Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 111


__ADS_3

"Sayang kok main bisik-bisik sih,ngomongin apaan sih gak asik tau gak ?" ujar Xindy


"Gak ada sayang, ini hanya urusan laki-laki saja. tidak usah di pikirkan ya ," ujar Zain


"Oh ya Tante kedalam dulu ya, kalian nikmati saja makanannya," ujar Susan kemudian pergi dari sana.


Ketika mereka sedang makan ponsel Zain berdering, Zain melihat kalau Jo yang menelpon mereka. Dan dia langsung mengangkatnya.


"Iya ada apa Jo?


"Zain Lo di mana sih, kenapa hari ini Lo enggak masuk Kantor ?" tanya Jo


"Memangnya kenapa kalau gue enggak masuk kantor, suka-suka gue lah Jo. Memangnya ada hubungan apa sama Lo?


"Bukan begitu Bro, kalau lo enggak masuk Kantor gimana gue mau pergi belajar dong, gue kan masih belum khatam kayak Lo, Lo sih enak mendapat keringanan dari Xindy, Lah gue masih saja harus menghafal satu AlQuran,"


"Itu sih derita Lo Jo, lagian Lo sih ngebet banget kepengen Nikah sama Kinara," Zain menyalakan speakers Ponselnya.


"Ya iya lah Zain, gue sudah cinta mati tau enggak sama kinara, gue enggak mau ada orang lain yang duluan melamar dia dan sepertinya gue tidak sanggup kalau hidup tanpa dia ," ujar Jo


"Bisa aja Lo curut, Gombal banget sih," ujar Zain


"Gue enggak Gombal Zain, Gue jatuh cinta sama dia sejak pandangan pertama di Lampu merah ketika dia menyanyika sebuah lagu Khasidah yang menyentuh hati gue ," ucap Jo


"Cie..cie..mas Jo So Sweet banget sih sama Kinara ," Goda Xindy yang membuat wajah Kinara merona.


"Eh ada Xindy juga ya di sana, Jadi malu gue sama Xindy gara-gara Lo Zain," ujar Jo


"Bukan hanya aku mas Jo, di sini juga ada Kinara Loh ?"


"Tut..tut...


"Yah di matiin, pasti malu tuh dia, Dasar Jo..," ucap Zain


"Cie..cie..ada yang cinta mati nih sama teman kita yang satu ini," goda Liora


"Apaan sih Lio, aku malu tau enggak di godain seperti itu.


"Gak usah malu kali, kalian sih enak sudah punya calon Suami, Lah gue masih Jomblo aja sampai sekarang, Sedih gue ," ujar Liora


"Lo milih-milih sih Orangnya," ucap Xindy


"Kagak Kok, gue enggak milih-milih. Memang kagak ada yang mau sama gue, lihat penampilan gue saja cowok pada kabur,"

__ADS_1


"Masak sih, kalau begitu gue bantu cariin gimana ?" tanya Xindy sambil mengirim Chat kepada seseorang.


"Boleh, asal sama dengan kriteria gue," ujar Liora


"Susah Lio kalau mengikuti Kriteria lo, pasti Lo maunya yang kayak Calon suami gue kan ," ucap Xindy


"He..he..Lo tau aja sih Xin, tapi mereka gak bakalan mau sama gue, buktinya Mas Zain saja gak ngelirik gue sama sekali," ujar Liora


"Ngarep lo ," ucap Zain


"Tuh kan Xin, lihat saja dia kejam banget sama gue," ujar Liora


"Lagian sih Lo merayu Zain di depan pawangnya, coba rayu di belakang," ujar Bintang


"Pasti mau ?" tanya Liora


"Pasti di Jambak Lo sama Xindy ha..ha..," Liora cenberut mendengarnya, Bintang tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Liora.


"Lio coba kasih tahu gue gimana kriteria cowok idaman lo selain seperti Mas Zain,"


"Emmm gimana ya, gue enggak muluk-muluk sih, yang penting tampan, baik, Tinggi dan tulus sayang sama gue,"


"Itu saja, kalau cowoknya miskin gimana ?


" Emmm sepertinya gue ada deh calon yang cocok buat lo," mereka yang ada di sana tersenyum melihat ke arah belakang Liora, akan tetapi Liora belum menyadarinya.


"Beneran Xin, siapa ?


"Coba deh lo lihat ke belakang, apa dia Cocok sama Lo ," Suruh Xindy


Liora menoleh kebelakang dan dia langsung membalikan wajahnya lagi kearah Xindy lali langsung menutup wajahnya dengan tangannya.


"Eh kenapa Lo Lio, lihat penampakan apa Lo ,"


"Xindy Lo ngerjain gue, gue malu banget tau gak sih, sejak kapan dia ada di belakang gue ?" Ucap Liora pelan.


"Sejak Lo ngoceh-ngoceh panjang lebar tentang kriteria cowok Lo, Gimana Cocok enggak sama kriteria lo ," tanya Xindy


"Sialan Lo Xin, gue malu tau gak sih," Liora masih menutup wajahnya.


"Hai Dit, masih berdiri aja Lo, ayo duduk di dekat Liora," ujar Zain


"Baik Pak Zain,"

__ADS_1


"Kalau lagi di Luar Kantor tidak usah panggil Pak Dong, panggil Zain saja, karena semua teman Xindy adalah teman gue juga ," ujar Zain.


"Duh baek banget sih mas Zain ku ini ," ujar Xindy


"Iya sayang aku memang baik kok dari dulu malah, kamu saja yang tidak melihat kebaikan aku ," ujar Zain


"Iya..iya..terserah kamu saja deh mas," ucap Xindy


"Lio..lihat dong ke arah Radit, kasian loh dia sampai lirik-lirik kamu seperti itu, dia sudah mengharap kamu menatap dia dan mengatakan iya padanya," goda Xindy


"Apaan sih Xin, dia belom nembak juga ," ucap Liora yang sudah membuka tangan dari wajahnya tapi belom menoleh ke arah Radit, Radit hanya senyum-senyum saja mendengar ucapan Liora.


"Tuh Dit, kode tuh segera tembak di sini saja," ujar Xindy semakin gencar mengoda mereka.


"Jangan di sini, aku lagi nyiapin moment dan waktu yang tepat Bos Cantik, malu kalau rame ," bisik Radit


"Ooo itu terserah Lo sih, yang penting kalian sudah tau perasaan masing-masing, Oh ya sekarang kita ke Persoalannya Bintang, Rencana Lo gimana Tang ?" tanya Xindy


"Gue rencananya akan melamar Yuki secara Resmi, kita kan di jodohin maka gue berencana begitu," Jelas Bintang


"Oh begitu, Gimana dengan kalian apa ada Ide ?" tanya Xindy


"Kak Bintang Lamar saja Yuki di menara Eiffel Paris, pastinya Yuki semakin cinta deh sama Kak Bintang," ujar Liora


"Yeay..itu kejauhan Liora, yang dekat-dekat saja ," ujar Xindy


"Kalau di pantai Gimana ? sambilan Piknik gitu," usul Kinara


" Sepertinya Oke juga," ucap Xindy


"Tapi itu terlalu biasa, yang lain dong yang lebih greget gitu ," ujar Liora


"Sayang Gimana kalau tempat yang pernah aku bawa kamu ketika aku masih Amnesia dulu," Zain mulai memberi idenya.


"Ferfect...Aku setuju, Deal ya di tempat itu," ucap Xindy yang mengundang tanda tanya di kepala mereka semua.


"Di mana tempatnya Xindy, kita kan tidak tahu ," Liora yang penasaran membuka suara


"Kalian semua Ikut saja, Nanti tahu sendiri," ucap Xindy sambil tersenyum ke arah Zain.


"Lo enggak asik tau Xin, giliran Ide nya Mas Zain saja Lo langsung setuju ," ujar Liora kesal.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


udah mampir belom di Dendam Sabg Pewaris..sepertinya banyak yang belom mampir ya 😩


__ADS_2