
"Kalau begitu ayo kita adu Tarung, kita Tanding di Aula Gimana ?" tanya Xindy
"Hai..hai..apa yang sedang kalian obrolin, kelihatannya serius amat ," tanya Yuki yang baru datang dan menghampiri mereka.
"Anak ingusan ini mengajak gue bertarung, belum tau dia siapa gue ," ujar Arman.
Yuki mendekati Xindy dan memperingatkan dia agar membatalkan niatnya itu.
"Xindy, lo yakin mau adu tarung sama dia, Arman itu jago beladiri loh, sebaiknya lo batalin saja niat lo itu,"
"Lo tenang saja Yuki, gue gak suka lihat dia begitu, seolah-olah hanya dia saja yang hebat di Kampus ini, orang seperti dia mesti di kasih pelajaran," ucap Xindy yakin.
"Tapi...!
"Percaya sama Xindy Yuk, gue tau Xindy, jadi lo gak usah khawatir ya ," ucap Bintang sambil memegang bahu Yuki.
"Gimana kak, apa kakak terima tantanganku ?" tanya Xindy pada Arman
"Oke gue terima tantangan lo, kita tanding di Aula sekarang juga ," ucap Arman
"Gue tunggu lo di sana ," ujarnya lalu pergi.
"Xin, lo serius ??
"Iya Yuki..gue gak pernah seserius ini, gue sudah lama gak ngebunuh orang ," ucapnya santai
"Apa...!!!
"Gak usah kaget gitu lagi, Xindy gak sekejam itu kok, biar dia beri pelajaran sama Si Arman agar Arman tidak semena-mena lagi sama orang," ujar Bintang, Yuki percaya sama Keyakinan Bintang, Karena Bintang sudah mengenal Xindy lama dan dia juga pasti sangat tahu dengan kemampuan Xindy .
"Xin lo gak usah deh sampai adu tarung sama kakak senior, takutnya lo sendiri nanti yang kalah dan malu," ucap Liora
"Kalau gue kalah itu wajar karena gue memang Jinior, tapi kalau gue menang kan bisa membuat orang-orang yang sama seperti dia kapok dan tidak semena-mena lagi sama anak baru kayak kita ," ujar Xindy
"Terserah lo deh, yang penting gue sudah ingatin lo," ucap Liora pasrah.
Semua Mahasiswa sudah berkumpul di Aula untuk menyaksikan pertarungan antara Arman dengan Seorang Mahasiswi baru yang belum mereka kenal.
__ADS_1
Arman sudah siap dengan Karategi nya, Dia memulai pemanasan dengan melompat-lompat kecil di atas Panggung Aula itu.
Dari arah pintu Aula datang seorang Gadis dengan pakaian yang sama dengan yang di pakai oleh Arman, semua mata memandang ke arah gadis cantik itu yang tak Lain adalah Xindy.
"Eh lihat, bukankah itu mahasiswa baru yang kena hukuman itu ya, berani sekali dia menantang Kak Arman yang sama-sama kita tau jago karate itu."
"Iya..sayang sekali wajah cantiknya itu akan babak belur di tangan Kak Arman."Ujar yang lainnya
Xindy hanya tersenyum mendengar ucapan mereka, Sedangkan Arman masih saja melakukan pemanasan di sana, Xindy mulai menaiki panggung itu, suasana menjadi riuh.
keduanya saling membungkukkan badannya, kemudian pertarungan di mulai.Awalnya Xindy hanya menghindar saja ketika Arman mulai menyerangnya, karena kurang gesit sebuah pukulan mengenai perut Xindy sehingga dia terjatuh di lantai.
Suara teriakan dan sorakan kembali terdengar, senyum mengejek terbit di bibir Arman.
"Gimana apa kita Lanjutkan atau kamu sudah menyerah ??" tanya Arman mengejek.
"Ini baru permulaan kak, jangan merasa menang dulu ," ucap Xindy sambil tersenyum.
Mereka kembali adu keterampilan karatenya, Xindy masih saja menghindar dari pukulan Arman namun di saat Xindy melihat Arman tenaganya terkuras di saat itu lah dia mulai menyerang Arman bertubi-tubi sehingga membuat Penonton ternganga melihat Aksi Xindy itu.
Bintang bersorak menyemangati Xindy di ikuti oleh Yuki dan Liora, seketika suasana gedung Aula itu Riuh karena seluruh Mahasiswa Baru ikut bersorak menyemangati Xindy.
Gila kuat sekali gadis ini, gue belum pernah bertemu dengan orang sekuat dia Di pertarungan selama ini, Gue salut sama dia ternyata dia tidak hanya omong doang,, Batin Arman
"Gue nyerah...!"ucap Arman pelan
Xindy kemudian melepaskan Arman, seketika seluruh Penonton berhambur ke arah Xindy dan mengangkatnya tinggi-tinggi, mereka semua salut dengan kehebatan Xindy yang bisa mengalahkan Arman si Sabuk Hitam Karate yang selama ini tidak ada tandingannya.
"Gue terharu Liora, ternyata Xindy bisa mengalahkan Arman, gue gak nyangka dia sekuat itu, siapa dia sebenarnya ?" ujar Yuki
"Gue juga Yuk, mulai hari ini Xindy adalah Idola gue," ujar Liora sampai meneteskan air matanya.
"Kalian gak usah heran, Xindy itu Juara Karate tingkat Nasional sejak dia masih SD, tapi dia tidak menampakkan kekuatannya di hadapan yang lain, hanya kita sahabat-sahabatnya saja yang tau siapa dia sebenarnya ," ujar Bintang
"Benarkah..!!, gue bangga bisa menjadi temannya," ucap Yuki
"Emang Xindy sudah bilang kalau lo adalah temannya ??" tanya Bintang, Kening Yuki berkerut karena heran dengan ucapan Bintang.
__ADS_1
"Maksud lo apa ?? kan kita sudah ngobrol asik tadi, berarti kita teman dong sekarang," ujar Yuki
"Kak Bintang Bilang kalau Xindy sulit sekali berteman dengan cewek, tapi gue beruntung karena tadi dia bilang kalau gue temannya," ucap Liora
"Ooo berarti gue akan memaksa dia agar dia mau jadi teman gue ," ucap Yuki yang membuat Bintang kaget, Dia pikir Yuki akan menjauhi Xindy namun perkiraannya meleset karena Yuki ternyata malah mau memaksa Xindy untuk jadi temannya.
"Kenapa lo Bengong, lo gak percaya sama kemampuan gue untuk memaksanya?" tanya Yuki pada Bintang yang terlihat tak percaya itu.
"Lo perhatikan baik-baik ya..," ucap Yuki kemudian berjalan menuju ke arah Xindy yang masih di kerubungi oleh mahasiswa yang memujinya.
"Permisi..permisi semuanya, gue pinjam Xindy sebentar ya ," ucap Yuki lalu mengandeng tangan Xindy menuju ke arah Bintang.
"Xindy...dengan segala kerendahan hati lo, lo mau gak jadi teman gue ," ucap Yuki sambil bersimpuh di hadapan Xindy dengan nada memohonnya.
"Ha..ha..ha..lo ngapain sih Yuki, gue berasa di lamar tau gak ," ujar Xindy tak sanggup menahan tawanya melihat Tingkah Yuki.
"Kata calon suami gue, lo sangat susah berteman sama cewek, makanya gue begini agar lo mau menjadi teman gue ," ujar Yuki
"Memang bener sih apa yang Bintang katakan, tapi gak segitunya lagi, gue mau kok jadi teman lo, Lo kan bukan cewek ," ucap Xindy, Yuki mengerutkan keningnya.
"Maksud gue bukan cewek biasa gitu ," ralat Xindy
"Ooo kirain gue di anggap Cowok he..he..," ucap Yuki
"Tuh lihat kan, berarti lo harus lakuin apa yang gue mau ," ucap Yuki pada Bintang
"Loh memangnya gue ada bilang gitu ?" tanya Bintang
"Kagak sih, tapi gue yang buat peraturan dan lo harus ngikutinnya karena lo sudah salah ," ucap Yuki
"Ogah..dasar cewek pemaksa..," ucap Bintang lalu pergi dari sana.
"Bintang...tunggu...!!
Yuki mengejar Bintang dari belakang, Bintang menyadari kalau bahaya mendekatinya langsung menghindar dengan berlari menjauhi Yuki, namun bukan Yuki namanya kalau tidak mengejarnya, Adegan kejar-kejaran seperti di Film Bollywood pun terjadi.
Xindy dan Liora tertawa terbahak-bahak melihat tingkah mereka yang kekanak-kanakan itu.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...