
"Iya..iya..Kita curiga kalau mereka hanya suruhan seseorang saja, karena apa untungnya buat mereka buat misahin kami kalau bukan orang lain yang menyuruh mereka." ujar Inge
"Apa jangan-jangan Angel ya, dia kan gak suka kalau kalian bersama karena Angel menyukai kak Devan," ucap Nia
"Lo cerdas..gue tadinya gak kepikiran sama dia, bisa saja dia menyuruh ayahnya untuk menyuruh orang buat misahin gue dan kak Devan," ucap Inge
"Tapi gue mau mastiin saja kebenarannya terlebih dahulu jangan-jangan ada orang lain selain Angel," tambahnya
"Aku siap bantu kok, tenang saja," ucap Nia
"Itu baru sahabat gue, sekali-kali kita perlu bermain drakor bareng, biar otak jadi fresh," ucap Inge
"Ada-ada aja kamu Nge..Nge.." ucap Nia sambil geleng-geleng kepalanya.
πΉπΉπΉ
Hari sudah berganti malam, Mika masih saja berada di kantornya karena Dion sepertinya malam ini akan lembur, sesuai dengan apa yang Dion katakan kalau Mika tidak boleh pulang sebelum Dion tertidur.
" Malam ini kamu temani saya lembur," suruh Dion
Mika mendengus kasar, hari ini dia sudah terlalu capek di suruh ini itu oleh Dion akan tetapi Dion masih saja menyiksanya dengan menyuruh Mika menemaninya lembur.
Sebenarnya apa yang dia katakan tadi siang benar gak sih kalau dia minta hati gue, kalau begini caranya sih guenya yang makan hati,, Batin Mika
"Kenapa lo diam, sariawan lo," tanya Dion
"Iya gue sariawan tapi sariawannya di hati gue, puas lo ," ucap Mika keluar dari ruangan Dion sambil membanting pintunya.
"Dia kalau lagi marah ngegemesin banget sih," ucap Dion sambil melanjutkan kerjaannya.
Mika mengambil ponselnya lalu menghubungi Inge.
Drrtt..Drrrtt..
__ADS_1
Inge mengangkat telponya tanpa melihat siapa yang menelponnya.
"Hallo, siapa ini ?
"Hu..hu..hu..." Inge bingung mendengar suara tangisan seseorang di seberang telpon, Dia kemudian melihat siapa yang menelponnya itu.
"Mika kenapa lo nangis sih, lagian lo kemana aja dari tadi gue tungguin lo belum pulang kantor juga,"
"Gue habis di siksa sama monster ganteng," ucapnya
"Ha...ha..ha.., emang julukan kak Dion nambah lagi ya,terus kenapa lo gak pulang aja kalau lo di siksa sama dia," ujar Inge sambil tertawa
"Itu dia masalahnya, kayaknya malam ini gue akan menginap di kantor deh karena monster nyebelin itu nyuruh gue temani dia lembur malam ini," ucap Mika
"Waah enak dong bisa berduaan sama pujaan hati," ucap Inge
"Enak pala lo, kalau gue yang di manja sih enak, ini malah laptop yang di elus-elus." ucapnya kesal
" Ha...ha...itu sih derita lo kerena lo suka sama om-om yang gila kerja kayak kak Dion,"
"Kalau begitu lo mundur saja dari mengejar cintanya om ganteng lo itu," ujar Inge
"Eits..no..no..no..gak ada kata mundur di kamusnya Mika, pantang berhenti sebelum mendapatkan apa yang diinginkannya,"
"Kalau begitu jangan ngeluh dong,, tetap semangat ,"
"Ya sudah kalau begitu gue tutup dulu telponnya, gue mau ke pantry mau buatin kopi buat yayang gue dulu," ucapnya dengan nada genitnya
"Is..lebay lo Mik, yang ada kak Dion malah gak mau dekat-dekat sama lo kalau lo genit begitu,"
"Biarin, gue akan buktiin sama lo, malam ini gue akan membuat dia bertekuk lutut sama gue," ucap Mika lalu memutuskan sambungan telponnya.
Eh ni anak main putusin aja telponnya, kira-kira Mika mau ngelakuin apa lagi ya, semoga saja bukan yang aneh-aneh lagi," guman Inge.
__ADS_1
Mika segera menuju Pantry, dia akan membuatkan kopi buat Dion.
Kruuk..kruuk..
Perut Mika tiba-tiba berbunyi, Mika memegang perutnya yang perih karena kelaparan. Dia baru menyadari kalau dia belum makan malam karena asik melakukan pekerjaan yang di perintah oleh Dion.
"Apa di pantry ada makanan ya ?" ucapnya sambil membuka satu persatu lemari yang ada di pantry itu tapi Mika tidak menemukan satu pun makanan di sana.
Tak sengaja Mika melihat ke arah samping kulkas, disana ada sebuah kresek hitam yang tergantung di jendela pantry, Mika segera menyambar kresek tersebut ternyata di dalamnya ada dua buah Mie Instan.
"Ini pasti punya Ipan, gue makan aja dulu. Besok baru gue ganti," ucapnya langsung menyeduhkan air panas ke dalam Mie Instan tersebut. Wangi harum dari Mie itu pun menyeruak sehingga membuat Mika meneteskan air liurnya.
Setelah beberapa menit, Mika langsung memakan Mie tersebut dengan lahapnya. Satu porsi sudah habis, Mika kembali menyeduh Mie yang satunya itu dengan air panas, dan tidak lama mie itu akhirnya ludes masuk ke dalam perutnya. Mika menguap beberapa kali dan kemudian tertidur dalam posisi terduduk di kursi yang ada di pantry tersebut dengan bertumpukan wajahnya di meja.
Dion yang sudah lama menunggu Mika membuatkan kopi untuknya kemudian menyusul Mika ke Pantry. Saat Dion membuka pintu Patry itu sebuah senyum terbit di bibirnya.
Dion melihat Mika tertidur dalam posisi sangat lucu, Dion pun langsung mengabadikannya di ponselnya. Dion kemudian mulai menggendong Mika ala Bridel style dan membawa Mika ke ruangannya, sampai di sana Dion memutar sebuah pajangan yang ada di atas mejanya dan tiba-tiba ada sebuah pintu rahasia terbuka di sana. Ternyata itu pintu sebuah kamar, kamar itu yang sering Dion gunakan untuk tempat istirahatnya kalau lagi lembur di kantor.
Dion membaringkan Mika di King sidenya, kemudian dia memperhatikan wajah Mika yang sebenarnya cantik, tapi sifatnya yang centil menutup kecantikannya itu.
Dion mulai menguap beberapa kali, Dia mulai membaringkan tubuhnya di samping Mika dan akhirnya dia juga tertidur di sana.
Pagi sudah tiba, Mika mengeliat beberapa kali tanpa membuka matanya, gak tau kenapa dia merasa tidurnya kali ini sangat berkualitas, Dia merasakan nyaman di tidurnya kali ini, entah karena kasurnya yang empuk atau gulingnya yang membuatnya nyaman. Mika tak ingin cepat-cepat bangun dari tidurnya dan kembali memeluk gulingnya itu.
Rasa nyaman itu kembali muncul, Dion terbangun karena merasakan ada sesuatu yang menindih tubuhnya yang membuat dia sulit untuk bernafas. Dion mulai membuka matanya dan kaget melihat dirinya tidur dengan seorang gadis yang tak lain adalah Mika.
Dion Lupa kalau dirinya semalam tertidur di samping Mika, karena Mika memeluknya sangat erat Dion merasakan gejolak yang ada di bagian bawah tubuhnya.
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
miss Nπππ
Read...Like...Coment...Vote...
__ADS_1
Thank's πππ Love U Allβ€β€β€