
Maafkan saya pak Dion, saya sudah salah, mungkin ini salah saya sendiri yang membuat perusahaan ini melakukan itu, baiklah kalau begitu pak Dion, kami permisi dulu," ucap Albert mulai takut akan kemarahan Dion.
Siapa sih yang tidak Takut sama sosok Dion yang tak pernah mengampuni siapa saja yang mengusik ketenangan Big Boss nya itu.
Mereka pun pergi dari perusahaan itu, sampai di mobil Albert berteriak marah.
"Aaaaa..awas saja kalian, gue gak akan tinggal diam sebelum membuat perusahaan kalian Bangkrut sampai ke akar-akarnya, gue gak terima di giniin," ucap Albert.
Sam yang melihat Bos nya seperti itu hanya bisa diam saja tanpa mengeluarkan satu patah kata pun. Dia tidak mau terkena amukan Albert kalau dia bicara.
Sam melajukan mobilnya menuju mansionnya Albert.
🌹🌹🌹
Devan sedang duduk di depan seseorang yang terikat tangan dan kakinya di sebuah kursi, Orang itu tidak sadarkan diri dengan luka lebam di seluruh wajahnya.
Seorang yang berada di sana menyiramkan air ke wajah orang itu yang tak lain adalah Alvian.Devan memang tidak mau membuang waktunya terlalu lama untuk bersandiwara lagi, dia sudah mengetahui siapa dalang di balik semuanya dan sekarang saatnya dia memberi pelajaran buat Alvian yang sudah berani bermain-main dengannya.
Byuurrr...
Alvian pun tersadar akibat siraman air yang mengenai wajahnya itu.
"Aww.."Rintihan kesakitan keluar dari mulut Alvian, seketika matanya mengerjap melihat ke arah Devan.
"Lepasin gue, apa yang lo lakuin sama gue hah," bentaknya.
"Suuuttt.." Devan menaruh jari di bibirnya seolah-olah menyuruh Alvian untuk diam.
"Lepasin gue pengecut, bisanya main keroyokan lo, lo siapa ? gue gak punya masalah sama lo," ujar Alvian yang memang tidak tau siapa orang di depannya itu karena suasana di dalam ruangan itu sedikit gelap dan orang di hadapannya memakai topi, Alvian mencoba melepaskan dirinya dari tali-tali yang mengikatnya itu.
Devan berjalan menuju ke arah Alvian sambil membuka topinya, Alvian kaget melihat orang itu ternyata Devan.Dia semakin ngeri melihat wajah Devan yang menunjukan kemarahan yang sangat besar itu. Sesaat dia terdiam tak mengeluarkan satu patah kata pun lagi.
"Kenapa ? kenapa lo diam," ucap Devan dingin
"Van, gue minta maaf, waktu itu lo salah faham sama gue dan Inge, gue gak memeluk dia kok, itu hanya kecelakaan," ucap Alvi menyangka kalau Devan melakukan itu karena dia masih marah soal kejadian waktu itu.
__ADS_1
Devan mengode kepada anak buahnya agar memperlihatkan Foto di tangannya ke wajah Alvian.
"Lo lihat itu baik-baik, apa ada yang mau lo jelasin," Ucap Devan Dingin
Alvian melihat Foto itu, dan seketika tubuhnya bergetar hebat saat melihatnya.
"Van gue gak tau dia siapa, gue hanya tak sengaja bertemu dengannya," ujar Alvi semakin takut
"Gue kasih kesempatan sekali lagi buat lo jelasin ini, tapi kalau lo masih bohong, Lo gak akan bisa bayangin apa yang akan gue lakuin sama lo," Nada suara Devan melembut, tapi itu makin membuat Alvian ketakutan.
"Gue hanya di suruh Van, maafin gue gue gak tau apa-apa gue hanya di bayar sama dia buat ngerusak hubungan lo sama Inge," ujar Alvian cepat, dia sangat ketakutan melihat tatapan membunuh Devan.
"Gue tau.." ucapnya
Gerrrr...
Tubuh Alvian bergetar hebat mendengar ucapan Devan, Untung dia jujur tadi, tapi dia belum tau apa maksud Devan membawanya kesana, apa mau membunuhnya, Alvian semakin ngeri sendiri memikirkannya.
"Karena lo sudah jujur, gue beri satu kesempatan sama lo buat jadi orang gue, lo jangan pernah berfikir sedikitpun untuk membelot dan menghianati gue karena orang-orang gue bisa saja membunuh lo kapanpun mereka mau," ujar Devan
Gleekk..
"Jack lo urus dia, beritahu dia apa yang harus dia lakukan," ucap Devan pada salah satu anak buahnya itu.
"Baik Boss," jawabnya
Devan kemudian meninggalkan tempat itu dan kembali ke Apartementnya.
🌹🌹🌹
Sudah Dua Hari Devan tidak ke mansion dan Juga ke kampus, Inge jadi kangen sama sosok kekasihnya itu, namun dia tidak mau terlalu kentara memperlihatkan kalau dia merindukannya karena itu akan membuat Devan nanti semakin lengket padanya yang nantinya membuat dia risih dengan sifat manjanya Devan itu.
Lagi pula dia juga maklum karena Mungkin Devan Sibuk juga karena besoknya dia akan wisuda.
Inge duduk- duduk di ruang keluaraga sendirian, tak lama kemudian Nita datang dengan membawa sebuah Album Foto di tangannya lalu menghampiri Inge.
__ADS_1
"Sendirian aja nih, Mika mana ?" tanya Nita
"Itu ma tadi dia pamit mau temenin kak Dion ketemu kliennya," ucap inge
"Malam-malam begini? " tanya Nita
"Perginya sih dari sore ma, katanya sekalian makan malam,"
"Ooo gitu, kamu gak keluar sama Devan ? tumben ya tu anak dua hari gak ke Mansion," ucap Nita pura-pura tidak tau padahal dia tau kalau Devan sedang mempersiapkan acara pertunangannya dengan Inge besok saat Wisuda di laksanakan.
"Gak tau juga ma, mungkin Kak Devannya lagi sibuk ma, oh ya ma, itu apa ?" tanya Inge melihat sebuah Album Foto di tangan Nita.
"Oh ini..tadi mama lagi lihat-lihat foto Devan wantu kecil di kamar, karena bosen sendirian mama ke sini deh, siapa tau kamu juga mau lihat," ujar Nita
" Mana ma..Inge mau lihat," ucap Inge antusias, Nita memberikan Album Foto itu pada Inge, Inge kemudian mulai membuka Album Foto itu, seorang bocah yang tampan bergaya lucu nampak di sana.
"Ha..ha..Lucu banget sih kak Devan waktu kecilnya, ternyata dia sudah tampan dari kecil ya ma," ucap Inge masih membuka lembar drmi lembar Foto di sana.
Inge heran kenapa Foto Devan kecil semuanya berusia lima tahun ke atas semua, tidak ada fotonya waktu bayi.
Inge mau bertanya pada Nita tapi di lembaran tetakhir dia melihat ada Foto seorang bayi, yang dia pikir itu adalah Devan Bayi.
"Duh imutnya ya Ma kak Devan saat bayi," ucap Inge, Nita mengerutkan keningnya mendengar ucapan Inge, dia pun melihat ke arah Foto itu, seketika Air mata menetes di pipinya.
"Loh mama kok nangis sih ?" tanya Inge, Nita mengambil Foto itu lalu memeluknya.
"Mama kenapa ?" tanya Inge
"Ini bukan Devan, Ini anak mama yang hilang dan sampai sekarang belum di temukan," ucap Nita
Degg...
Jantung Inge berdegup kencang mendengarnya.
"Ma boleh aku lihat Fotonya sekali lagi,"
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like dan Coment yang banyak ya 😍🙏🙏