
"Ayo dong di lanjutin ceritanya jangan buat gue penasaran, Nanti gue jadi kayak lagunya bang Haji Roma irama," desak Mika membuat Nia tertawa mendengarnya kemudian dia melanjutkan ceritanya.
"Kak Dion sudah menyiapkan Sureprise di hari Annyversary mereka yang ke dua, dia berencana akan melamar kak Fanya, tapi apa yang dia dapat, hari itu kak Fanya malah memutuskan hubungan dengan kak Dion dan pergi bersama Orang yang lebih kaya dari kak Dion dan yang lebih menyakitkan adalah orang itu adalah sahabatnya kak Dion sendiri. Dan sejak saat itu kak Dion menutup diri untuk wanita lain, dan semenjak kamu datang di kehidupannya, Baru pertama kalinya setelah lima tahun aku melihat sikapnya berubah terhadap cewek, itu semua karena kamu, kak Dion yang tadinya sangat dingin jadi lebih perhatian sama gadis lain selain aku," sambungnya
Mika tersenyum mendengar penuturan Nia.
"Jadi gue masih ada harapan dong," ujarnya mulai semangat lagi
"kayaknya begitu, tapi aku gak yakin," ucap Nia
Kok gak yakin sih, tadi kamu bilang dia berubah karena aku, kok jadi kamu yang pesimis," ujar Mika kesal, Nia tertawa melihatnya.
"Aku gak yakin kalau kamu akan kuat bertahan, kan kita belum tau pasti gimana perasaan Kak Dion sama kamu," ucap Nia
"Aku pasti kuat,, aku akan berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mendapatkan hatinya Om ganteng," ucapnya mantap
Ha...ha...ha.., kayak kamu mau perang saja," Nia tertawa mendengar ucapan konyolnya Mika.
"Sumpah ya,, aku belum pernah lihat gadis sekonyol kamu, Inge juga Somplak tapi tak se somplak kamu," ucap Nia tertawa ter bahak-bahak
"Lo salah,, Inge tu lebih Somplak dari gue,, mungkin karena dia sudah ketemu pawangnya kali, dia jadi sedikit berubah," ujar Mika
"Sekarang sudah gak sedih lagi kan ?" tanya Nia
"Gue masih Sedih," Mika menunjukkan wajah sedihnya.
" Kenapa Lagi ? kan semuanya sudah jelas, kenapa masih sedih," tanya Nia Heran
"Gue laper..." ucapnya membuat Nia kembali tertawa.
"Aku pikir kenapa, ayok kita kembali ke rumah," ajak Nia sambil menarik tangan Mika menuju rumahnya.
Sesampainya di rumah Nia dan Mika langsung menuju ke ruang Makan, di sana terlihat Dion yang lagi menikmati makanannya. Melihat mereka datang Dion menghentikan makannya kemudian menatap ke arah Mika.
"Nanti saja interogasinya, aku butuh tenaga untuk menjawab semua pertanyaan Om ganteng," ucap Mika seakan mengetahui apa yang ada di pikirannya Dion. Mika lalu mengambil makanan dan menaruhnya di piring kemudian memakannya dengan lahap, Nia tersenyum melihat tingkah Mika yang cuek saja dengan keadaan sekitarnya, padahal Dion sedang menatap tajam ke arahnya.
__ADS_1
Kenapa dia bisa tau ya kalau gue akan bertanya kepadanya,, Batin Dion
" Pelan-pelan makannya," ucap Nia , Mika tidak mengubrisnya dia terus memakan makanan yang ada di piringnya itu. Seketika senyum terukir di bibir Dion, Kejadian itu tak lepas dari penglihatan Nia.
Dugaanku benar kalau kak Dion sudah membuka hatinya untuk Mika, aku akan berusaha semampuku untuk membantu agar mereka bisa bersama,, Batin Nia
Aaaebbb...
Suara sendawa terdengar dari mulut Mika.
Uuppss...Sorry," ucapnya sambil cengengesan.
Nia tertawa, tapi tidak dengan Dion. Dia masih menatap tajam ke arah Mika. Mika mengetahuinya dan langsung to the poin.
"Sekarang apa yang Om ingin tanyakan sama gue," ujarnya sambil berpindah duduk di dekat Dion, Dion merasa Risih karena Mika terlalu dekat dengannya.
"Lo kemana Tadi ?" sebuah kalimat spontan keluar dari mulut Dion, padahal bukan itu yang mau di tanyakannya.
Kenapa gue malah nanya itu sih, bisa geer ni anak,, Batinya menyesali pertanyaannya.
"Siapa yang kangen sama lo sih, gue hanya berpikir kenapa lo pergi dari rumah,"
" Tuh kan Om ganteng gak mau kalau gue pergi kan," Mika makin menyudutkan Dion
" Maksud gue dimana tanggung jawab lo setelah lo racunin gue dengan nasi goreng lo itu," ujar Dion makin kesal.
"Om ganteng minta tanggung jawab, Om ganteng mau apa ? mau aku nikahin Om, aku siap kapan saja kok Om," ujar Mika menggebu-gebu.
"Serah lo deh," ucap Dion sambil berlalu pergi menuju kamarnya.
"Loh kok pergi sih, tadi minta tanggung jawab tapi kok malah marah," ucap Mika binggung
"Ha..ha..ha..,Nia tertawa terbahak-bahak melihat tingkah sahabat dan kakaknya itu.
"Mika..mika ada-ada aja kamu, yang ada cowok yang nikahin cewek, ini malah kamu yang mau nikahin kak Dion, pantesan aja dia pergi." ujar Nia sambil tertawa
__ADS_1
"Jual mahal sedikit lah, kalau seperti ini mana mau kak Dion sama kamu, malahan dia tambah ilfiel sama kamu," tambahnya
"Jadi gue harus apa Dong ?" tanya Mika Binggung
Nia membisikkan sesuatu di telinga Mika, Mika mengangguk-anggukan kepalanya tanda mengerti dengan serigai di wajahnya.
Sementara Dion yang sudah berada di kamarnya tak sanggup lagi menahan tawanya, tadi dia pergi karena tidak ingin tertawa di depan Mika, dia gak mau di ledekin Sama Nia adiknya itu,
"Ha...ha..ha.., ada-ada saja sih si Mika itu, masak dia mau nikahin gue, yang ada gue yang nikahin Dia," ucapnya di sela-sela tawanya.
"Eh ngomong apa sih gue, yang benar saja gue nikahin dia, dia itu bukan tipe gue. Gak munhkin lah gue suka sama dia atau mau nikahin dia, lebih baik gue istirahat saja biar besok bisa kembali ngantor," guman Dion kemudian merebahkan tubuh di King Sidenya.
🌹🌹🌹
Pagi yang cerah, Devan masih setia berada di samping Inge, Dia tidur sofa yang ada di ruangan itu. Inge terbangun lebih dulu dari Devan, Dia berjalan mendekat ke arah Devan dan duduk di lantai sambil memandangi wajah tampan kekasihnya itu. Inge sudah leluasa berjalan karena Infusnya sudah di lepas tadi malam.
Mata Devan mengerjap-ngerjap, kemudian membuka sempurna ketika dia melihat Inge sedang memandanginya.
"Pagi Honey.." ucap Inge tersenyum manis ke arah Devan
"Pagi Baby.." Devan bangun dan duduk di sofa, Inge pun bangun dan duduk di samping Devan.
"Kok kamu di sini sih, bukannya tidur di brankar," tanya Devan sambil menguap
"Kamu kecapean ya Honey, maaf ya gara-gara aku kamu jadi kurang istirahat," ucap Inge merasa bersalah.
"Kamu ngomong apa sih Baby, Aku gak keberatan kok ngelakuin itu, apapun akan aku lakukan demi kamu, jadi kamu jangan sedih ya, senyum dong," ucap Devan sambil menangkup kedua pipi Inge. Inge tersenyum manis ke arah Devan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
miss N😘😘😘
Jangan lupa Like..Coment..Dan Vote ya Readers...
Makasih🙏🙏🙏Love U All❤❤❤
__ADS_1