Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 119


__ADS_3

Kami tidak mau kamu celaka nak, kalau sampai orang-orang tau kalau kamu itu anaknya Delon, karena...?" ucapan Nita terputus saat tangan Bondan memegang bahunya.


"Devan, sebaiknya kamu istirahat saja dulu, kamu mau ketemu dengan Inge kan, makanya kamu harus sembuh agar bisa melamarnya," ujar Bondan, mendengar nama Inge Di sebut, Devan kembali ceria dan menganggukkan kepalanya.


"Ma..Papa cari makan dulu ya, papa sudah lapar nih, heh kalian apa kalian gak lapar, ayo ikut om kita makan di luar," ujar Bondan


"Ya lapar lah om , ayok.." ucap Mika semangat kalau berhubungan dengan makanan.


Mereka pun pergi ke sebuah Cafe yang tidak jauh dari rumah sakit tersebut. Di rumah sakit tinggallah Nita dan Devan hanya berdua saja.


"Ma..Devan bahagia sekali sudah mengetahui kenyataannya kalau Devan dan Inge itu bukan saudara kandung, sekarang Devan hanya pengen cepat sembuh dan melanjutkan membuat kejutan buat Inge," ucapnya


"Itu gak mungkin Van, Hari wisuda sudah lewat dan pesta yang kamu siapkan buat Inge mungkin sekarang sudah bubar karena kalian tidak ada di sana," ujar Nita


"Devan akan buat semuanya di sini ma, karena Devan pertama kali bertemu dengan Inge di sini," ujar Devan


"Dan bukan Lamaran saja yang akan Devan Siapkan, tapi sekaliagus pesta pernikahan kami, mama setuju kan," tambahnya


"Kalau itu maunya kamu, mama setuju banget sayang, kebahagiaan mama karena Annisa sudah ketemu dan mendapat menantu seperti kamu, itu hal yang paling membahagiakan bagi mama sayang," ucap Nita lalu memeluk Devan.


"Makasih Ya ma, Devan sayang banget sama mama," ujarnya membalas pelukan Nita.


Sementara Dion sedang uring-uringan di Kampus Devan, dia berencana menghadiri acara wisuda Bos nya itu, tapi saat sampai di sana Devan dan teman-temanya tidak ada dan dia juga melihat Adiknya Nia, Inge dan Mika juga tidak berada di sana.


Dion sudah beberapa kali menghubungi Mika Dan Devan tapi ponsel mereka tidak aktif, kemudian Dion menghubungi Nia, dia yakin kalau Nia sedang bersama mereka sekarang.


Nia melihat ada panggilan telpon dari kakaknya itu, dia baru ingat kalau dia tidak Izin sama kakaknya tadi, Nia langsung mengangkat telpon dari Dion.


"Hallo kak...!


"Nia kamu di mana?"


"Aku di Bandung kak.."


"Apa..., ngapain kamu di Bandung, apa Mika bersama kamu juga ?"


Lah ujung-ujungnya malah Mika yang di tanyain, tapi ada untungnya juga sih, jadi akunya gak kena marah sama dia,, Batin Nia


"Nia kamu dengar kakak gak sih, apa Mika ada bersama kamu ?" tanya Dion

__ADS_1


"Cie..cie..kak Dion kangen ya sama Mika ?" goda Nia


Uhuukk..uhuuk...


Mika tersedak mendengar ucapan Nia, Andi langsung memberikan air buat Mika.


"Nia itu suara Mika kan ? , ganti VC ya," suruh Dion, Nia pun merubah panggilan telpon menjadi VC.


Yang pertama kali Dion Lihat adalah saat Andi meminumkan air ke mulut Mika,dan..


Tut..tut...


Panggilan telpon mati, Nia sengaja memutuskan sambungan telponnya. Dion sangat marah, dia membanting apa saja yang ada di depannya, Lalu Dion menelpon Tata.


" Hallo Tata, Lo lacak keberadaan Nia sekarang gak pakek lama dan lo share lokasi tepatnya ke gue," suruhnya.


Dion segera menuju mobilnya dan melajukannya dengan kecepatan tinggi menuju ke arah Bandung.


Sedangkan di Cafe itu Nia tertawa puas karena sudah mengerjai kakak nya itu.


Rasain kamu kak Dion, makanya kalau Cinta itu di utarakan, jangan di pendam terus jadi kebakaran jenggot kan lihat Mika dekat dengan cowok lain,, Batin Nia


"Iya Mik..Kak Dion nanyain Kamu," ujar Nia


"Beneran ?" tanya Mika dengan wajah Sumbringahnya, Andi yang melihatnya semakim teriris hatinya.


Sebegitu bahagianya Mika hanya karena pak Dion menanyakannya, mungkin aku memang tidak punya kesempatan lagi buat mendekatinya,, Batin Andi yang baru menyadari perasaannya ke Mika.


"Iya dong, mungkin dia sekarang sedang menuju kemari," ujar Nia


"Yeay...Om ganteng kemari, jadi tambah semangat gue nya," soraknya seperti anak-anak baru mendapatkan Hadiah.


"Lebay lo, gitu aja lo udah norak seperti itu," ujar Andi


"Diam lo Kendi, sirik aja lo sama kebahagian orang," ucap Mika, mereka semua di sana tertawa mendengar ucapan Mika


"Ha..ha..ha.., Lo panggil apa ? Kendi..parah lo Mik, masak Andi yang tampan lo samain dengan Kendi sih," tawa Elang Pecah


"Diam lo Burung, gue kerangkeng baru tau rasa lo ," ucap Andi

__ADS_1


"Diih dia marah, kayak cewek lo," ucap Elang


"Kayaknya ada bau-bau cinta segitiga nih," ucap Edo


"Sok tau Lo ?" ujar Andi, Mika mengerutkan keningnya


" Mana mungkin gue suka sama cewek bawel kayak Dia," ujar Andi


"Iya gue tau tipe cewek idaman lo kayak si Angel itu kan, cantik dan Jahat," ujar Elang


"Lo jangan ungkit-ungkit masa lalu Lang," ucap Andi marah


"Sudah..kok malah berantem sih, Di makan dong makanannya, kita harus cepat balik ke Rumah sakit karena Devan dan Istri Om juga pasti lapar di sana," ujar Bondan.


"Iya Om," ucap mereka barengan, Akhirnya mereka pun makan dengan Lahapnya karena memang sudah sangat lapar.


Dion masih dalam perjalanannya menuju Bandung, sebuah notif masuk ke ponselnya dan dia segera membukanya ternyata itu chat dari Tata yang berisi Alamat sebuah Rumah sakit di Bandung.


"Ngapain ya mereka di Rumah Sakit ya, siapa yang sakit ?" guman Dion, dia lalu menambah kecepatan mobilnya agar cepat sampai ke sana.


🌹🌹🌹


Di mansionnya Albert...


Semua barang-barang terlihat berserakan di Lantai, Albert merusak semua barang yang berada di depannya. Sam yang melihat itu sangat takut, baru kali ini dia melihat Bosnya itu marah seperti kesetanan saja.


Sam tidak berani bersuara, Dia hanya melihat saja apa yang di lakukan Bos Nya itu.


"Mr DP, Gue akan buat perhitungan sama lo, gue gak akan tinggal diam lo perlakuin seperti ini," ucapnya


"Sam..cari tau siapa sebenarnya MR DP itu, dan kumpulkan orang-orang yang pernah menjadi musuhnya, kita akan buat perhitungan dengannya.


Sam kaget mendengar ucapan Boss nya itu, jangankan buat melawan siapapun yang mendengar namanya saja sudah Jiper duluan, Sam tidak yakin kalau ada yang mau bekerjasama denganmereka untuk menjatuhkan Mr DP itu.


"Bos Apa gak sebaiknya kita jangan cari masalah dengannya, karena sudah kita ketahui siapa saja yang menentangnya akan berakhir dipenjara atau..." ucapan Sam terputus dia khawatir untuk melanjutkan ucapannya.


"Atau apa ?"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Like ...Coment...dan Vote Dong Readers..


__ADS_2