
Juna sedang berkutat dengan pekerjaannya. tiba-tiba dia teringat perkataan ibunya yang akan mencari keluarga dari selingkuhan papahnya.
Aku harus mulai bertindak sebelum mamah lebih dulu menemukan Rara.
Lalu Juna menghubungi Rio untuk datang ke ruangannya.
Beberapa saat kemudian Rio sudah datang ke ruangannya.
"Maaf Tuan, apa ada yang bisa saya bantu?" Rio langsung bertanya kepada atasannya.
"Nanti sepulang kerja kamu antar saya ke kontrakan Rara." Juna meminta Doni untuk mengantarnya ke kontrakan Rara.
"Tapi..."ucapan Rio terhenti saat terdengar seseorang mengetuk pintu dari arah luar.
"Masuk" Juna berkata agak keras dan orang yang di luarpun masuk. orang itu ternyata Bu Susan kepala cleaning service.
"Maaf Tuan saya lanjutkan perkataan yang tadi. untuk apa tuan ingin bertemu nona Mutiara?" tanya Rio penasaran karena setahu dia, Juna sudah tidak ingin berhubungan dengan Rara lagi.
"Silahkan kopinya Tuan." Bu susan menaruh kopi pesanan Juna di atas meja kerjanya.
Bu susan mendengar kedua atasannya sedang membicarakan Rara. dia berjalan pelan saat ingin keluar agar bisa mendengar lagi pembicaraan mereka.
"Saya ingin membawanya pergi jauh dari kota ini karena sekarang mamah sedang mencari keberadaan dia." ucap Juna
Jadi Pak Raka sedang mencari Rara, ini tidak bisa di biarkan." batin Bu Susan sebelum dia menutup pintu ruangan itu.
"Untuk apa Nyonya mencari nona Rara?" Rio tampak penasaran.
"Sudahlah kamu tidak perlu tahu, yang harus kamu lakukan hanya mengantarkan saya saja." kata Juna karena tak ingin berbasa-basi
"Baiklah Tuan, kalau begitu saya permisi." Rio pamit pergi meninggalkan ruangan itu.
Bu Susan yang sudah berada di dapur perusahaan segera menaruh nampan yang tadi dia pakai. lalu dia berjalan ke arah ruang istirahat khusus cleaning service.
__ADS_1
da menghubungi suaminya untuk menyuruh Rara berkemas.
📞"Hallo pah" ucap Bu Susan dari balik telepon.
📞"Iya mah, ada apa mamah menghubungi papah jam segini?"
📞"Pah ini penting dan darurat sekali. papah cepat suruh Rara mengemas semua barang-barangnya. secepatnya dia harus meninggalkan Ibukota karena disini sudah tidak aman lagi untuknya." ujar Bu Susan
📞"Memangnya kenapa mah?" tanyanya penasaran.
📞"Sudah lah, nanti saja mamah memberitahukan alasannya. yang penting sekarang cepat papah suruh Rara berkemas."
📞"Baiklah, papah akan melaksanakan perintah mamah." ucap suami Bu Susan.
Lalu bu susan mematikan panggilan itu. dia meninggalkan ruang istirahat dan kembali bekerja.
Jam pulang karyawan sudah tiba. Juna segera meninggalkan ruangannya. dia berjalan diikuti oleh Rio asistennya. mereka memasuki mobil milik Juna. Rio segera mengemudikan mobilnya di parkiran depan kontakan yang di tinggali Rara.
Setibanya di kontrakan, Rio langsung memarkirkan mobilnya. lalu Juna keluar dari mobil diikuti Rio. mereka berjalan ke arah kontrakan Rara.
Cklek
"Maaf Tuan cari siapa yah?" tanya seorang ibu muda yang sedang menggendong anaknya.
"Saya mencari Rara, apa dia ada di dalam? kenapa kamu bisa keluar dari dalam kontrakan ini?" Juna masih heran dengan keberadaan wanita muda itu.
"Rara, disini tidak ada yang bernama Rara. maaf mungkin orang yang Tuan cari itu penghuni kontrakan ini yang sebelumnya. soalnya saya masih baru disini." ucapnya
Rara sudah pindah, kemana dia pindah?
Ah merepotkan sekali." Juna memikirkan keberadaan Rara.
"Ya sudah kalau begitu saya permisi. maaf sudah menganggu istirahat anda." Juna berpamitan dan segera pergi dari sana.
__ADS_1
Juna dan Rio memasuki mobilnya.
"Sekarang kita kemana tuan?" Rio bertanya arah tujuan mereka.
"Kita pulang saja." Juna menyuruh Rio mengantarkannya pulang.
Di dalam perjalanan pulang, Juna mencoba menghubungi orang suruhannya untuk mencari keberadaan Rara.
Rio hanya menatap sekilas ke arah atasannya yang tampak sibuk menelepon orang suruhannya.
°°°
Bu susan sudah berada di mess yang di tinggali karyawannya. dia segera menemui Rara.
"Ra, apa kamu sudah membereskan barang-barangmu semuanya?" tanya Bu Susan
"Sudah bu, tapi kenapa Rara suruh berkemas?" Rara penasaran sebenarnya apa tujuan dari Bu Susan.
"Kamu harus segera pergi dari sini Ra. tadi siang saya mendengar bahwa Ibunya pak Juna sedang mencari keberadaanmu. dan pak Juna juga sekarang sedang mencarimu." Bu Susan mengatakan hal yang tadi siang di dengarnya.
"Memangnya mereka mau apa?" Rara tampak cemas
"Sepertinya mereka mempunyai niat tak baik kepadamu Ra. lebih baik sekarang ayo kita pergi dari sini. saya akan mengantarkan kamu ke terminal. kamu harus pergi malam ini juga ke kampung nenek saya."
"Apa ibu akan membiarkan Rara pergi sendirian? lalu siapa yang akan membantunya nanti? Rara sedang hamil bu, siapa yang akan mendampinginya disana?" sahut Putri bertanya kepada Bu Susan.
"Ah saya melupakan itu, saya baru ingat kalau nenek saya itu sudah sepuh.
emm begini saja, bagaimana kalau kamu yang mendampingi Rara." ucapnya kepada Putri.
"Baiklah bu saya siap, saya akan segera berkemas juga." Putri tampak bersemangat.
"Ya sudah cepat kamu siap-siap. kamu tenang saja, setiap bulannya saya akan tetap mengirinkan uang untuk kebutuhan kalian." Bu Susan berniat akan menanggung biaya hidup Rara dan Putri di kampung nanti.
__ADS_1
"Terimakasih bu, ibu baik sekali." Putri langsung memeluk Bu Susan.
Setelah menunggu Putri selesai berkemas, Bu Susan dan suaminya mengantarkan mereka berdua ke terminal.