
"Wah selamat, triplets." Dokter tersenyum lebar dan berjabat tangan dengan Gavin.
Gavin melongo saja, kemudian ia melirikku. "Penyakit apa itu, Dok?" Wajahnya tegang sekali saat dokter menepuk bahunya.
Apa itu triplets? Apa aku memiliki gangguan.
"Kok penyakit?" Dokter memberi tanda di layar monitor tersebut.
Seperti foto diedit, bisa diberi lingkaran di sana.
"Apa itu triplets?" tanya Gavin kemudian.
Apa karena aku haid kemarin? Aku pun mengatakan pada dokter bahwa aku demam tinggi dan juga ada mual dan muntah sebelum demam. Apa kondisi ini, risiko dari obat-obatan injeksi yang diberi bang Ken?
"Triplets itu kembar tiga, Pak, Bu." Dokter dan asistennya tertawa kecil.
Oalah.
Aku dan Gavin saling memandang kembali, aku belum bisa memahami ini semua.
__ADS_1
"Fenomena apa itu? Efek dari apa?" Gavin mengusap-usap dagunya memandang monitor USG tersebut.
"Kok fenomena? Janin Ibu Ria kembar tiga, Bapak." Dokter perempuan tersebut sampai tepok jidat.
MasyaAllah.
"Beneran?" Kepalaku tegak seperti ular kobra.
"Betul, Bu. Ini loh Saya kasih tanda, tapi Saya sarankan bulan depan USG kembali ya untuk memastikan dengan pasti. Tapi sebenarnya udah pasti juga sih, itu dia udah menempel semua di dinding rahim. Jangan kaget kalau usianya ini berbeda dengan beberapa hari ya, Bu? Soalnya bayi kembar memang mereka tak seusia, pasti ada perbedaan waktu entah hari, minggu atau bulan. Untuk sekarang, baru usia kehamilan dua minggu nih, Bu."
Gavin garuk-garuk kepala, saat dokter menjelaskan. Ia terlihat bingung, juga berkeringat.
Bagaimana ya? Memang benar juga pikirannya, aku jadi mengkhawatirkan hal ini juga.
"Ohh… . Jangan khawatir, Bapak." Terlihat sekali dokter menahan tawa.
Mungkin di pikirannya, wajar pasien bertanya karena orang awam. Tapi, ekspresi panik Gavin ini memang alami panik dan tidak dibuat-buat. Mungkin itu plot twistnya.
"Rahim wanita bisa mengalami pertambahan ukuran lima ratus kali dari ukuran semula, saat dirinya tengah mengandung. Untuk risiko dan lainya, nanti kita bahas di meja ya? Jadi benar, istri Bapak ini mengandung bayi kembar tiga. Jika kurang percaya, Saya bisa menjadwalkan Ibu Ria untuk USG transv*****l, untuk mengetahui lebih jelasnya. Mengenai USG transv*****l tersebut, alatnya akan dimasukkan ke area **wanita** dan saat digunakan dipasangkan alat kontrasepsi jenis *****m untuk mencegah penularan penyakit s*****l lainya. Jadi, untuk memastikan lebih akurat saja. Tapi untuk saran Saya, Ibu Ria bisa datang kembali untuk melakukan USG ulangan di bulan depan." Dokter tersebut mengisyaratkan asisten dokter untuk memberikan tisu pada perutku.
__ADS_1
"Mari, Bapak." Dokter tersebut keluar dari tempat USG.
Ya Allah, ini benar aku hamil kembali tiga? Apa karena ucapan Gavin di ruang antri tadi langsung diijabah? Apa karena Yang Kuasa mendengar ucapan menyentuh Gavin untuk anaknya, jadi Yang Kuasa percaya menitipkan banyak anak pada rahimku?
Aku dibantu membersihkan gel ini dan dibantu untuk turun dari brankar USG ini, lalu aku berjalan menghampiri suamiku dan dokter tersebut di meja dokter dengan dua kursi di depannya.
"Secara alamiah, kehamilan kembar merupakan kehamilan yang memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan kehamilan normal. Karena kehamilan kembar memiliki risiko lebih sering terjadinya komplikasi, seperti berpotensi terjadi persalinan prematur atau melahirkan di usia kehamilan kurang dari tiga puluh delapan minggu. Risiko meningkatkan menderita preeklampsia. Kemudian, gangguan tali pusar contohnya terlepasnya tali pusar atau bruptio placentae. Diabetes gestasional, atau peningkatan kadar gula darah kehamilan. Sindrom transfusi kehamilan kembar. Lalu persalinan caesar, itu pasti karena Ibu Ria sebelumnya memiliki riwayat operasi caesar. Kehamilan kembar juga menyebabkan rahim bertumbuh lebih besar dibanding kehamilan normal, sehingga jauh lebih berisiko menyebabkan terjadinya ruptur uteri atau sobekan rahim. Terlebih Ibu Ria memiliki riwayat persalinan caesar atau bahasa medisnya sectio caesarean. Persalinan caesar sendiri merupakan indikasi relatif untuk dilakukanya persalinan caesar kembali, pada kehamilan dan persalinan selanjutnya. Bila Ibu Ria memiliki riwayat persalinan melalui prosedur caesar dan mengalami kehamilan kembali, maka sebaiknya Ibu Ria berkonsultasi dan memeriksakan diri secara rutin dengan dokter kandungan agar proses kehamilan dan persalinan Ibu Ria berjalan dengan baik. InsyaAllah minim risiko, jika Ibu Ria kontrol rutin sesuai anjuran dari dokter. Jika Saya memang tengah sibuk, atau jadwal cek up rutin Ibu Ria berbenturan dengan kesibukan Ibu Ria, Ibu Ria bisa datang ke dokter kandungan lain dengan membawa riwayat medis dalam buku yang menjadi pegangan Ibu Ria setiap kali datang cek up. Nanti, buku KIA dibawa dan buku riwayat medis ini pun selalu dibawa ya? Saya sarankan untuk cek up satu bulan mendatang, atau Ibu Ria bisa datang segera ketika memiliki keluhan. Untuk cek up, Saya akan memberi jadwal yang tidak tentu setiap bulannya. Jika bulan ini Saya menjadwalkan untuk datang satu bulan kemudian, bulan depan belum tentu Saya jadwalkan datang satu bulan kemudian juga. Bisa jadi tiga minggu mendatang, dua minggu mendatang, satu minggu mendatang, ataupun hitungan hari. Jangan terlalu dipikirkan dan jangan lupa meminum multivitamin yang Saya resepkan ini, untuk obatnya bisa ditebus di apotek yang ada di depan poli umum." Dokter perempuan tersebut memberikan secarik resep obat pada Gavin.
"Kemudian, untuk makanan. Ibu Ria mengkonsumsi lebih banyak ikan saja menurut Saya, karena itu bagus untuk pertumbuhan otak janin. Makan-makanan bergizi, buah-buahan, sayur-sayuran, daging dan ikan. Tolong jauhi sementara makanan cepat saji dan tolong batasi mengkonsumsi bakso, atau makanan bercita rasa pedas. Ada yang ditanyakan?" Dokter tersebut tersenyum ramah.
"Maaf, Dok. Apakah boleh berhubungan suami istri?" Suamiku memang butuh tubuh utuh, tak hanya selang*****n. Tapi selang*****n memang nomor satu, yang lainnya biar nanti diurutkan saat atraksi saja.
"Baik, untuk hubungan suami istri Saya sarankan lebih baik dihindari lebih dulu. Kemudian, jika memang terlanjur sudah melakukannya harap untuk melepaskan cairan suami tidak di rahim karena akan memicu kontraksi rahim. Hal ini disebabkan saat berhubungan s**s, akan menimbulkan adanya stimulasi pada PD, kl****s pada wanita dan cairan suami dapat meningkatkan hormon prostaglandin. Hormon ini dapat memicu terjadinya kontraksi pada rahim saat kehamilan. Kontraksi rahim ini disebut dengan braxton hicks atau kontraksi palsu, yaitu apabila kontraksi yang dirasakan tak teratur dan masih hilang timbul. Situasi ini akan jadi berbahaya bila kontraksinya semakin kuat dan semakin teratur, karena bisa menyebabkan persalinan prematur. Namun, kondisinya bahkan belum waktunya untuk persalinan karena masih trimester awal. Maka dari itu, Saya menyarankan Bapak Gavin untuk menunda melakukan hubungan suami istri lebih dulu." Dokter tersebut tersenyum ramah pada Gavin.
Gavin langsung menoleh padaku dengan membuang napasnya. Aku jadi geli melihat ekspresi kecewanya ini, karena begitu kentara diperlihatkan.
"Tapi tentu Bapak punya solusi untuk itu."
Tawa kami pecah, saat asisten dokter tersebut mencairkan suasana.
__ADS_1
...****************...