
Malam harinya Aldo datang untuk mengunjungi Zivana. karena dia masih khawatir kepada Zivana.
"Assalamu'alaikum," ucap Aldo dari depan pintu rumah Pak Juna.
Kebetulan Bu Rara dan keluarganya sedang duduk berkumpul di ruang keluarga.
"Biar Mamah yang bukakan pintunya," Bu Rara beranjak dari duduknya. lalu dia berjalan mendekati pintu masuk.
Cklek
Saat ini Bu Rara sudah membuka pintu rumahnya.
"Assalamu'alaikum, Tante," ucap Aldo ramah
"Waalaikum'salam, silahkan masuk Nak!" Bu Rara mempersilahkan Aldo masuk ke dalam rumah.
Kini Aldo sudah bergabung dengan Bu Rara dan keluarganya.
"Malam Om, malam semuanya, maaf saya mengganggu istirahat kalian," ucap Aldo sambil menatap mereka.
"Sama sekali tidak mengganggu kok Nak Aldo," ucap Pak Juna kepada Aldo.
"Lebih baik kita ke kamar saja ayo Pah, biar Nak Aldo ngobrol berdua dengan Zie," Bu Rara mengajak suaminya ke kamarnya.
"Eza juga mau ke kamar," sahut Eza lalu beranjak dari duduknya.
Akhirnya di ruang keluarga hanya ada Zivana dan Aldo saja.
Pak Juna dan Bu Rara sudah masuk ke dalam kamar mereka.
"Pah, kira-kira Zivana bilang tidak yah kalau dia sedang hamil. Mamah kasihan sama Nak Aldo jika dia terlalu berharap." ujar Bu Rara
"Papah tidak tahu Mah, tapi mudah-mudahan sih Zie sudah mengatakannya," jawab Pak Juna
Keduanya memilih untuk menonton televisi yang ada di kamar itu. karena keduanya belum ngantuk jika harus tidur sekarang.
__ADS_1
Saat ini Aldo berpindah duduk di sebelah Zivana.
"Sayang, kita keluar yuk jalan-jalan! mumpung malam minggu loh," ucap Aldo mengajak Zivana pergi keluar. karena mereka baru berpacaran dan belum pernah sama sekali jalan bareng.
Astaga, bagaimana ini? apa aku harus membicarakannya sekarang, tapi aku tidak tega sama Kak Aldo. sepertinya Kak Aldo sedang berbahagia karena kita baru saja berpacaran." batin Zivana
"Eh iya, tapi jangan lama-lama Kak," ucap Zivana
"Tidak kok, hanya sebentar saja," ucap Aldo
"Aku mau ganti pakaian dulu," Zivana beranjak dari duduknya lalu segera ke kamarnya.
Zivana memilih untuk memakai pakaian tertutup karena tidak baik jika dia keluar malam dengan pakaian terbuka. apalagi sekarang dia sedang hamil.
"Ayo kak," ajak Zivana yang kini sedang berdiri di dekat Aldo.
"Sebentar sayang, sepertinya aku harus berpamitan dulu dengan orang tua kamu," kata Aldo yang kini juga sudah beranjak dari duduknya.
"Tidak usah, nanti Zie kirim pesan ke Mamah saja. lagian cuma sebentar saja kok," kata Zivana
Kini keduanya berjalan keluar dari rumah. saat sudah sampai di dekat mobil, Aldo membukakan pintu mobil untuk Zivana.
"Tidak perlu repot-repot Kak," ucap Zivana
"Tidak merasa di repotkan sama sekali kok, lagian kan kita ini pacaran," ucap Aldo
Zivana hanya tersenyum menatap Aldo. lalu dia segera masuk ke dalam mobil. Aldo juga masuk ke dalam mobil dan langsung mengemudikan mobilnya.
Saat ini mobil yang di kendarai Aldo sudah sampai di suatu tempat. Aldo menyuruh Zivana untuk turun dari dalam mobil.
Aldo mengajak Zivana ke tempat spesial yang sudah dia siapkan.
"Ini di taman, tapi kok seperti sedang ada acara, padahal ini malam-malam loh," Zivana melihat sekeliling yang banyak lampu hias yang di pasang di sekeliling taman.
"Iya sayang, di sini memang sedang ada acara," jawab Aldo lalu dia bertepuk tangan tiga kali.
__ADS_1
Tiba-tiba terlihat cahaya menyala dari depan mereka. ternyata itu cahaya dari lampu hias berbentuk love. ada juga dua kursi khusus yang di sekelilingnya sudah di lengkapi hiasan yang sudah Aldo siapkan sebelumnya untuk Zivana.
Aldo melihat ekspresi wajah Zivana. bukan telihat senang, namun Zivana terlihat terkejut.
Aku semakin tidak enak kepada Kak Aldo. tapi kalau aku mengatakan kebenarannya sekarang, nanti Kak Aldo malah sedih. padahal ini kejutan spesial yang sudah dia siapkan." batin Zivana
"Kamu kenapa?" tanya Aldo
"Aku tidak apa-apa kok," jawab Zivana
"Kamu suka tidak?"
"Suka sekali, makasih yah Kak," Zivana tersenyum menatap Aldo.
"Sama-sama sayang, ayo kita duduk!" ajak Aldo
"Iya Kak," Zivana mengikuti Aldo yang terlebih dahulu melangkah ke kursi yang ada di taman itu.
Aldo mulai bercerita panjang lebar. namun sejak tadi Zivana tidak mendengarkan perkataannya.
"Jadi bagaimana Zie?" tanya Aldo yang sejak tadi bercerita kepada Zivana.
Aldo melihat Zivana diam tanpa menjawab perkataannya.
"Zie," Aldo menepuk pelan bahu Zivana.
"Eh, ada apa Kak?"
"Kamu sejak tadi tidak mendengarkanku bicara?"
"Maaf Kak, Zie sedang tidak fokus," jawab Zivana
Ada apa dengan Zivana, tumben sekali dia seperti ini. biasanya dia sangat asyik jika di ajak mengobrol." batin Aldo sambil menatap Zivana yang duduk di sampingnya.
°°°
__ADS_1