
"Saya itu calon Mertuanya Xindy ," ujar Inge
"Berarti Tante adalah Mamanya Rico dong Tan ?" tanya Bintang
"Jadi kamu kenal juga sama anak Tante ?"
"Iya Tan, waktu Di Surabaya kita pernah sekolah bareng sama Xindy Juga," ujar Bintang
"Ooo berarti kamu salah seorang dari sahabat-sahabatnya Xindy apa ya namanya..e..Ju..Ju..apa ya, kenapa saya bisa Lupa ya, he..he..he..maklum Tante sudah tua," ujar Inge
"Jurangan Kambing Tante ,"
"Nah itu dia..Juragan Kambing, kamu kambingnya kan ?" canda Inge
"Ha..ha.ha..tante ini bisa saja bercandanya, Juragan Kambing itu singkatan dari nama kami semua Tan, JUKI, RANGGA, ANDI, KAMAL, BINTANG dan GATOT Tante...," jelas Bintang
"Loh Jadi sahabat Xindy Cowok semua ?" ujar Inge kaget
"Iya Tan, sejak Sekolah tidak ada seorang cewek pun yang mau berteman dengannya karena Xindy anak orang Miskin, tapi kami semua sangat senang bisa menjadi sahabat karibnya Tante," Bintang mulai mengenang kenangan mereka semasa SMA dulu,"
"Tante jadi merasa penasaran deh sama mereka semua, Oh ya..Tante kok jadi lupa ya, padahal tadi tante ingin bertanya ada perlu apa kamu mengajak Xindy bertemu malam-malam begini ?" tanya Inge
"Begini Tante, karena Kita mau menikah nih ya, kita rencanannya mau mengajak Xindy dan Rico ikut bersama kita ke Surabaya, sambil Reunian gitu ," ujar Bintang.
"Tante sih Yes kalau untuk Xindy namun kalau Untuk Zain Tante bilang No ,"
" Zain..?? siapa lagi tu ?
"Zain itu ya Rico anak Tante, Namanya Zain Erico Perdana," jelas Inge
"Ooo aku pikir kakaknya Rico he..he..," ucap Yuki
"Kenapa Tante melarang Rico untuk Ikut Tan, padahal Dia pasti tidak akan mengizinkan Xindy ikut bersama kita kalau Rico tidak ikut juga ," ujar Bintang
"Tante tahu, Tante sangat mengenal anak Tante itu, namun itu semua menjadi urusan Tante, yang penting kalian besok duluan saja ke Bandara, kita akan berangkat menggunakan Jet Pribadi Tante agar tidak mencurigakan," ujar Inge
__ADS_1
"Apa..!!! Jadi kita akan pergi dengan Jet pribadi, Aaaa...aku seumur-umur belom pernah naik Jet semewah itu Tante, ini bakalan jadi pengalaman pertama bagi aku," ucap Yuki antisias.
"Ya sudah, besok ketika kalian di bandara akan ada orang yang menuntun kalian ke sana, jadi sambil menunggu Kami datang kalian bersenang- lsenang lah terlebih dahulu di sana , Baiklah karena sudah larut malam , Tante mohon pamit dulu ya, sampai jumpa besok ," ucap Inge lalu pergi dari sana.
"Sayang...aku sudah gak sabar deh naik Jet pribadi keluarga Perdana, dari dulu aku hanya melihatnya saja di Bandara, jarang loh ada orang seberuntung kita bisa mencoba menaiki Jet pribadi super mewah itu," ujar Yuki
"Kamu lebay ah sayang, aku sih gak terlalu antusias ya, kan sama saja mau kita naik Jet pribadi ataupun Naik pesawat biasa, kan sama-sama terbang, kalau Jet Pribadi itu meluncur kayak Roket baru Luar biasa namanya ," ujar Bintang
"Iiih kamu ya gak bisa lihat orang seneng dikit aja, ya sudah ayo kita pulang ," ajak Yuki,Mereka pun pulang ke rumahnya.
Sementara Zain masih memikirkan Penyakit Mamanya Itu, Terkadang dia termenung berurai air mata di pipinya, tapi dia sebagai anak satu-satunya tidak boleh Cengeng karena Mamanya pasti sangat sedih nanti ketika melihat dia menangis.
"Aku harus segera menghafalkan Surat Ar-Rahman sebagai mahar Xindy nantinya. Aku akan buktikan kepada mereka kalau aku juga bisa menghafalkannya dan ketika Mama dan Xindy pulang aku akan segera menikahi Xindy ," ujar Zain pada dirinya sendiri
*
*
Seorang Pemuda Jangkung terlihat sedang mengecek ban motornya di pinggir jalan, Dia menendang Ban Motor tersebut dan terlihat pula kakinya kesakitan karena tidak siap mendapat serangan balasan dari Ban itu.
"Apa gue tinggal saja ya, tapi ini kan Motornya Bos cantik, nanti kalau dia bertanya gue harus jawab apa ?" ujat Radit kemudian dia duduk di Trotoar dekat dengan Motornya.
Sebuah Mobil menepi lalu si pemilik Mobil turun dari mobilnya.
"Hai..kenapa dengan motornya ?" tanya Seorang gadis cantik yang sudah berdiri di depan Radit.
"Eh Liora...ini nih ban motornya Kempes, malah bengkelnya masih jauh lagi ," ujar Radit
"Kamu ikut aku saja yuk, nanti aku minta orang bengkel buat tambal bannya dan nganterin ke rumah kamu," ajak Liora
"Apa gak apa-apa nih di tinggal di sini, nanti ada yang ngambil gimana?" ujar Radit
"Takut amat sih motornya di Curi, lagian siapa juga yang mau ngambil motor bannya kempes begitu," ujar Liora
"Bukan apa-apa nih Liora, ini motor punya Bos Cantik, aku kan sebagai pemakainya harus bertanggung jawab dong benar gak ," ujar Radit
__ADS_1
"Iya juga sih apa yang kamu bilang, ya sudah aku telfon orang bengkel dulu biar mereka ngambil motornya dulu baru sesudah itu kita pergi," ujar Liora lalu mengambil ponselnya kemudian menghubungi .
Setelah Motornya di ambil mereka pun segera pergi dari sana, Radit Binggung ketika dia di bawa oleh Liora ke sebuah Restorant mahal yang tidak jauh dari sana .
"Kenapa kita ke sini Liora ?" tanya Radit
"Kita makan dulu ya ," ujar Liora hendak turun dari mobilnya
"Tapi Liora, ini Restoran mewah, pasti harga makanannya mahal, aku gak sanggup untuk membayarnya," ujar Radit terus terang, Liora suka gaya Radit yang apa adanya itu.
"Tenang saja Dit, aku yang traktir kok ," ujar Liora lagi
"Tapi aku kan cowok masak di traktir sama cewek sih, aku seperti kehilangan harga diri gitu, gimana kalau kamu aku traktir makanan yang murah tapi wenaknya mantul,"
"Dimana itu ?" tanya Liora
"Ayo masuk lagi, kamu bawa saja mobilnya nanti aku yang ngarahin ," ujar Radit
Liora kembali melajukan mobilnya dan akhirnya mereka sampai di sebuah angkringan yang menjual bermacam-macam makanan.
"Nah di sini tempatnya, selain Murah, enak juga bersih loh, gak kalah kan sama Restoran mahal," ujar Radit
Liora melihat tempat itu dengan takjub, dia baru tahu kalau ada tempat seperti itu di sana.
"Ayo duduk ," ujar Radit lalu menarik tangan Liora untuk duduk namun Liora yang hilang keseimbangan terduduk di pangkuan Radit sehingga tangan Radit reflek memeluknya agar Liora tidak terjatuh.
Degg...
Detak jantung keduanya berdetak lebih kencang dari biasanya, mereka terdiam sesaat.
"Cie..cie..menang banyak tuh si mas nya ," ucap Salah satu pelanggan yang sedang makan di sana.
Liora mendadak bangun sehingga kepalanya menabrak hidung Radit.
"Awww...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...