
Rangga melangkah ke dalam mansion.
"Tuan mau makan sekarang tuan, akan bibi siapkan?"sapa sang pelayan menyambut kedatangan Rangga.
"Ehm, apa Nyonya muda belum pulang bi?"Rangga tak menjawab bahkan kini balik bertanya.
"Belum tuan, tuan Hardy juga belum"jawab pelayan.
"Kalau begitu aku makan setelah mereka datang bi"ujar Rangga lalu melangkah menuju kamarnya.
Rangga menghidupkan air dan mengisi bathub dengan air hangat dan di campur aroma therapy yang selalu Shanum pakai, Berendam dengan air hangat mungkin bisa mengurangi penat di tubuh, pikir Rangga.
Sementara di tempat lain, Shanum tengah menikmati makan malam bersama klien ayah Hardy, tampak Hardy tersenyum senang menghadiri undangan dari Darmawan, seorang Auditor yang sangat di segani oleh para pengusaha besar di negara ini, sifatnya yang jujur dan penuh pendirian membuat Darmawan menjadi sosok yang selalu menjadi incaran para pengusaha yang ingin melancarkan bisnisnya tanpa harus melewati banyak prosedur.
Namun Darmawan akan menolak setiap pengusaha yang ingin berbuat curang hanya karena ingin agar usahanya tetap berjalan mulus.
Hanya orang-orang jujur yang Darmawan dekati.
Hardy adalah salah satu sosok yang di kaguminya.
Dengan susah payah Hardy menjalankan bisnis yang di warisi dari ayahnya.
Darmawan paham bagaimana kesulitan dan rintangan yang Hardy alami hingga Wijaya Corp bisa menjadi sebuah perusahaan besar dan menjadi incaran para investor untuk menanamkan sahamnya.
__ADS_1
Hardy dan Darmawan tampak asik berbincang di tengah acara makan malamnya, sementara Shanum seakan tak bernafsu menghabiskan hidangan di atas piringnya.
Pria tampan dengan tatapan tajam tak berhenti mencuri pandang ke arah Shanum.
Dialah satu-satunya putra Darmawan yang mengikuti jejak sang ayah.
Daren Erlangga, auditor muda incaran para pengusaha yang berlomba-lomba untuk menarik hatinya agar mau menjadi sang menantu.
Namun tak ada satu pun gadis yang berhasil menarik perhatian pria gagah tersebut.
Sejak perkenalannya dengan Shanum, Daren selalu mencuri pandang ke arah gadis yang berada di hadapannya.
Sikap cuek yang di milikinya seakan menjadi daya tarik tersendiri bagi Daren.
Terlihat berbeda dengan gadis lain, tanpa Daren ketahui bahwa gadis tersebut sudah sah menjadi milik seorang pria beruntung lain bernama Rangga.
"Ehm yah, boleh kah aku pulang lebih dulu?"akhirnya Shanum memberanikan diri.
Hardy terhenyak, ia sungguh lupa jika saat ini Shanum bukan lagi seorang gadis yang masih bebas pulang kapan saja, karena ada seorang suami tengah menunggunya di rumah.
"Ahh, baiklah Sha? Kau pulanglah dahulu, biar Harun mengantarmu, ayah nanti pesan taxi"ujar Hardy.
"Tidak yah, aku saja yang naik taxi, ayah biar sama asisten Harun saja" Shanum menolak halus.
__ADS_1
"Ehm ijinkan saya mengantar Shanum om" Daren bangkit dari duduknya menawarkan diri.
"Ah tidak, terima kasih kak Daren, aku sudah pesan taxi nya, dan sang sopir sudah menghubungiku"tolak Shanum, tak mungkin jika seorang wanita yang telah bersuami pulang malam di antar oleh pria lain.
"Biarlah Sha, lagian Daren akan langsung pulang dan rumah kita satu arah kan?"tanya Darmawan.
Menyadari tingkah sang putra yang tampak aneh saat beberapa kali mencuri pandang ke arah putri sahabatnya itu, Darmawan merasa senang, sekian lama ia mencari jodoh untuk sang putra dan selalu mendapat penolakan, kini rupanya Shanum lah yang telah berhasil mengalihkan dunianya.
Shanum terdiam melihat ke arah ayah Hardy seakan minta jawaban.
"Pergilah Sha, biar Daren yang mengantarmu, ayah akan tenang jika kau di antar oleh dia"ucap Hardy tak dapat menolak.
Shanum menghela nafas berat mendengar jawaban sang ayah.
Pesan yang di kirimkannya tiga puluh menit yang lalu agar Rangga segera menjemputnya, tak ada respon.
Mungkin Rangga tertidur, pikir Shanum.
Daren tersenyum senang mendengar persetujuan dari Hardy.
Selangkah lebih dekat.
Daren membatin lirih dengan senyum smirk.
__ADS_1
Hardy hanya dapat memandang, kepergian sang putri, ia pun tak dapat melarang putra Darmawan untuk mengantarkan Shanum namun Hardy bertekad suatu saat akan ia jelaskan semuanya, bahwa Shanum bukan lagi seorang gadis.
Hardy tak ingin Rangga mempunyai rival baru yang nantinya akan mengganggu hubungan mereka berdua.