Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
Eps 81


__ADS_3

Mereka sudah sampai di kantin kampus, Di sana terlihat ada Elang,Luna ,Andi dan Edo yang lagi makan di meja yang berada di pojokan Kantin itu. Luna yang melihat Bisma yang baru saja datang dengan Inge dan Nia segera bangun dan menghampiri mereka.


"Sayang..maaf ya tadi gak nunggu kamu, abisnya trio nyebelin itu langsung bawa aku ke kantin," ngadu Luna pada Bisma


"Lebay lo Lun, tadi aja waktu Bisma belom datang lo biasa-biasa aja, gak lebay kayak gitu," ucap Andi masih melanjutkan makannya.


"Tu kan sayang, Mereka nyebelin banget kan, masak aku di katain begitu sih," ucap Laura Manja, Inge dan Nia rasanya mau muntah saja melihatnya.


" Eh ada Bidadari pujaan hati babang Elang nih sudah datang, mari Sini duduk di samping Babang," ucap Elang sambil menarik kursi yang ada di sampingnya buat Nia, Nia kemudian duduk Di sana.


Edo yang melihat adegan romantis-romantisan itu malah membuang mukanya ke arah lain.


"Hadeeuh..panas banget ya udara di sini, benar gak Do ?" ucap Andi yang melihat perubahan wajah Edo. Edo tidak menyahutnya, Dia masih melanjutkan makannya.


"Bidadariku kamu mau pesan apa, biar babang pesenin," ujar Elang yang membuat wajah Edo semakin memerah.


"Aku mau makan Bakso, tapi aku kayaknya harus ke toilet dulu deh," ucap Nia sambil beranjak dari sana menuju toilet.


"Gue sudah selesai makannya, gue pergi dulu," ucap Edo yang juga beranjak dari sana.


"Kayaknya ikan sudah mendekati pancingnya, kita tunggu saja ikan melahap umpannya," ujar Elang tertawa puas


"Kak Elang jago banget Aktingnya, Kak Elang is the best deh, semoga mereka cepat jadian ya," ucap Inge


"Kalian lupa ya,, gue juga ikut andil loh," Ujar Andi gak terima kalau Inge hanya memuji Elang


"Iya..iya dua jempol juga buat Kak Andi," ucap Inge sambil memperlihatkan dua jempolnya


"Kalian ngomongin apa sih dari tadi, apa tadi pancing dan ikan, maksud kalian apa sih gue jadi binggung," ujar Luna yang dari tadi menyimak pembicaraan mereka.


"Putri salju gak Perlu tau, Sudah romantis-romantisan aja sama Bisma sana," ucap Andi yang membuat Luna kesal.


"Kalian gitu ya sekarang, mentang-mentang sudah ada Inge kalian main rahasia-rahasiaan sama gue,"ujarnya dengan wajah di buat sedih.


"Sayang..kita pergi yuk dari sini, aku udah gak mood di sini," ucap Luna manja

__ADS_1


"Tuh kan jadi ngambek kan anak orang, kak Andi sih ngomong begitu sama dia , gue jadi berasa gak enak nih sama Luna." ucap Inge


"Tenang aja Inge sayang, Luna itu aktingnya melebihi si Elang, kita-kita sudah gak akan tertipu lagi sama Aktingnya dia, dia gak akan marah kok hanya karena hal sepele kayak tadi, palingan itu cuma alasan Dia saja agar bisa berdua-duaan sama Bisma." ucap Andi


"Siapa yang lo panggil sayang," Sebuah suara yang berasal dari belakang Andi mengejutkannya.


"Mati gue..pawangnya ternyata sudah datang," ucap Andi keceplosan. Devan menatap lekat ke arah Andi, sedangkan Elang malah tertawa melihat mereka.


"Mampus lo Ndi, lo ngomong gak lihat kiri kanan dulu, kalau kek gini gue gak ikutan ya," ujar Elang sambil berlalu.


Kini tinggallah Inge,Devan dan Andi yang sudah menundukkan wajahnya.


"Lo belum jawab pertanyaan gue, siapa yang lo panggil Sayang," ujar Devan Dingin


"Gue tadi manggil Elang sayang,"


"Sayang tungguin gue ada macan ngamuk," teriaknya sambil berlari mengejar Elang yang sudah pergi.


"Honey jangan gitu ah sama kak Andi, aku gak suka," ucap Inge


Sampai di sana Devan mendudukkan Inge di Singgasananya yang biasa dia pakai untuk istirahat. Devan mendekatkan wajahnya ke wajah Inge dan saat bibir mereka hendak bersentuhan ada yang berdehem.


Heemm..


Mereka kaget ternyata di sana bukan hanya ada mereka tetapi ada orang lain juga.


"Siapa itu ?, cepat keluar ," bentak Devan


Dari arah Dapur keluar Elang dan Andi dengan wajah polosnya menghadap ke arah Devan.


"Ngapain kalian di sini ?"


"Lah kok tanya kita ? kita kan udah dari tadi di sini," ucap Elang


"Iya nih,, kok salahin kita, lagian kalau mau berduaan cari tempat yang orang gak tau biar gak terganggu," ujar Andi, Devan menarik nafas panjang, Rencana mau ngasih hukuman buat Inge tidak berhasil karena dua curut pengganggu itu.

__ADS_1


Melihat kekasihnya itu lagi kesal Inge berinisiatif membuatkan minuman yang bisa membuat Devan kembali relax, dia segera menuju dapur yang ada di sana. Dia melihat-lihat di lemari dapur, beruntung ada minuman serbuk coklat berada di dalam lemari itu. Dia akhirnya membuat coklat hangat buat Devan dan teman-temannya.


Sementara Edo yang tadi duluan pergi dari sana tidak langsung menuju ruangannya akan tetapi dia mengikuti Nia diam-diam.


Edo menunggu Nia keluar dari toilet, saat Nia sudah keluar dia segera menarik tangan Nia dan membawanya ke sebuah ruangan kosong yang tak jauh dari sana.


Edo menarik kuat tangan Nia sehingga nia meringis kesakitan, dan saat sudah berada di dalam ruangan itu Edo menghempaskan Nia di dinding dan mengukungnya.


"Kak Edo..ngapain Kak Edo bawa aku kemari ?


Nafas Edo memburu antara marah dan terlalu bersemangat.


"Ada hubungan apa lo sama Elang ?" setelah Edo menjernihkan pikirannya dia mulai bertanya


"Maksud kak Edo apa ?


"Gue tanya apa hubungan lo sama Elang hah," suara Edo meninggi, Nia menatap mata Edo yang memerah, entah kenapa bukannya Nia takut malah semakin berani.


"Kak Edo cemburu ?" tanya Nia masih menatap lekat manik mata Edo. Edo yang mendapat pertanyaan seperti itu melepaskan kungkungannya dan berbalik menyembunyikan wajahnya akan tetapi Nia malah memegang kedua lengan Edo dan menghadapkan kembali ke arahnya.


"Kenapa Kak Edo Diam, ayo jawab," Edo menatap lekat mata Indah Nia


"Iya..gue cemburu saat lo berdua sama Elang, gue cemburu saat Elang menghentikan mobilnya di tengah jalan, gue cemburu saat dia mengandeng tangan lo di rumah sakit, gue cemburu saat dia merayu lo,..." ucapan Edo terputus saat Bibir Nia sudah menempel di bibir nya.


Edo terdiam sesaat dan akhirnya mulai membalas ciuman Nia, wajah keduanya merona. Beberapa saat kemudian Nia melepaskan ciumannya lalu Dia berlari keluar ruangan itu dan meninggalkan Edo sendirian disana yang masih mematung.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...


miss N😘😘😘


Like..Coment...Vote


Rate Bintang lima ya😊😊😊


Makasih🙏🙏🙏 Love U All❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2