
"Gimana mau ikut gak nih ?" tanya Jo
"Boleh deh, tapi gratis kan ?
"Iya..gratis kok asalkan makanannya nanti gratis juga, lagian lo jual makanannya mahal amat ," ujar Jo
"Ya sudah deh, karena lo juga karyawan di sana gue gratisin makan siang hari ini, hitung-hitung nyambut partner kerja baru," ucap Xindy
"Hanya hari ini doang ?
"Buat besok dan seterusnya lo harus bawa bahan makanan sendiri kalau mau di masakin,"
"Kalai itu sih gampang, dari pada gue harus bayar satu juta per porsinya mendingan begitu saja, ya udah ayo masuk ntar telat lagi," ajak Jo
Xindy lalu masuk ke dalam mobil Jo dan merekapun berangkat ke Kantor.
Sampai di Parkiran Kantor, Leni melihat kalau Xindy turun dari mobil Jo.
"Itu kan si gembel, kenapa dia bisa bareng pak Jo ya, gue Foto aja kali ya, barangkali bisa buat bukti kalau dia ada main sama pak Jo hi..hi..," ucap Leni yang masih berada di dalam mobilnya.
Xindy dan Jo masuk perusahaan Bareng sehingga membuat karyawan-karyawan yang melihatnya pada bergosip
"Eh lihat tuh si OG baru, sama siapa ya dia, keren banget ?" ucap salah seorang OG yang sedang membersihkan Loby bersama temannya.
"Iya..kemarin sama Radit sekarang malah sama cowok ganteng itu, jangan-jangan dia ada main sama tu cowok," ucap temannya.
"Huss jangan sembarangan ngomong kalian, dengar-dengar Cewek itu sedang dekat dengan pak Bos juga, jadi kalian harus hati-hati kalau mau ngomongin dia ," ucap temannya.
Xindy sempat mendengar percakapan mereka,Namun dia tidak memperdulikannya malahan Jo yang kesal mendengarnya.Jo mau melabrak mereka namun Xindy melarangnya.
"Kenapa sih lo melarang gue untuk menegur mereka ?
"Percuma, itu hak mereka menilai gue apa saja, yang penting kan gue gak ngelakuinnya Jo, sudah yuk kita Ke atas saja ," ajak Xindy
Jo sangat terkesima mendengar ucapan Xindy itu, dia tidak menyangka kalau Xindy yang bar-bar bisa tahan mendengar ocehan para OG tadi.
Saat sampai di lantai 23 mereka disuguhkan denga Ekspresi wajah Zain yang memerah menahan marah sedang berdiri di depan Lift.
"Lo ikut gue," ucap Zain sambil menarik tangan Xindy lalu membawanya ke ruangannya.
Jo binggung melihat sikap Zain yang sepertinya sedang kesal itu dan tiba-tiba saja menarik tangan Xindy seperti itu.
"Leni Zain kenapa sih, kok dia seperti kesal gitu ?" tanya Zain pada Leni
__ADS_1
"Gak tau ," ucap Leni singkat
Sementara di dalam Ruangan itu Zain duduk di sofa berhadapan dengan Xindy yang sedang bingung dengan sikap Zain saat itu.
Zain menatap tajam ke arah Xindy seolah meminta penjelasan darinya.
"Pak Bos kenapa ?" Xindy memberanikan diri untuk bertanya,Tatapan Zain masih seperti awal tadi ketika mereka duduk di sana.
"Pak Bos kenapa sih sebenarnya, seram tau gak kalau wajahnya gitu," ucap Xindy lagi
Zain mencekal kedua lengan Xindy sehingga membuat Xindy sedikit meringis kesakitan.
"Aww..lepasin pak Bos sakit tau," ucap Xindy namun Zain masih belum bergeming tapi cekalannya sedikit mengendur.
"Apa hubungan kamu dengan Jo ?" satu pertanyaan keluar dari mulut Zain yang membuat Xindy mengernyitkan keningnnya lalu tertawa terbahak-bahak.
"Ha..ha..ha..
Kini giliran Zain yang binggung melihat Xindy tertawa seperti orang kesurupan itu.
"Pak Bos ini lucu deh, kepo amat urusan orang, lagian Kok pak Bos pengen tau sih ada hubungan apa aku sama mas Jo, emang apa hibungannya sama pak Bos, Pak Bos cemburu ya ?"
Zain tersentak karena memang apa yang di katakan oleh Xindy semua benar, kenapa dia harus kepo urusan mereka dan juga kalau pun mereka ada hubungan itu pun bukan urusannya.
"Loh kok pergi sih, apa Pak Bos gak mau tau ada hubungan apa aku sama Mas Jo ?" tanya Xindy
Zain masih saja diam dan pura-pura melihat ke arah Komputernya.
Xindy berjalan menuju ke arah Kursi Zain dan mendekatkan mulutnya ke Telinga Zain.
"Aku sama Mas Jo itu saling....Rahasia ?" ucap Xindy lalu berlari keluar dari sana.
Zain mendengus kesal kerena sudah di kerjai oleh Xindy. Namun dia masih penasaran dengan hubungan mereka.
"Sebenarnya ada hubungan apa sih Indah sama Jo, kok gue jadi panas gini ya melihat Foto tadi, gue harus cari tau langsung dari Jo," guman Zain.
Saat Xindy keluar dari ruangan itu Sontak Jo mengikutinya dari belakang. Xindy segera menuju ke Ruangan Alat kebersihan dan mengambil peralatan tempurnya. Di saat dia keluar dari sana dia melihat ada Jo yang sedang menunggunya di luar.
"Eh Mas Jo, ada apa nih , nungguin gue ya ?" tanya Xindy
"Pede sekali lo, gue mau ambil minum tau," ucap Jo
"Oh bukan nungguin gue ya, oke gue kerja dulu, minggir dong," ucap Xindy lalu keluar dari sana namun tangannya di cekal oleh Jo, Reflek Xindy memelintir tangan Jo sehingga Jo meringis kesakitan
__ADS_1
Aawwww...
"Eh Sorry gue reflek ," ucap Xindy lalu melepaskan pelintiran tangannya.
" Kuat banget sih tenaganya, lo pikir tangan gue apaan, main pelintir -pelintir aja, untung gak patah ," Jo meniup-niup tangannya.
"Habisnya lo ngapain sih main pegang-pegang tanpa permisi, untung gak kena bogem mentah gue, kalau sampai gue gak bisa nahan diri tadi udah meledak tu telor, awas gue mau kerja dulu," ujar Xindy sambil melirik ke area bawah Jo.
Jo bergidik melihat tatapan Xindy itu, dia sontak minggir dari jalan Xindy.
Sebuah senyum terbit di bibir seseorang yang dari tadi sudah kesal duluan mendengar ucapan Leni kalau Jo mengikuti Xindy ke sana.
"Eh Pak Bos..ngapain ngejogrok di situ, ngintip ya ?
"Enak saja, ngapain aku ngintipin kamu, aku mau panggil Jo, Jo..lo.ikut keruangan gue," ujar Zain lalu pergi ke Ruangannya.
"Iya..iya.., Indah nanti jangan lupa masakin gue ya ," ujar Jo lalu mengikuti Zain dari belakang.
Xindy menganggukkan kepalanya kemudian mulai bekerja membersihkan semua Lantai yang ada di sana.
Di Ruangan Zain...
"Jo..gue gak mau bertele-tele, gue mau tanya ada hubungan apa lo sama Indah ?" tanya Zain
"Maksudnya ?" tanya Jo Bingung
Zain memperlihatkan Foto yang di berikan oleh Leni tadi kepada Jo.
"Ooo itu..gue maunya sih Indah jadi pacar gue, tapi Indah sepertinya gak merespon gue Bro, sepertinya gue harus Lebih ekstra lagi berusaha untuk mendekatinya." pancing Jo
"Jangan...!" ucap Zain Reflek
"Jangan..maksud lo apa Bro ? jangan-jangan lo juga suka ya sama Si Indah," ujar Jo
"Kagak..gue kagak suka sama dia, tapi Mama gue sudah jodohin dia sama gue, jadi lo jangan deketin dia lagi," ujar Zain
"Bagus dong kalau gue deketin dia, Kan lo gak suka nih sama dia, jadi nanti lo punya alasan untuk menolak perjodohan ini ," ujar Jo
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mampir Dong di Novel baru aku judulnya
DENDAM SANG PEWARIS
__ADS_1
Lucu dan menegangkan...😁