
"Jadi ceritanya mau makan berdua nih sama Aa ," ujar Rico menatap lekat ke arah Xindy dengan senyum manisnya.
"Udah yuk kita berangkat ," ajak Xindy dengan wajahnya yang merona.
"Yah kita pamit ya," ujar Xindy lalu menyalami ayahnya.
"Yah aku juga pamit ya," ujar Rico melakukan hal yang sama dengan Xindy.
"Iya hati-hati ya nak.." ucap Damar
Rico dan Xindy akhirnya berangkat ke sekolah, di belakang motor mereka masih ada sebuah mobil yang mengikuti mereka. Siapa lagi kalau bukan Inge dan Leo.
"Leo.. apa itu gadis yang di cintai sama Zain ?"
"Iya nyonya, pak Bos bela-belain jadi anak sekolahan agar bisa dekat dengan gadis itu," ujar Leo
"Zain persis sama seperti Papanya yang melakukan apa saja agar mendapatkan wanita yang dia cintai," ucap Inge sambil meneteskan air mata mengingat ketika Devan mengejar cintanya dulu.
Leo tidak mengatakan satu patah kata pun, dia tau majikannya itu sedang mengenang kenangan bersama suaminya dulu.
"Leo..ayo kita pulang ke Hotel," ajak Inge
"Loh kita gak jadi ngikutin mereka Nya ?" tanya Leo
"Gak jadi, yang penting saya sudah kenal sama wajah gadis itu, dan saya juga harua membuat kejutan untuk nanti malam buat Zain," ujar Inge, Leo melajukan mobilnya kembali ke Hotel.
Sementara Rico menghentikan motornya di sebuah Warung makan yang tak jauh dari sekolah mereka.
"Ayo turun," suruh Rico
"Mau gapain ?" tanya Xindy
"Ya sarapan lah, kan kita belom sarapan,"
"Oh iya..ya.."
"Kamu kok jadi pelupa sih sayang," ujar Rico yang membuat Xindy malu.
"Loh kenapa menunduk sih sayang ?
"Jangan panggil aku seperti itu, aku malu kalau sampai yang lainnya tau," ujar Xindy dengan wajah meronannya.
"Terus aku panggil kamu apa, aku maunya panggil sayang ke kamu dan kamu panggil sayang ke Aku," ujar Rico
"Boleh saja tapi kalau lagi berdua saja, kalau lagi sama teman-teman panggil seperti biasanya,"
__ADS_1
"Oke.. sayang , ayo kita sarapan," ujar Rico mengandeng tangan Xindy lalu masuk ke rumah makan itu.
*
*
Di Sekolah...
"Kemana sih Xindy sama Rico, ini kan sudah mau di tutup gerbangnya." ujar Bintang khawatir sama Xindy.
"Lo khawatir sama Mereka atau hanya sama Xindy doang sih Tang,'' ujar Andi
"Ya..sama Xindy lah, gue takut kalau Xindy di bawa kabur oleh Rico," ujar Bintang
"Emangnya Xindy siapa Lu Tang, Xindy itu bebas mau jalan sama siapa saja, dia kan masih Jomblo," ujar Juki
"Diam lo Unta, Xindy itu yayang gue tau gak," ujar Bintang
"Yeay..itu sih mau lo Tang, Xindy mah ogah," ujar Gatot.
"Cie..cie...mas Jamblang belain Dek Unta ha..ha..," ujar Kamal sambil tertawa.
"Itu mereka," semuanya melihat ke arah Gerbang, ada yang aneh sama Xindy, dari kejauhan dia terlihat tersenyum bahagia di belakang Rico.
"Tu lihat Xindy terlihat bahagia di belakang Rico, sepertinya mereka saling suka deh," ujar Juki
"Iya..ya Juk gue juga merasakan seperti itu loh," ucap Andi
"Gue setuju banget kalau Xindy jadian dengan Rico, gue salut sama dia karena bisa membuat Xindy terlihat bahagia seperti itu," ujar Rangga
"Kalian ini gak asik deh, bukannya ngedukung gue malah mendukung si Rico itu," ujar Bintang pergi dari sana.
"Bintang...Tunggu..!" Rangga menyusul Bintang.
"Hai..kok pada di sini, kalian gak masuk kelas," ujar Rico
"Kita nungguin kalian, kita pikir kalian gak masuk sekolah ," ujar Gatot
"Ya gak mungkin lah kita gak masuk kelas, sebantar lagi kita kan mau ujian kenaikan kelas," ujar Xindy
"Iya kita tau, tapi ada yang berubah deh sama lo Xin, Aura lo lebih keluar gitu," ujar Andi
"Masak sih Ndi, perasaan biasa saja deh," ujar Xindy sambil menangkup pipinya.
"Tu kan merona, sepertinya ada yang kalian rahasiakan deh sama kita." ujar Gatot tapi sebelum Xindy membela dirinya bel masuk sudah berbunyi.
__ADS_1
"Ayo gaess kita masuk, ntar kena hukuman loh kalau Gurunya masuk duluan," Ajak Xindy. Mereka semua mengikuti langkah Xindy dan masuk ke kelas masing-masing.
Xindy melirik sekilas ke arah Rico dan Rico hanya tersenyum manis ke arah Xindy sehingga membuat Xindy semakin terpesona akan ketampanannya.
Rico mengirim sebuah emoji ke Xindy yang bertuliskan I Love U, tapi belum sempat Xindy membukanya Bu Bidari sudah masuk ke kelas itu.
Dari pertama sampai Akhir pelajaran itu Bu Bidari selalu melirik-lirik ke arah Rico, adegan itu tak lepas dari penglihatan Xindy sehingga dia merasa sedikit cemburu.
"Oke Class kita akhiri sampai di sini saja, buat tugas nya seperti biasa kumpulkan sama Rico ya ," ujar Bu Bidari
"Maaf Bu ..! Xindy mengangkat tangannya.
"Ya ada apa Xindy ?
"Bu saya hanya mau mengajukan diri untuk mengumpulkan semua tugas siswa lainnya, apa boleh ?" tanya Xindy
"Maksud kamu gimana Xindy ?" tanya Bidari
"Maksud saya Biar saya saja yang mengumpulkan tugas-tugas siswa lainnya menggantikan Rico," ujar Xindy, sebuah senyum terbit di bibir Rico yang merasa kalau Xindy cemburu sama Bidari.
"Baiklah Xindy, silahkan kumpulkan tugasnya di Xindy ya anak-anak ," ujar Bidari padahal dalam hatinya dia sangat kesal pada Xindy yang menghalangi dia berduaan dengan Zain.
"Lu kenapa Xin, gak biasanya Lu perduli sama kerjaan seperti itu, biasanya lu sangat malas masuk kantor guru, lah ini malah menawarkan diri, ada yang aneh sama Lu," ujar Juki setelah Bidari keluar dari kelas itu.
"Mau berubah saja," ujar Xindy yang membuat sahabat-sahabatnya menganga.
Sebuah Chat kembali masuk ke Ponsel Xindy, Xindy melihat chat yang di kirim oleh Rico.
"I Love U ," itulah Chat pertama dari Rico yang membuat Xindy merona namun dia kaget ketika melihat chat dari Rico yang kedua.
"Aku suka deh saat kamu cemburu seperti itu," itulah Chat kedua dari Rico.
Xindy menoleh ke arah Rico, Rico kembali tersenyum manis ke arah Xindy. Xindy membalas Chat nya Rico.
"Emangnya kelihatan banget ya..?" itu chat dari Xindy yang membuat Rico tertawa , dia merasa lucu melihat Keluguan Kekasihnya itu.
Xindy..Xindy..lucu banget sih kamu, kalau seperti ini gue pengen langsung ajak ke KUA kamunya,,Batin Rico
"Hei Ric, kenapa lo senyam-senyum gitu sih, emang ada yang lucu ya," tanya Bintang
"Iya lucu banget Film upin dan Ipin ini,"
"Yach ni anak bukannya belajar malah asik nonton Upin dan Ipin," ujar Gatot
"Suka-suka gue dong, mata-mata gue mau nonton apa saja terserah gue dong,"
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...