Hanya Istri Siri

Hanya Istri Siri
Part_24


__ADS_3

Banyak karyawati yang menatap iri melihat Rey berjalan berdampingan dengan Rara.


tapi lain dengan karyawan pria, mereka penasaran dengan sosok wanita yang berpenampilan sederhana namun sangat cantik itu.


Rey mengantarkan Rara langsung bertemu dengan atasan bagian office girl.


"Selamat pagi Pak Rey" ucap Bu Susan atasan office girl.


"Pagi Bu San, ini Rara karyawan baru disini. mohon Ibu bimbing dia agar bisa cepat bisa dan menyesuaikan dengan yang lainnya."


"Baik Pak" ucap Susan lalu Rey pergi dari hadapan mereka dan Bu Susan langsung mengajak Rara membantu pekerja lain yang sedang bersih-bersih.


"Ra, kamu bantuin Fimas mengepel ya nanti saya ambilkan alat pelnya." Bu Susan menyuruh Rara untuk membantu mengepel.


"Baik Bu" jawab Rara


Rara mulai mengerjakan pekerjaannya sebagai ofgice girl. beruntung teman-temannya baik semua. mereka semua bersikap manis terhadap Rara. dan juga Bu Susan tidak membeda-bedakan mana karyawan baru dan karyawan lama. semua di berikan pekerjaan yang sama porsinya.


Rara menjalani hari pertamanya kerja dengan penuh semangat. walaupun merasa cape tapi dia tetap terlihat ceria. tak terasa hari sudah sore dan sebentar lagi waktu bekerja akan berakhir. Rara mengikuti teman-temannya masuk ke ruang istirahat karyawan untuk mengambil barang pribadi mereka sebelum pulang.


"Kamu pulang naik apa Ra?" tanya Bu Susan atasannya.


"Tidak tahu nih Bu" Ucap Rara


"Loh kok tidak tahu?terus tadi pagi berangkat naik apa?"


"Tadi pagi saya di antar Pak Rey Bu." jawab Rara

__ADS_1


"Waw sepertinya kalian sudah dekat sebelumnya. atau memang sepasang kekasih?" Bu Susan kepo dengan hubungan Rara dan atasannya.


"Tidak kok Bu, kita hanya sebatas berteman saja."


"Masa sih cuma berteman tapi kelihatannya dekat sekali."


"Beneran berteman Bu" Rara tersenyum kepada atasannya itu.


"Ya sudah ayo kita pulang Ra, kamu naik bus saja sama saya. kebetulan suami saya hari ini juga tidak menjemput saya."


"Baiklah Bu" Rara sangat senang karena ada teman pulang.


Rara berjalan memasuki kontrakannya, saat pertama membuka pintu terlihat suasana yang tampak sunyi hanya ada keheningan. sejenak Rara memikirkan kesunyian yang sesungguhnya itu bukan karena kesendiriannya di tempat ini tapi karena kesunyian hatinya saat jauh dari suami yang di cintainya.


Rara memasuki kamarnya, dia menaruh tas slempang miliknya lalu mengambil handuk dan segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri. setelah mandi Rara berniat ke dapur untuk memasak tapi terdengar pintu kontrakannya di ketuk dari luar. Rara berjalan ke arah pintu dengan senyum mengembang. dia mengira suaminya pulang lebih awal.


"Mas Ju..." Rara tampak kecewa saat melihat orang di hadapannya itu bukan suaminya.


"Maaf Bu, saya kira tadi suami saya yang datang."


"Iya Neng Rara maaf mengganggu, tapi di depan ada lelaki muda yang mencarimu katanya ada kepentingan."


"Dimana Bu?" rara menengok mencari keberadaan orang itu.


"Di dekat gerbang Ra, katanya dia buru-buru soalnya akan pulang ke kampung."


"Kampung...."Rara tampak berfikir sejenak. apakah orang yang mencarinya itu orang yang dia kenal.

__ADS_1


"Oh iya Bu terimakasih" Rara segera keluar dari kontrakan dan tidak lupa menutup pintunya.


Rara menghampiri seseorang yang berdiri di dekat gerbang.


"Akbar" panggil Rara lalu yang di panggil menoleh mantap Rara.


"Ra, aku mau pamit mau pulang ke kampung. sekalian kamu mau nitip sesuatu mungkin." ucap Akbar


"Em Mas Akbar kalau tidak merepotkan, Rara ingin Mas Akbar pergi ke tetangga sebelah rumah Rara di kampung. dia tetangga yang di percaya menggarap kebun milik Rara namanya Bu Sri. sampaikan salamku padanya katakan bahwa aku baik-baik saja di kota, Mas Akbar sampaikan maafku karena belum bisa ngasih oleh-oleh karena Rara belum punya uang lebih." ucap Rara


"Baiklah, terus kamu mau dibawakan makanan apa Ra dari kampung?"


"Tidak usah Mas, itu saja keinginan Rara.


maaf merepotkan Mas Akbar.


"Tidak sama sekali Ra, ya sudah saya langsung on the way." setelah berpamitan Akbar langsung mengendarai motor miliknya dan pergi menjauh dari tempat Rara berdiri sekarang.


🍉🍉🍉


Jangan lupa like,komen, vote nya gaes


VOTE


VOTE


VOTE

__ADS_1


__ADS_2