
Rey dan Putri sudah masuk ke dalam kamar. Rey sangat terkejut melihat kamarnya tampak berbeda. tadi saat dia akan pergi ke rumah Putri, kamarnya masih tampak biasa. namun sekarang seprainya sudah diganti warna putih. dan di atasnya ada taburan bunga mawar merah yang di bentuk love.
Ulah siapa ini? kenapa kamarku berantakan seperti ini?" batin Rey lalu dia menatap Putri.
"Bersihkan semua ini, aku mau mandi duluan." ucap Rey lalu berlalu pergi menuju ke kamar mandi yang ada di dalam kamar itu.
Putri mulai membersihkan bunga-bunga yang ada di atas kasur. setelah selesai dia memilih untuk duduk di sofa sambil menunggu Rey selesai mandi.
Rey membuka pintu kamar mandi. dia melihat Putri yang sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.
"Hm" hanya itu yang di lontarkan oleh Rey.
Putri mendengar suara suaminya. dia berdiri lalu berjalan menuju ke kamar mandi karena Rey sudah keluar.
Beberapa saat kemudian Putri juga sudah menyelesaikan mandinya. dia keluar kamar mandi dengan mengunakan jubah mandi. dan rambut panjangnya yang basah sambil dia keringkan dengan handuk.
Rey melihat semua itu tampak terkagum. namun beberapa saat dia tersadar. Rey bersikap tidak tahu jika Putri sudah selesai mandi.
Putri mengambil pakaian miliknya di koper yang dia bawa tadi. dia mencari piyama tidur panjang yang biasa dia pakai. namun di dalam koper tidak ada semua piyama yang biasa dia pakai. hanya ada pakaian muslim miliknya dan beberapa lingeria seksi.
Siapa yang memasukan baju tidur seperti ini? masa aku pakai pakaian seperti ini sih." batin Putri lalu dia mengambil asal celana kulot dan atasan untuk dia pakai.
Putri kembali ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. karena dia malu jika harus memakai pakaiannya di dalam kamar.
Putri keluar kamar mandi dengan pakaian panjang. kebetulan Rey melihat semua itu. namun dia pura-pura tidak melihat kehadiran Putri.
Putri duduk di kursi depan meja rias. dia mengambil hairdrayer miliknya untuk mengeringkan rambutnya yang masih basah.
__ADS_1
Setelah kering dia berniat untuk istirahat. Putri menatap Rey yang sudah memejamkan matanya. padahal Rey hanya pura-pura tidur. namun Putri tidak tahu itu.
Putri ingin ikut merebahkan diri di sebelah Rey. namun dia takut jika Rey marah. karena selama ini yang Putri lihat Rey selalu cuek kepadanya. akhirnya Putri memilih untuk tidur di sofa.
Rey memperhatikan semua gerak-gerik Putri. dia membuka sedikit matanya untuk melihat apa yang sedang Putri lakukan.
Kasihan juga sih, tapi ya sudahlah." batin Rey lalu dia kembali memejamkan matanya.
Tengah malam Rey terbangun karena merasa haus. dia menatap Putri yang sedang tidur pulas dengan posisi meringkuk. Rey hanya menatap sekilas lalu dia pergi keluar kamar.
Rey kembali lagi ke kamar. dia langsung merebahkan diri di atas ranjang. namun Rey tidak bisa tidur. dia masih merasa kasihan melihat Putri. akhirnya Rey bangun lagi. dia berjalan mendekati Putri. dia menggendong Putri dan merebahkannya di atas kasur.
Rey ikut merebahkan diri di samping Putri. namun dia tidur membelakangi Putri. baru juga memejamkan mata, Rey merasakan ada tangan yang memeluknya. dia menengok ke belakang dan sangat jelas wajah cantik Putri terlihat di hadapannya. Rey mencoba melepaskan tangan itu namun untuk beberapa saat, Putri kembali memeluknya.
akhirnya Rey membiarkan dirinya tidur dengan posisi seperti itu.
Kenapa aku bisa berada disini? bukannya semalam aku tidur di sofa." gumam Putri lalu dia segera turun dari atas ranjang.
Putri merapihkan bantal yang dipakainya tidur. lalu dia segera menuju ke kamar mandi untuk mandi.
Putri melihat suaminya masih tidur. dia sebenarnya ingin membangunkannya untuk mengajaknya shalat berjamaah. namun dia merasa tidak enak. akhirnya dia shalat subuh sendirian. setelah selesai Putri pergi keluar kamar untuk masak sarapan.
Putri melihat Rara sudah berada di dapur.
"Ra,biar aku saja yang memasak." ucap Putri
"Kita masak sama-sama saja Put." kata Rara
__ADS_1
Akhirnya mereka masak bersama-sama. Putri belajar dari Rara yang serba bisa. karena Putri hanya bisa memasak beberapa menu masakan saja.
Semuanya sudah bersiap di meja makan untuk sarapan.namun Putri tidak berada disana. dia memilih untuk menemani Baby Al yang sudah terbangun.
"Bagaimana tadi malam Rey?" tanya Juna kepada adiknya.
"Apanya?" tanya Rey yang masih belum mengerti.
"Jangan pura-pura tidak tahu deh. malam pertama lah, memangnya apa lagi." ucap Juna
"Ya seperti itu" jawab Rey
"Kayaknya mereka belum melakukan itu deh. tadi pagi saat kita masak berdua, Rara melihat cara jalan Putri masih biasa saja." kata Rara
Uhuk uhuk
Rey terbatuk mendengar perkataan Rara.
"Benarkah?" tanya Juna yang merasa tak percaya.
"Benar Mas" jawab Rara
"Paling sebentar lagi juga Rey tidak tahan. masa istri cantik dianggurin." ucap Juna
"Hus jangan bahas masalah ranjang sekarang. kita selesaikan dulu sarapan kita." sahut Bu Farah ikut berbicara disela-sela makannya.
Akhirnya mereka diam dan tak lagi berbicara.
__ADS_1
Hm, aku punya ide agar Rey tidak cuek sama Putri. semoga saja cara ini berhasil. aku hanya tidak ingin jika Putri bernasib sama seperti Rara. dan Rey merasa bersalah saat kehilangan. seperti dulu aku yang buta mata saat ada malaikat cantik dengan sajuta kesabaran. namun aku malah mencari kenyamanan kepada wanita yang ternyata suka berselingkuh." batin Juna