Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 22


__ADS_3

"Siapa bilang dia gak mau, orang gue tampan gini, malah lebih tampan dari lo," ujar Rico narsis


"Bhua..ha..ha.. memang bener sih lebih tampan si Rico dari Lo Tang," ujar Gatot tak bisa menahan tawanya melihat raut wajah Bintang.


"Diam lo Jamblang," ujar Bintang


"Eh..lo jangan asal manggil dia gitu, entar yayang dia marah loh," ujar Andi


"Yayang ?, siapa yayang dia?


"Siapa lagi kalau bukan si Unta," ujar Andi


"iiiih amit-amit gue , gue masih normal kali," ujar Gatot


"Eh kenapa lu bawa-bawa nama gue sih, emang ada apaan ?" tanya Juki yang hanya mendengar sekilas namanya di sebut karena dia asik dengan ponselnya.


"Tu yayang lo ngambek tuh," ujar Andi


"Yayang..siapa Xindy ?


"Bukan, Tuh.." tunjuk Andi ke arah Juki


"Anjirrr..lu Ndi, emang gue cowok apaan, masak jeruk makan jeruk, lagian kalau dia cewek pun gue ogah, gak lihat tuh kulitnya gosong gitu,"


"Eh Onta lo pikir gue mau sama lo, di bayar berapapun gue mah Ogah taau gak," ujar Gatot


"Udah dong, kalian ini kenapa sih, gue pusing tau dengar kalian ngoceh mulu, lebih baik gue masuk aja ke kelas, Ayo Rico kita masuk," ajak Xindy


"Cie..cuma Rico aja nih yang di Ajak masuk," Goda Rangga


"Kasian amat sih nasib lo Tang, sepertinya Xindy ada rasa tuh sama si Rico," ujar Kamal


"Yayang Xindy..gue mau ikut juga..tunggu Mas," ujar Bintang sambil mengejar mereka.


"Ha..ha..ha..ngenes amat sih nasib sahabat kita itu, kalau gue jadi dia gue mah mundur alon-alon agar gak terlalu sakit nantinya," ujar Rangga.


"Udah yuk kita masuk juga," ajak Juki sambil mengandeng Gatot.


"Cie..cie..udah baikan nih, baru tadi berantem," ujar kamal


"Apaan sih Lo, gue bisa jalan sendiri kali," ujar Gatot melepaskan pegangan tangan Juki


"Siapa tau nanti lu kesasar, lu kan gelap," ujar Juki


"Dasar Onta, badan gue yang gelap tapi hati gue terang benderang tau,"


"Ha..ha..tu hati apa lampu pijar ha..ha..," Tawa Juki pecah


"Au ah..." Gatot pergi meninggalkan juki yang masih tertawa di sana.

__ADS_1


Di Kelasnya Xindy sedang ngobrol dengan Rico, Seorang wanita Cantik pun masuk ke kelas itu , semua mata melihat ke arahnya termasuk Rico, Rico sangat kaget melihat Wanita itu yang ternyata adalah temannya saat di kampus dulu.


Bidari ?, ngapain dia di sini,, Batin Rico


Rico menutup wajahnya dengan bukunya sehingga Xindy melihat perubahan wajah Rico.


"Kenapa lo, kok gugup gitu. Lo kenal sama dia ?" tanya Xindy


"Iya..dia itu Teman kakak ku, dia dari Jakarta juga," ujar Rico


"Ooo kalau begitu bagus dong," ujar Xindy, Rico tersenyum


"Oke anak-anak, kenalkan saya guru Bahasa Inggris kalian yang baru mengantikan pak Restu yang sedang sakit," ujar Bidari


"Nama saya Bidari, saya berasal Dari Jakarta. Di antara kalian apa ada yang sudah mengenal saya," tanya Bidari, Xindy mengangkat tangannya


"Iya kamu, apa kamu mengenal saya sebelumnya ?" tanya Bidari


"Bukan saya bu tapi dia," ujar Xindy sambil menunjuk ke arah Rico.


"Hey kamu kenapa kamu menutup wajah kamu dengan buku itu ," ujar Bidari


Rico perlahan membuka buku itu sambil tersenyum ke arah Bidari


"Zain...


"Kamu Zain kan ?" tanya Bidari


"Kak Bidari ini selalu saja begitu, selalu salah mengira kalau saya mas Zain," ujar Rico


"Emangnya Zain punya adik ya kok gue gak tau sih, gue akan cari tau nanti," guman Bidari lalu melanjutkan mengajarnya.


Bidari menutup bukunya lalu mengakhiri pelajarannya hari ini.


"Oke Class kita akhiri sampai di sini saja hari ini, untuk tugasnya nanti kumpulkan di Rico, Rico..nanti waktu istirahat kamu keruangan saya sebentar," ujar Bidari


"Baik Bu," ucap Rico


Mau apa sih Bidari menyuruh gue ke Ruangannya, mencurigakan,, Batin Rico


Bel Istirahat sudah berbunyi, semua pada pergi ke kantin begitu pula dengan Xindy dan teman-temannya.


"Lo gak ke kantin Ric," tanya Xindy


"Tadi kami dengar sendiri kan Bu Bidari nyuruh aku ke ruangannya," ujar Rico


"Eh iya gue lupa, udah lo ke sana aja dulu kalau sudah kelar urusan sama Bu Bidari lo nyusul aja ke kantin ya," ujar Xindy


"Iya sayang," ujar Rico membuat mata Xindy melotot

__ADS_1


"Lo kalau mau pergi ya pergi aja, jangan merayu Yayang gue dong," ucap Bintang


"Pede di pelihara lo Tang," ujar Rico lalu bergegas menuju ke Ruangannya Bidari


Sampai di sana Rico mengetuk pintunya perlahan.


"Masuk..


Sebuah suara yang berasal dari ruangan itu menyuruhnya masuk, Rico pun masuk ke sana. Bidari perlahan bangkit dari duduknya lalu segera meluk Rico


"Bu Bidari apa-apaan sih, main peluk-peluk orang saja," ucap Rico berusaha melepaskan pelukan Bidari, tapi Bidari malah megeratkan pelukannya


"Zain, lo gak bisa bohongin gue, lo Zain kan," ujar Bidari


"Kalau iya kenapa, lo gak ada hak peluk-peluk gue ngerti," Zain melepaskan pelukan Bidari


"Kenapa lo nyamar jadi anak SMA sih Zain, Lo kan punya perusahaan, kenapa lo lakuin ini ?"


"Bukan urusan Lo Bidari, Ingat jangan sekali-kali lo mencampuri urusan gue kalau tidak mau lo celaka," Ancam Zain lalu pergi dari sana.


"Gue yakin lo gak akan tega sama gue Zain, gue akan cari tau alasan lo menyamar seperti ini," Guman Bidari


Rico alias Zain melangkah ke Kantin, dia tersenyum melihat Xindy dari jauh sedang tertawa bersama Juragan Kambing nya. Rico langsung menghampiri Xindy.


"Eh pindah dong lo, gue mau duduk di samping Xindy," Rico menyuruh Bintang pindah


"Enak aja lo, lo aja yang duduk di sana," ujar Bintang, Kamal duduk di samping Xindy segera pindah.


"Rico lo duduk di sini saja, biar gue yang pindah," ujar Kamal


"Makasih ya Kamal, lo emang Best Friend gue," ujar Rico


"Udah jangan banyak bacot lo, makan sana tu Xindy sudah pesanin makanan buat lo," ujar Kamal.


"Benarkah...! Makasih Xindy sayang, lo emang calon Istri yang sholeha," ucao Rico


Uhuukk...uhuukk...Bintang tersedak


"Kenapa lu Tang, makanya makan tu pelan-pelan, jadi tersedak kan," ujar Juki lalu mengambil minuman buat Bintang.


Dari arah sebuah meja terlihat beberapa kakak kelas yang memperhatikan mereka.


"Ish..ganjen banget tu cewek, berasa cantik aja dia di kelilingi banyak cowok, dasar gadis gak bener," ujar seorang gadis yang sengaja mengejek Xindy, siapa lagi kalau Burung kutilang alias Franda


"Iya.. dasar genit dia, malahan masih cantikan lo Fran dari dia," sahut Lula


Juragan kambing mau bangun untuk memberi pelajaran sama mereka tapi Xindy menghalanginya, namun Rico sudah bangun duluan dan berjalan menuju meja mereka, melihat wajah tampan Rico Franda terpesona dengannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2