
Lagi pula Xindy juga tidak suka berteman dengan para wanita, kerena menurutnya wanita itu terlalu ribet, dandan lah, modis lah..dan yang lebih membuatnya gak suka adalah mulut mereka yang kalau ngomong kayak petasan cabe itu...
Wajah Xindy yang cantik dan bermata sipit bak Artis Korea itu berusia 16 tahun 11 bulan 29 hari, tepatnya besok adalah hari ulang tahunnya bertepatan dengan hari Valentine dan hari itu pula hari yang sangat dia benci seumur hidupnya karena di hari itu Ayah dan Ibunya resmi bercerai.
Sebenarnya sifat Asli Xindy tidak cuek dan jutek, mungkin karena dia berasal dari keluarga yang Broken Home akhirnya dia menjadi seperti itu.
Gadis yang awalnya manis, periang, lucu dan polos serta merta berubah menjadi pendiam jutek dan cuek, Tapi satu hal yang tidak berubah dari dirinya yaitu dia selalu menghormati orang tua selain ayah dan Ibunya tentunya karena dia terlalu kecewa pada mereka berdua.
Xindy seringkali nongkrong dengan sahabat-sahabatnya yang semuanya laki-laki itu dari pada berada di rumahnya, Dia merasa nyaman berada di tengah-tengah mereka walaupun Mereka sering menggodanya akan tetapi mereka tidak akan pernah membiarkan Xindy sekalipun merasa sedih, itu yang membuatnya merasa di perhatikan.
Karena sahabat-sahabat Xindy terlalu banyak, Xindy memberi sebuah julukan pada mereka agar mempermudah dia untuk memangilnya kalau sedang nongkrong
* JURAGAN KAMBING * itulah julukannya, emang lucu ya Xindy tapi jangan Salfok ya, itu bukannya nama gelar peternak kambing akan tetapi itu singkatan dari nama sahabat-sahabat Xindy yang terdiri dari Juki, Rangga, Andi, kamal, Bintang dan Gatot.
Mereka bukannya marah di panngil begitu sama Xindy, malah mereka semua senang dengan panggilan tersebut, menurut mereka itu adalah panggilan Sayangnya Xindy kepada mereka karena Xindy yang paling cantik di antara mereka, ya iyalah Xindy satu-satunya wanita di dalam Geng itu. Memang aneh kan 😅😅
Xindy Sudah sampai di Sekolahnya, dia turun dari motor kang Rohman dan membayarnya seperti biasa.
"Eh Neng tunggu ," panggil kang Rohman
"Ada apa Kang.." tanya Xindy berbalik
"Ini ada titipan dari Istri Kang Rohman buat Eneng Xindy, dia tadi bikin lebih dan di bungkusin deh buat eneng," ujar Kang Rohman memberikan bungkusan itu ke tangan Xindy
"Wah..kayaknya enak nih Kang, makasih ya, Sampein makasih juga buat Istri kang Rohman," ucap Xindy lalu masuk ke Sekolahnya, entah mengapa saat di sekolah sifat Xindy langsung berubah menjadi Jutek dan Cuek, dia berjalan Lurus saja tanpa menoleh sedikitpun ke arah siswa-siswa lain.
Terlihat para Siswi-siswi yang di lewatinya mencibir ke arahnya, tapi Xindy cuek saja dengan perlakuan mereka itu.
"Xindy...! " panggil seorang cowok yang berkulit coklat kayak kue gosong itu.
Xindy menoleh dan binggung melihat cowok itu seperti sedang ketakutan.
"Ada apa Tot, kenapa kamu Seperti ketakutan gitu," tanya Xindy
"Kamal Ndy..Kamal..." ucapnya dengan nafas tersengal-sengal.
"Kamal kenapa ?
"Kamal di Keroyok oleh kakak kelas Ndy, " ujar Gatot.
"Dimana dia sekarang ?"
"Di Kelas.."
__ADS_1
Xindy langsung menuju ke arah kelas Kamal, Mereka tidak sekelas, Xindy ,Bintang dan Andi sekelas akan tetapi Gatot, kamal dan Rangga beda kelas dengan mereka.
Suasana di kelas itu sangat sepi, seperti mereka sengaja menyuruh siswa-siswa di sana pergi.
Xindy segera menendang pintu kelas itu sehingga pintu itu terbuka, Sahabat-sahabatnya membunyikan terompet dan terlihat Rangga memegang sebuah kue ulang tahun di tangannya.
"Selamat Ulang tahun Xindy sayang," ucap mereka berbarengan seperti menirukan gaya-gaya Boy band yang agak lenje itu.
Xindy tidak kaget, dia tadi sudah curiga sama Gatot, soalnya dia sekilas melihat Gatot tersenyum tadi.
"Kalian kurang kerjaan ya," ucap Xindy dingin
"Xindy sayang..hargai dong usaha Suami-suami mu ini," ucap Bintang dengan manjanya dan mau nyosor ke arah Xindy
"Selangkah lagi lo maju, tu bibir bakalan pindah ke jidat," ucap Xindy masih dengan Expresi yang sama.
"Lo sih...main nyosor-nyosor aja, kena juga kan Lo," ucap Gatot yang dari tadi sudah takut kalau Xindy marah.
Bagaimana tidak setiap kali mereka merayakan ulang tahun Xindy pasti Xindy akan menghukum mereka.
"Kalian ini gak pernah kapok-kapoknya ya, gue sudah bilang kalau gue gak suka kalau ulang tahun gue di rayain," ucap Xindy
"Tapi kan hari ini bukan tanggal 14 Xindy, gak apa-apa kan kalau kita merayakannya bukan di hari yang lo benci,"
"Kayaknya Xindy sudah kembali ke alam sadarnya deh," bisik Kamal.
"Jangan terkecoh, siapa tau itu jebakan Batman," ujar Gatot masih menjaga jarak aman
"Sepertinya enggak deh, tuh lihat saja senyumnya itu," ucap Bintang
"Ngapain kalian bisik-bisik, jadi gak sih ngerayainnya ?" tanya Xindy
"Ternyata benar apa yang lo bilang Mal, Xindy kita sudah sadar," ucap Bintang
"Sadar..sadar..emangnya gue pingsan apa, jadi gak nih pestanya ? tanya Xindy
"Jadi dong," ucap mereka lalu membopong Xindy rame-rame dan membawanya ke sebuah kursi.
"Eh tunggu-tunggu...Juki mana ?" Tanya Xindy yang heran dari tadi dia tidak melihat Juki
"Iya..ya..Juki mana ya ," tanya mereka.
"Coba lo VC dia Tang ," suruh Xindy
__ADS_1
Bintang mengambil ponselnya lalu menghubungi Juki.
"Telponya di angkat tapi kok gelap ya," ucap Bintang
"Hachimmm...
Suara seseorang bersin di layar Ponsel Bintang, dan muncullah sosok tampat berhidung mancung yang tak lain adalah Juki.
"Lo kenapa Juk, wajah lo kayak udang rebus gitu," tanya Xindy
"Gue sakit Ndy...lo gak jengukin gue ?
"Alaahh...cuma Flu aja minta di jengukin lo, kayak sekarat aja," ucap Kamal
"Diam Lo Mal, gue kangen sama Xindy sampai-sampai gue meriang, merindukan kasih sayang eaa..." ucap Juki
"Eh Onta..kenapa lo gak sekolah ?" tanya Gatot
" Dasar jamblang, enak banget moncong lo ngatain gue Unta," ujar Juki kesal selalu di Panggil begitu sama Gatot.
"Unta berasal dari mana ?" tanya Gatot
"Arab " jawab Juki
"Lo kan turunan arab, jadi gak salah dong gue manggil lo Unta, lo aja manggil gue Jamblang gue gak marah," ujar Gatot
"Sudah dong, sesama Bule gak boleh saling membuli," ucap Xindy
"Dengar tuh apa yang di bilang yayang gue," ucap Juki
"Yayang..yayang..pala lu peyang," ucap Xindy
"Peace..." wajah Juki kembali memerah.
"Lo di mana sih juk, kok gelap amat belqkang lo ?" tanya Bintang
"Gue lagi di toilet oon, gak lihat wajah gue gini ,"
"Lo lagi boker dong," ujar Andi, Juki mengangguk.
"Anjirr lo..pantesan bau nya sampai sini," ucap Rangga
"Ha..ha..ha..," terdengar tawa Juki lalu telponnya mati
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...