Nona Mudaku Separuh Nafasku

Nona Mudaku Separuh Nafasku
Dia Masih Di Hatiku


__ADS_3

Shanum meneguk minuman setelah menelan obat dan vitamin pemberian dokter Vina,sebenarnya ia begitu enggan untuk menelan pil yang rata-rata terasa pahit itu,meski ada satu vitamin yang sedikit berasa manis buah .


Sapaan ramah dan anggukan hormat dari para karyawan yang di lewatinya di balasnya dengan senyum tipis,sementara asisten Harun telah berada di ruangannya menyiapkan berkas untuk meeting siang ini .


Rapat tahunan dengan para investor yang akan di lakukan dua minggu lagi membuat Shanum harus lebih memeras otaknya ,kepercayaan yang telah mereka berikan tentu saja harus ia jaga dengan baik dengan memberikan imbalan yang sesuai dengan saham yang mereka tanamkan di Wijaya Corp ini.


Sementara di ruangan lain ,Rangga masih memandang layar ponselnya dengan sumringah,setelah Devon mengirimkan jumlah nominal yang cukup besar hasil kerja sama dengan tim nya, kini notifikasi yang berasal dari tuan Hardy pun kembali membuatnya tersenyum ,impiannya untuk membeli sebuah hunian baru ,kini semakin mendekati kenyataan ,memang sejak Rangga bekerja ia selalu menyisihkan sebagian gajihnya untuk di tabung setelah mengirimkan secara rutin uang bulanan untuk ibu dan adiknya kuliah di kampung.


Impian Rangga sebenarnya tak muluk-muluk ,hanya ingin mandiri dan hidup tenang tanpa harus memikirkan uang kontrakan yang harus di bayarnya .


Mungkin malam ini ia akan ke mansion tuan Hardy dan mengucapkan terima kasih setelah memberinya bonus yang cukup besar .


Di depan meja lobi perusahaan ,Rangga sempat melihat Shanum berjalan keluar dengan asisten Harun ,langkahnya yang terlihat tergesa-gesa menunjukan bahwa saat ini ia begitu sibuk dan di kejar waktu ,bahkan makan siangnya pun sering tak tepat waktu ,memikirkannya pun membuat Rangga cemas,bagaimana ia dapat menjaga kesehatannya sendiri jika untuk memperhatikan asupan makan pun tak ia perdulikan .

__ADS_1


Rangga kembali melangkah menuju ke ruang kerja ,namun sebelumnya ia mampir terlebih dahulu ke ruangan Kevin untuk menyerahkan kunci motor yang tak sengaja ia taruh di tas kerjanya karena seperti hari-hari biasa ,setelah sampai di kantor Kevin akan menunggu kedatangan sang kekasih hatinya Rara di lobi .


"Nih kunci motor lu kebawa di tas gue "ucap Rangga sambil menaruh kunci itu di atas meja Kevin lalu kembali melangkah ke lift untuk menuju ke lantai di mana ruangannya berada .


Sesampainya di ruangan tampak dua kembar Danu dan Dika tengah bersantai ,Danu tengah asik dengan ponselnya ,sementara Dika asik ngemil makanana ringan yang baru di beli nya di kantin ,dan tentu saja tak ketinggalan beberapa bungkus kwaci ,cemilan kesukaannya .


Tak heran jika divisi IT.memang bagian paling santai ,namun memiliki peran penting akan kelangsungan hidup dan tumbangnya suatu perusahaan .


Tentu saja dua kembar itu akan menikmati waktu santai setelah menyelesaikan tugasnya secara profesional ,itulah kenapa Hardy memilih dua pria jenius itu untuk di tempatkan di bagian IT untuk menggantikan salah satu kayawan yang telah resign.


*


*

__ADS_1


"Aku akan tetap menunggumu membalas cintaku Vin ,sampai kau dapat melupakan mantanmu yang brengsek itu "ucap seorang pria berkacamata dengan tangan menggenggam erat kedua tangan halus Vina.


"Maafkan aku Ros,sungguh aku tidak bisa menerima cintamu aku hanya menganggapmu sebagai teman biasa Ros,tak lebih "Vina mencoba menarik tangannya ,namun rasanya sia-sia karena genggaman pria yang begitu mengharapkan agar cinta nya terbalas itu tetap erat menggenggamnya .


Meski sudah berulangkali ia menolak dengan halus namun tekad pria itu tak pernah padam .


Kisah cintanya yang kandas sebenarnya tak pernah Vina ungkap ,namun ternyata Eros telah mengetahuinya dengan terlebih dahulu menyelidiki tentang kisah hidup yang selama ini Vina alami .


Cintanya yang kandas karena Devon telah berpaling meninggalkannya demi gadis lain .


"Vin sampai kapan kau akan menunggu lelaki brengsek yang telah membuat luka di hatimu ,sadarlah dia sudah mendapat gadis penggantimu ,dia sudah menghianatimu ,lupakanlah dia "Eros tetap pada pendiriannya .


"Kau tak ada lagi di hatinya ,lihatlah aku yang ...."

__ADS_1


"Dari mana kau tahu kalau Vina tak ada di dalam hatiku ,bagaimana kau tahu jika ada gadis lain telah menggantikan Vina di hatiku hah ?"ucapan Eros tertahan saat tiba-tiba kerah baju kemeja nya ter angkat karena sebuah tangan kekar menariknya dengan penuh tenaga .


__ADS_2