar kehidupan kita terjamin," bisiknya
"Udah yuk sayang, kita ke sana ," ajak Devan, sedangkan Mika masih melongo di sana sendirian
"Inge...kak Devan tungguin gue dong,"Ujar Mika lalu mengikuti mereka dari belakang.
Melihat Devan sudah bersama dengan Inge, Andi,Elang dan Edo menghampiri mereka dengan pasangan masing-masing kecuali Elang yang masih belum punya pasangan.
"Hai Bro kemana aja lo?" tanya Andi
"Tadi gue ada urusan sebentar di luar,"jawab Devan
"Wah kayak orang penting saja lo Van, sok sibuk lo ," ujar Elang.
Tata kaget melihat keakraban mereka, dia tidak menyangka kalau Andi salah satu dari sahabat Bosnya itu. Memang dari awal cuma orang-orang kepercayaan Devan yang mengetahui kalau dia adalah Mr DP salah satunya adalah Tata yaitu adik dari sarah.
Seketika semuanya terdiam saat sebuah suara menggema di atas panggung, semua mata memandang ke arah panggung.
"Hai..hai..semua para Undangan..apa kabar semuanya, tentu sehat semua kan, kalau gak sehat pasti di rumah sakit dong dan tidak hadir disini," MC kocak membuka Acara dengan sangat semangat...
"Hari ini saya di beri tugaskan Cie..di beri tugas.."
Ha..ha.." sontak semuanya pada tertawa
"Hari ini saya berdiri di sini, untuk membuat kalian tertawa...dan tentunya akan membawa acara yang sangat spektakuler di tahun ini yang di adakan oleh Perusahaan Perdana Corperation dalam rangka menyambut kedatangan Pemilik Perusahaan besar ini yang sesungguhnya yaitu MR DP yang belum ada yang tau ataupun kenal siapa dia, bagaimana wajahnya...semuanya pasti penasaran bukan... ?" ujar MC tersebut..
"Ada yang tau...kalau ada saya kasih hadiah loh...ha..ha.." Ujar MC tersebut.
"Gak ada yang tau ?
"Kalau gak ada, sekarang kita sambit...eh kita sambut....Mr ....Simple... dari SUPER JUNIOR in Korea" semua Riuh, mereka pikir MC akan memanggil Mr DP akan tetapi dia memanggil salah satu Boy band ternama di Korea.
__ADS_1
Seketika suasana menjadi meriah, ada yang ikut berjoget, pasangan muda pun gak kalah hebohnya tidak ketinggalan pasangan Inge dan Devan, Edo dan Nia, Andi dan Tata , sedangkan Elang gigit jari...ha..ha..