Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 11


__ADS_3

Diperjalanan menuju apartementnya, Devan melajukan mobilnya pelan, seketika terlihat seorang gadis yang sedang berjalan di sekitaran taman kota.


"Bukankah itu Inge," gumannya


Dia langsung menepikan mobilnya,


netranya tidak lepas dari gadis pujaan hatinya itu.


terlihat Inge berhenti dan duduk di sebuah kursi panjang di sana


seketika Devan melihat ada dua pemuda hendak mengganggu gadisnya


Sontak Devan geram, dia mau turun dari mobilnya,,tapi tiba-tiba..


"Aaaaa..." jeritan pemuda itu mengurungkan niat Sevan untuk turun


Netranya melihat pertunjukan yang menakjubkan ,,mulut Devan ternganga melihat gadisnya memukuli pemuda-pemuda itu .


Inge sangat terlihat keren di mata Devan.


Saat sedang asik menonton pertunjukan itu, Devan melihat Inge berjalan meninggalkan taman itu,,Devan pun segera mengikutinya.


Beberapa saat kemudian Devan melihat Inge mengetik sesuatu di ponselnya


"Dia pasti memesan taksi online," gumannya


Segera Devan melajukan mobilnya menuju ke arah Inge dan berhenti tepat di depannya


Inge langsung masuk ke dalam mobil itu dan duduk di jok belakang, beruntung Devan sudah melepaskan jas nya sehingga tidak membuat Inge curiga


"Mas alamatnya sesuai aplikasi ya," ujar Inge


Devan mengannguk sambil langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Di dalam mobil hening, sesaat kemudian terdengar Inge berucap kesal


"Dasar pemabuk,, mau gangguin gue, blom tau aja gue kan muridnya wiro sableng," ucapnya sambil tertawa.


"Tapi kasihan juga ya,,tangannya pasti patah tu tadi",,walaupun Inge kesal tapi masih memikirkan keadaan pemuda tadi.


"Salah sendiri,,ngapain juga mereka ganngguin gue," ucapnya kemudian


Inge tidak menyadari kalaw ada sepasang netra sedang memperhatikan tingkah konyolnya sambil tersenyum.


Sampai di depan gang kotrakan inge, mobil itu berhenti,,


"Eh..udah nyampek ya," ujarnya bergegas turun

__ADS_1


Sewaktu Inge mau membayar, mobil itu langsung melaju meninggalkan Inge yang melongo di pinggir jalan


"Oy pak ..saya belom baby ,teriaknya, tapi mobil itu terus melaju


"Aneh banget ? "gumannya


Inge segera berjalan menyusuri gang menuju kontrakannya tanpa mencurigainya.


🌹🌹🌹


Azan subuh berkumandang Inge segera bangun dari tempat tidurnya, dia bergegas membersihkan diri.


Setelah ber wudhu inge segera melaksanakan kewajibannya menunaikan shalat subuh..


inge memang sedari kecil di didik oleh orang tuanya utk jangan pernah meninggalkan kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu shalat lima waktu


Shalat dan berdoà, inge bersiap - siap karena hari ini dia mau berbelanja bahan makanan utk kebutuhannya sebulan ke depan.


Inge memakai setelan kaos merah maron dg jeans hitamnya. Inge paling gak suka memakai rok atau dress karna menurutnya ribet gak bisa leluasa bergerak,,tak lupa pula inge mengambil jake coklat milik dedemitnya itu.


Walaupun hari terasa panas,tapi inge tetap membawanya kemanapun dia pergi.


"Sapu tanganku mana ya",,inge mencari2 sapu tangan milik demitnya juga...


"Hey demit sembunyi dimana kamu..."ucapnya sambil terus mencari2 sapu tangannya


"Naah,, ketemu juga kan akhir kamu ucapnya kegirangan ketika menemukan sapu tangan itu di bawah bantal


Inge mulai bercermin


"Perfect...ujarnya ketika melihat pantulan bayangannya di cermin,,dia mengambil jaket dan tas mininya lalu segera berangkat menuju supermarket


lama menunggu angkot ,,tapi blom ada satupun angkot yg lewat.tiba-tiba berhentilah sebuah mobil tepat di depan Inge,,


Inge bingung


Hmmm kayaknya kan gak pesan taksi online.lh tukul, "ucapnyahDppubhù.."Eh tunggu,kayaknya ni mobil gue kenal deh",,ucapnya sambil mendekati mobil itu


ketika Inge hendak mengintip ,,mobil itu bergerak dan langsung melaju.


"Ah perasaan gue aja kali ya",,ucapnya tanpa curiga


Dari kejauhan nampak angkot yang melaju. Langsung Inge mengangkat tangan memberhentikan angkot tersebut.


Inge sudah sampai di super market,i


dia berjalan menyusuri tempat bahan makanan sambil mendorong trolinya

__ADS_1


Inge memilih-milih apa aja yg mau dia beli, mulai dari sayur,daging,ayam,dan bumbu-bumbu dapur lainnya..setelah selesai di bagian bahan makanan Inge berjalan ke tempat keperluan sehari-hari. dia mengambil mulai dari sabun mandi,odol,shampo dan..Eh apa itu,,bedak bayi ?"


ya Inge membeli bedak bayi, dia bukan cewek yang ribet seperti gadis lainnya yang suka berdandan. Dia lebih suka memakai bedak bayi di wajahnya dan cukup mengoleskan pelembab bibir saja. Dengan wajahnya yang baby face, tanpa berdandan pun dia tetap kelihatan cantik dan imut.


Sesudah di rasa semuanya cukup Inge pun bergegas menuju kasir,,saking buru-burunya Inge menabrak seorang pemuda dengann trolinya.


"Eh maaf mas,,saya tidak sengaja," ucapnya tanpa memperhatikan orang yg dia tabrak karna saking gugupnya.


"Emm.." guman pemuda itu sambil tersenyum


Degg...jantung Inge berdebar kencang saat melihat senyum itu


"Senyum ituu," ucapnya sambil mengingat-ingat di mana dia pernah melihatnya.


selagi Inge asik dengan pikirannya sosok pemuda tadi sudah tidak ada di hadapannya lagi


"Eh...kemana orang itu ya ?" ucapnya setelah mengetahui bahwa orang di tabraknya sudah pergi,,lalu Inge segera menuju kasir dan membayar belanjaannya.


Inge menenteng belanjaanya dan segera pergi dari supermarket itu, awalnya dia mau langsung pulang, tapi perutnya berkata lain.


"Kruk..kruk...suara perut Inge nyaring


"Wah kayaknya gak sanggup deh kalau langsung pulang, nih perut gak bisa diajak kompromi," ucapnya


"Ayok cing kita makan dulu," ucapnya sambil mengusap usap perutnya. Orang-orang di sekitarnya terlihat tertawa geli melihat kelakuan Inge itu.


Dengan cuek Inge melangkah mencari tempat makan yg berada di daerah situ,


sesaat netranya mengarah ke sebuah restoran cepat saji yang terlihat sangat ramai.


"Kayaknya disitu makanannya enak deh, rame banget."ucapnya langsung bergegas menuju restoran tersebut, inge mengantri. Antriannya tidak terlalu panjang,,mungkin karena retorannya begitu padat kali ya, makanya orang-orang ogah masuk kesitu.


Inge penasaran kenapa reatoran itu sangat rame, dia baru menyadari kalau hari ini kan weekend,,pastinya banyak keluarga menghabiskan waktu bersama keluarganya. yach...salah satunya makan bersama di restoran seperti ini


Asik dengan fikirannya, tibalah giliran Inge memesan. Inge melihat-lihat menunya lama sampai-sampai orang di belakangnya kesal.


"Eh neng kok lama sih pesan nya, buruan dong,,nih antriannya masih panjang." ucap ibu-ibu yang sedikit gemuk di belakangnya.


"He...he..he..maaf ya",,ucap Inge cengengesan


"Mas saya mau pesan makanan vaforit restoran ini," ucapnya


"Baik mbak " ucap pelayan tersebut sambil mengambil pesanan inge.


Inge segera meraih pesanan dan membayarnya


Inge celingukan mencari tempat duduk, semua terlihat penuh. tapi ada satu tempat duduk yang hanya ditempati seorang saja.

__ADS_1


"Ah itu ada, kok orang itu duduk sendiri ya,,mungkin dia gak punya keluarga atau pun pacar he...he..." ucapnya sambil menuju ke sana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2