
"Maaf Wati tadi kak Xindy telat pulang sekolahnya," ucap Xindy
"Sekarang kak Xindy aja yang cuci piringnya, Wati gak mau lagi, Wati sudah capek," ucap Wati sambil melempar baskom di tangannya lalu bangun dari duduknya dan pergi dari sana.
Xindy hanya bisa mengelus dadanya melihat anak dari pemilik warung itu.
"Sabar Xindy..sabar.. Anggap saja ini sebuah cobaan agar kamu lebih kuat lagi kedepannya," ucapnya lalu mulai mencuci piring-piring itu.
Xindy menyeka peluhnya, akhirnya selesai juga pekerjaannya itu, dia masuk kembali ke dalam warung, Saat melihat Xindy datang pemilik warung langsung memberikan sepiring nasi lengkap dengan lauknya.
Tiba-tiba Wati mencomot ayam goreng dari piringnya Xindy.
"Ayam ini buat aku, kan kak Xindy tadi telat datangnya, jadi hari ini makan ikan saja," ucap Wati langsung memakan Ayam itu.
"Wati, kenapa kamu ngambil ayam gorengnya Xindy, kamu ya kebiasaan kali tadi kan kamu sudah makan ayamnya, itu jatahnya Xindy, cepat kembalikan," suruh pemilik warung itu.
"Bodo..," ucap Wati lalu pergi dari sana
" Maaf ya nak Xindy, Ayam goreng kamu di ambil sama wati, dan maaf juga ayamnya sudah habis, kamu makan pakai ikan aja ya hari ini ," ujar Pemilik warung itu.
"Gak apa-apa bu, pakai ikan pun juga enak kok " ucap Xindy yang membuat Ibu itu tersenyum lalu mengambil ikan goreng dan menaruhnya di piring Xindy.
Xindy memulai makan siangnya yang sudah telat itu, jam menunjukkan pukul tiga sore saatnya Xindy Nongkrong sama Juragan Kambingnya.
Dia langsung bergegas pulang kerumah dan mengganti pakaiannya lalu segera pergi ke tempat Tongkrongan mereka,Tak lupa Xindy membawa buku pelajaran untuk di baca di sana.
Xindy Dan Juragan Kambing sering belajar Bareng di tempat Tongkrongan, selain itu juga mereka selalu membahas kegiatan amal mereka.
Tak lama Xindy sudah sampai di tempat itu, tempat yang sangat strategis dan nyaman untuk di buat sebagai Bas camp mereka yaitu sebuah saung di pinggir sawah yang tak jauh dari rumah Xindy.
Sepasang mata memperhatikannya dari kejauhan , Xindy tidak merasakan kalau ada yang mengikutinya, dia lempeng saja jalannya dengan handset di telinganya.
"Tuh Xindy datang ," ucap Kamal kepada yang lainnya.
"Xindy..." mereka berhambur mau memeluk Xindy, Xindy Reflek memasang kuda-kuda sehingga mereka menghentikan niatnya untuk memeluk Xindy.
Sebuah senyum terbit di bibir sosok yang mengikuti Xindy tadi melihat Xindy yang sepertinya pandai beladiri itu, tapi dia juga tak suka kalau Xindy nongkrong bareng enam cowok-cowok kece itu.
"Kalian sih, hampir saja kena bogemnya Xindy kan," ujar Bintang
"Eh Tang itu kan tadi idenya Lo, kenapa lo nyalahin kita," ucap Andi
__ADS_1
"Iya nih, Tadi dia yang ngusulin buat meluk Xindy," ucap Juki
"Gue kan cuma ngusulin, kenapa juga kalian mau," ujar Bintang cengemgesan.
"Yeay.." ucap mereka barengan sambil menoyor kepala Bintang.
"Eh Juk..lo udah sembuh ya ," tanya Xindy
"Iya Nih Ndy karna lihat wajah cantik lo tadi pagi jadi sembuh deh," ucap Juki memulai gombalannya.
"Mulai lagi deh tu si Onta, belum pernah kena jurus tapak mautnya Xindy dia rupanya.," ujar Gatot
"Diam Lu Jamblang, sirik aja lu,"
"Udah..udah...kalian sudah dapat belom jangkriknya," tanya Xindy
"Jangkrik itu gimana sih, gue gak tau ," ucap Rangga
"Dasar lo ya, nama lo aja yang Serangga, masak sama sejenis lo lo gak tau sih, lihat nih punya gue," ucap Andi sambil membuka sebuah kotak kecil dan memperlihatkannya pada mereka.
Sontak tawa mereka pecah ketika melihat apa yang ada di dalam kotak itu.
"Ha...ha..ha.., Andi..Andi..ini tu kecoak bukan Jangkrik..emang dasar lo PA," ucap Kamal tertawa sambil memegang perutnya.
"Eoo...lu jorok kali Tang, Besok-besok kalau kita-kita nongkrong lu Pakai Pampers dong, jangan dikit-dikit beser aja lu ," ujar Juki, mereka malah semakin besar tertawanya.
"Diam Lo Juk, gue pulang dulu ya gaess mau ganti celana dulu gue," ucap Bintang lalu menuju Motornya.
"Tang jangan lupa pakai Pampers nya ya ," ujar Juki yang masih dengan tawanya.
"Udah dong bercandanya, kita mulai cari Jangkriknya yuk," ajak Xindy
"Loh Bintang Gimana ?" Tanya Rangga
"Gampang..nanti tinggal Share Lok aja ," ujar Juki. Mereka pun mulai pergi menyusuri sawah yang sudah tidak ada padinya itu.
"Kita cari dimana sih Jangkrik nya Xin, perasaan dari tadi kita hanya muter-muter aja tapi gak ada satupun jangkrik yang lewat," ucap Andi
"Emangnya Jangkrik itu angkot, setiap lima menit lewat, ini jangkrik Mal, mana bisa kita lihatnya," ujar Andi
"Emang lo tau mana yang namanya Jangkrik ?" tanya Kamal
__ADS_1
"Mana tau dia Mal, tadi aja dia nangkap Kecoak Ha..ha.." ucap Rangga.
"Lu juga kan gak tau, jangan ngeledek gue aja lu,"
"Iya sih," ucap kamal cengengesan.
"Gue capek nih gaes jalan terus, sampai sekarang belum dapat satu pun Jangkrik nya." keluh Juki
"Iya nih, lagian Ibu Septi ngapain sih nyuruh bawa jangkrik ke sekolah, kenapa gak suruh bawa semut aja sih, kalau semutkan di rumah gue banyak," ujar kamal
"Kita salah tempat kali, kata emak gue ya Jangkrik itu biasanya hidup di tempat yang gelap," ujar Gatot
"Otoy lo tu yang berada di tempat yang gelap, secara badan lo kan gelap Tot," ujar Juki yang membuat yang lainnya tertawa
"Diam Lo Onta, Si otoy lo tu yang tinggal di padang Pasir, mending gue lembab di tempat yang gelap, dari pada punya lo menciut kekeringan," ujar Gatot yang tak mau kalah.
"Kalian ini ya, kalau ketemu berantem mulu deh, heran gue, Entar jatuh cinta baru tau rasa," ujar Xindy
"iiiihhh..amit amit gue ...gue masih normal kali," ucap Juki
"Gue apalagi..." ucap Gatot mengidikkan bahunya.
"Itu...itu..ada satu.." teriak Kamal, mereka serentak menangkap Jangkrik itu kecuali Xindy dan Rangga kerena memang Rangga gak tau gimana bentuk binatang kecik itu, akan tetapi bukan jangkrik yang di dapat malah jidat mereka pada bertelur semua.
Gubraaakkk..
"Aduuuh...kepala gue," ujar Andi
"Kepala gue pusing banget nih," ucap kamal juga
"Sama," ujar Gatot
"Bhuaaa..ha..ha..," tawa Juki pecah
"Kenapa lo Onta, kesambet lo,"
"Ha..ha..tu jidat kalian pada bertelur semua ha..ha..
"Lo gak ngerasa ya, jidat lu juga dodol," ujar Andi, Juki langsung memegang jidatnya.
"Aaaaa...Mami..., pala Juki benjol, Juki gak ganteng lagi..." teriak Juki membuat semuanya tertawa
__ADS_1
"Dasar anak Mami lo ha..ha.."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...