Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 124


__ADS_3

"Kamu tahu sayang, dengan kejadian tadi itu Reputasi Zain bisa hancur dan semua orang akan menghujatnya dan itu bisa mempengaruhi saham di Perusahaannya , ini belum seberapa di bandingkan apa yang harus di terima oleh Zain karena perbuatan mereka itu," ujar Jo, Kinara masih diam


"Kamu tahu sayang, karena ulah mereka pekerjaan aku jadi bertambah, aku harus melakukan Konferensi Pers agar Nama Zain menjadi bersih kembali, dan aku juga tidak bisa menghafal dulu selama beberapa hari dan itu bisa membuat pernikahan kita semakin lama," ujar Jo.


"Jahat sekali mereka, lanjutkan saja apa yang kalian lakukan mas, aku bakalan jadi penonton yang setia di sini ," ucap Kinara.


"Cie..cie..gitu dong mendukung calon suami nih ye..Suit..suit..," ucap Liora.


"Apaan sih kamu Lio ," ujar Kinara malu.


"Sayang enaknya kita apain ya mereka agar mereka mau ngaku ," tanya Xindy pada Zain


"Apa kita potong saja jarinya, atau kita potong saja sekalian tangannya ," ujar Zain


Dua gadis itu merasa ketakutan mendengar ucapan Zain itu.


"Itu sangat sadis sayang, Kalian punya ide gak ?" tanya Xindy


"Kalau menurut gue kita congkel matanya saja, kan asik tuh kalau mereka jadi buta ," ujar Jo semakin membuat dua gadis itu ketakutan sampai badannya gemetaran.


"Jangan Kak, kita tidak mau di congkel matanya ," mohon gadis yang berambut ikal itu.


"Kalau begitu kalian ngaku saja ," suruh Jo


"Saya tidak tau kak, yang tahu siapa yang nyuruh itu dia, kalau saya hanya di ajak sama dia ," ujar gadis berambut ikal itu.


"Heh kamu, ayo katakan siapa yang menyuruh kamu melakukan itu semua ?" bentak Jo akan tetapi gadis itu hanya diam saja.


"Ayo cepat ngomong," bentaknya lagi


"Heh Jo, Lo goblok apa Oon sih, gimana dia mau ngomong tu sumpalannya belom lo buka ," ucap Zain.


"Oh iya ya...pantesan saja dari tadi gue bentak dia diam saja, ternyata ini sebabnya ," ucap Jo sambil cengengesan.


Mereka semua yang ada di sana langsung tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Jo itu, Kinara pun tidak menyangka kalau calon suaminya itu lucu juga orangnya.

__ADS_1


Jo membuka sumpalan kain yang ada di mulut Gadis Glamor itu.


"Sekarang ayo katakan siapa dia, kalau tidak lo dan teman Lo ini akan kami congkel matanya," bentak Jo, gadis itu masih diam saja, dia belum mau buka suara.


"Sepertinya ancaman mas Jo kurang ampuh deh, gimana kalau dengan ini apa dia masih akan tutup mulut ," ucap Xindy


"Dok...mana pesanan saya tadi ," ujar Xindy, Dokter memberikan sebuah suntikan ke tangan Xindy.


"Itu apa sayang ?" tanya Zain


"Ini suntikan berisi obat yang bisa membuat orang jadi berhalusinasi dan lama-kelamaan akan menjadi gila, kalau kita potong tangan dan mencongkel mata mereka pasti kelihatan bekasnya kan, tapi kalau kita pergunakan ini semua orang pasti tidak akan menyangka kalau itu adalah ulah kita ," ujar Xindy


Xindy mulai berjalan mendekati Gadis Glamor itu dan mulai mengitarinya.


"Ini aku tusuk di sini atau Di sini, kamu pilih yang mana ?" tanya Xindy sambil menunjuk le arah leher dan paha gadis itu dengan nada lembutnya tapi sarat dengan ancaman itu. gadis itu berteriak ketakutan.


"Gue di suruh sama Arman kak, lepasin gue..gue hanya di bayar sama dia buat ngelakuin itu ," ujar gadis itu.


"Arman ? maksud Lo kak Arman kakak senior di kampus gue ?" tanya Xindy


"Iya..Arman yang itu ," ucapnya masih menangis ketakutan


"Dia menyukai Xindy dan oleh karena itu dia mau memfitnah gue agar Xindy marah dan ilfiel sama gue ," ujar Zain


"Wah Gila tu anak, gak tau apa dia berhadapan dengan siapa, Zain kasih perintah sama gue agar gue bisa berbuat sesuatu padanya ," ujar Jo


"Enggak Usah Jo, Dia biar gue yang urus . Lo sekarang urus Konferensi Pers saja dan bawa mereka juga untuk mengklarifikasi semuanya, lakukan hari ini juga ," suruh Zain


"Baik Zain gue pergi dulu ya , ayo sayang kita bawa mereka dan kamu dampingi aku ya nanti, akan aku perkenalkan kamu ke Publik sebagai calon istriku ," ujar Jo


"Jo..Lo lakukan dulu apa yang gue suruh, jangan campuri urusan pekerjaan dengan urusan Pribadi," ujar Zain


"Gak apa-apa kali Zain, sambil menyelam minum air gitu he.. he..," ucap Jo


"Terserah lo deh, yang penting kerjaan Lo beres," ucap Zain

__ADS_1


"Siap Bos, Laksanakan...," Jo dan Kinara sudah pergi, kini di sana tinggal Mereka berempat.


"Kalian pulang naik taksi saja, gue mau berduaan sama yayang gue ," ucap Zain yang membuat Radit dan Liora menjatuhkan rahangnya.


"Bro makasih ya sudah bantu gue, kirim nomor rekening lo nanti gue transfer ," ucap Zain lalu pergi dari sana sambil mengandeng Xindy.


Kinara dan Radit benar-benar enggak habis pikir, kalau tau tadi kejadiannya bakal seperti itu mereka ikut ke sana dengan mobil sendiri.


"Gila tu mas Zain, tega sekali dia sama kita. Benar-benar tega ," ujar Liora


"Sudah jangan mengeluh lagi, sebaiknya kita balik saja ke pestanya Bintang buat makan, sudah lapar nih aku ," ujar Radit


"Mana ada makanan lagi jam segini, kita ambil mobil dulu di sana lalu kita makan di luar saja ," ujar Liora


"Ide bagus tuh, kamu mau makan di mana ?" tanya Radit


"Kali ini aku yang traktir ya, soalnya aku mau makan di Restoran Seafood."


"Terserah kamu saja deh, lagian aku juga belum gajian jadi enggak bisa traktir kamu ," ujar Radit, Liora tersenyum mendengar ucapan radit, itu yang dia suka dari Radit, dia orangnya apa adanya.


"Kalau begitu ayo kita cari taksinya ," ajak Liora , mereka pun pergi dari Klinik tersebut.


Sementara Zain melajukan mobilnya menuju ke salah satu Restoran Seafood yang ada di pinggir pantai.


"Loh kenapa kita ke sini sih sayang ?" tanya Xindy


"Kota makan dulu, kamu lapar kan ?" tanya Zain, Xindy memang sangat lapar karena di Pesta dia tidak sempat makan apapun tadi.


"Iya tapi kita salah kostum sayang kalau mau makan di sana, bakalan ribet entar makannya ," ujar Xindy


"Enggak apa-apa sayang atau kamu mau kita ke butik dulu buat beli baju ganti ," tanya Zain


"Kalau ke butik jauh kan sayang, ya sudah deh kita makan saja , nanti kalau kotor gaunnya tinggal di Laundry kan ," ujar Xindi, mereka pun masuk ke sana denga pakaian seperti itu dan benar mereka menjadi pusat perhatian semua orang, mereka menyangka kalau ada Artis yang lagi syuting di sana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Ayo udah mampir belom di DENDAM SANG PEWARIS...


yang belum mampir ayo mampir ya 😊😊


__ADS_2