Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 34


__ADS_3

Nia segera menelpon Mika kembali


"Hallo Mika,,kamu segera ke rumah sakit X, kita ketemu di sana", ucap Nia langsung memutuskan sambungan telponya


Mika yg mendengar kata rumah sakit langsung lemas, tapi dia segera bangkit dan menuju ke ruangan Bu Sarah utk meminta izin...


"Tok...tok..."Mika mengetuk pintu


"Masuk", ucap Sarah


"Maaf Bu Sarah, saya mengganggu", ucap Mika


"Kamu segera ke rumah sakit X", ucap Sarah


"Loh kok Bu Sarah tau kalau saya mau ke sana", tanya Mika


"Tadi seseorang sudah menghubungi saya dan bilang kalau Inge di rawat di sana, saya mengizinkan kamu untuk menemani Inge dan kamu jangan fikirkan tentang pekerjaan,,kamu fokus saja merawat Inge", ucap Sarah


"Tapi? " ucap Mika binggung


"Kalau Inge sudah sembuh kamu boleh masuk lagi bekerja di sini", ucap Sarah lagi


"Makasih Bu", ucap Mika reflek memeluk Sarah


"Eh maaf Bu.M", ucap Mika


"Gak apa-apa kamu segera pergi sana",suruh Sarah


Mika segera mengambil tasnya dan langsung menuju rumah sakit


Saat Mika sampai di rumah sakit , sudah ada Nia disana yg menunggunya


mereka pun segera melangkah ke ruangan yg di beritahukan sama Informan Nia


Mika mencoba mengetuk pintu, dari dalam ada yg membukanya


"Lo kan yg kemaren di cafe sama Om ganteng",ucap Mika kaget


"Mungkin kita salah ruangan nia?" ucap Mika lagi,kali ini di tujukan ke Nia


"Kita gak salah ruangan", ucap Nia sambil segera masuk ke dalam


Mika mengikutinya, saat melihat Inge yg terbaring lemah dengan selang ventilasi masih terpasang di hidungnya seketika Mika dan Nia berhambur ke arahnya


"Inge !! kenapa lo bisa begini,,bangun Nge jgn tinggalin gue, gue gak akan sanggup kalau gak ada lo", ucap Mika sambil mengoyang goyang tubuh Inge


"Klw lo masih begitu lo bisa membunuh inge", bentak Devan sambil menarik pergelangan tangan Mika agar menjauh dari Inge


"Lo siapa sih", tanya Mika


Devan tidak menggubris pertanyaan Mika dia terus merapikan selimut Inge


Nia menarik tangan Mika agar mengikutinya keluar dari ruangan itu


"Kenapa lo tarik gue kesini?, gue masih mau berada di dekat Inge", ucap Mika kesal pada Nia


"Jangan cari masalah sama dia", ucap Nia


"Emang dia siapa sih ?" tanya Mika


"Dia itu senior kami di kampus",ucap Nia sambil duduk di bangku yg ada di sana

__ADS_1


Mika ikut duduk di samping Nia


"Emang ada hubungan apa dia sama Inge ?" tanya Mika penasaran


"Aku juga gak tau, tapi aku curiga klw mereka itu pacaran", jawab Nia


"Gak mungkin", ucap Mika tak percaya


"Inge bilang ke gue kalau dia gak punya pacar dan lagian dia udah punya calon suami, yach,, walaupun dia belum pernah ketemu ama calon suaminya itu", jelas Mika lagi


"Dia belom pernah ketemu calon suaminya??maksudnya gimana sih, aku binggung", ujar Nia


"Aduh gimana ya cara jelasinnya, gini deh,,intinya Inge udah punya calon suami", jawab Mika


Tiba-tiba pintu terbuka dan nampak lah Devan keluar dari ruangan itu menghampiri mereka


"Nia dan kamu,,siapa nama kamu", tanya Devan sambil menunjuk kearah Mika


"Mika,, kak", jawab Mika


"Gue titip Inge sebentar sama kalian dan ingat Mika, jangan ulangi lagi perbuatan lo tadi",ucap Devan dingin


"Emang kak Devan mau kemana ?" tanya Nia


"Gue mau ketemu sama Dion sebentar", jawab Devan


Mendengar nama Dion di sebut, Mika langsung subringah


"Kak Devan !!" panggil Nia,,Devan menoleh


"Titip salam buat Om ganteng ya,,bilang sama dia klw Mika titip Sarangheo", ujar Mika bernada genit dg jarinya membentuk hati


"Uhuuk...uhuuk..."Nia tersedak


"Gak apa-apa,, uhuk..uhuk..",ucap Nia masih terbatuk


"Gak apa-apa gimana? lo batuk-batuk gitu", ucap Mika


"Beneran aku gak apa-apa kok", ucap Nia lagi


Devan yg melihatnya tersenyum dan segera meninggalkan mereka yg lagi asik dengan obrolannya


"Yach... kak Devannya udah pergi kan", ucap Mika kecewa


"Ini semua gara-gara lo,,padahal gue belom habis kata-kata yang mau gue titip buat om ganteng pangeran gue",ucap Mika lemah


"jadi mika suka sama kak dion,,hadeeuh...Dunia terasa sempit sekali ya..." batin nia


"memang lo ada hubungan apa sama kak dion..."selidik nia


"dia itu suami masa depan gue..."ucap mika sambil tersenyum


"suami...??tanya nia


"iya...dia itu calon suami gue...yach walaupun dia blom mengakui klw gue calon istrinya.."ucapnya lagi


"maksudnya..."tanya nia


"lo cerewet ya...dari tadi nanya2 mulu,,udah berasa kayak di interogasi gue..udah yuk..kita masuk...ajak mika segera menarik tangan nia masuk kedalam ruangan dimana inge di rawat


🌹🌹🌹

__ADS_1


Devan sekarang berada di kantin rumah sakit bersama dion...


"gimana ...lo sudah menyelidikinya...??tanya Devan


"iya...ternyata kecelakaan itu sudah direncanakan..menurut CCTV sebelum inge keluar dari kampus motor itu sudah menunggu di sana dan ketika melihat inge keluar motor itu langsung melaju kencang ke arahnya...padahal inge masih dipingir jalan mau menyeberang..."jelas dion


"sudah gue duga..."ucap devan


"tapi siapa kira2 dalang dari kecelakaan itu ya..??tanya dion


"itu tugas lo...lo cari tau siapa dia,,siapapun orangnya gue gak akan mengampuninya.."ucap devan sambil bangkit dari tempat duduknya..sebelum dia pergi dia menggoda dion terlebih dahulu


"dion...ponakan lo nitip sesuatu buat lo.."


"apa...??tanya dion binggung karena memang dia gak punya ponakan


"sarang heo ...ha..ha..."ucap devan membentuk jarinya seperti hati lalu tertawa sambil berlalu


dion yg baru menyadari maksud devan ponakannya yg mana..wajahnya langsung merah..


"Devaaaan...!!! teriaknya


sementara devan yg mendengarkan dion berteriak tersenyum dan terus saja berjalan menuju ruangan di mana inge di rawat..


sampai di sana dia langsung masuk keruangan itu..dia melihat nia sudah tertidur di sofa dan mika tidur sambil duduk di kursi dekat brankar Inge


devan membangunkan nia...dengan menepuk pundaknya..seketika mata nia terbuka..


"eh..kak devan sudah kembali...??ujarnya


devan mengangguk...


"nia...kembalilah kerumahmu..jangan membuat kakak mu khawatir.."ucap devan


"kakak sudah tau kalau aku di sini.."ucap nia


"iya kak devan tau...tapi suasana rumah sakit tidak baik untukmu,lagi pula sudah ada kak devan dan mika di sini menemani Inge..."ucapnya


"kak devan nia boleh nanya serius gak...??ucap nia


"mau nanya apa..??tanya devan


"kak devan kenapa sih perhatian banget sama inge..padahal kan kak devan anti banget sama yg namanya cewek.."ujar nia


"karena kak devan cinta sama dia..."ucap devan datar


"jadi...kak devan sama inge pacaran..??"tanya inge


devan mengangguk...


"sejak kapan...??tanya nia lagi


"tadi pagi.."jawabnya


"tapi kan...mika bilang inge sudah punya calon suami..."ucap nia


"iya...kakak tau..."ucapnya


"terus kenapa kak devan mau pacaran sama inge ..??


"kamu cerewet sekali ya...kayak dion,,udah sana pulang...nanti dion ngamuk.."ujar devan sambil mendorong nia ke depan pintu...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2