Nona Mudaku Separuh Nafasku

Nona Mudaku Separuh Nafasku
Sadarlah Wahai Hatiku


__ADS_3

Siang ini Shanum memerintahkan pada semua divisi untuk berkumpul di ruang meeting setelah jam makan siang selesai .


Setelah beberapa hari ini divisi IT mendapat banyak keluhan dari berbagai server yang tiba-tiba error.


Mungkinkah ini pekerjaan para Black Demon,Rangga curiga pada kumpulan Black Demon atau lebih di kenal B'D.


Karena setelah sekian lama tak terdengar sepak terjangnya ,kini mulai tercium pergerakan yang sangat halus namun masih bisa Rangga sadari ,karena tak ingin gegabah akhirnya Rangga harus menunggu lagi untuk dapat memastikan bahwa dugaanya tak salah.


Kevin telah menyiapkan seluruh map berisi berkas-berkas penting bersama Rara dan empat anggota divisi lainnya ,sementara Danu dan Dika terpaksa mewakilkan kehadiran mereka pada Rangga .


Ada beberapa karyawan mendapati serangan virus yang menyerang hingga sebagian data penting sedang terancam hilang dari data perusahaan .


Shanum duduk dengan mata terfokus pada laptop di depannya ,memang benar ada sebagian data penting hilang .


Rangga melihat Shanum dalam mode serius sungguh sangat menarik ,dalam wajah ceria dan kekonyolan yang selama ini Rangga lihat,ternyata Shanum adalah seorang gadis yang cerdas dan penuh ketegasan .

__ADS_1


Sungguh paket lengkap yang begitu mempesona ,namun Rangga hanya dapat mengaguminya dalam diam ,karena untuk memimpikannya pun Rangga tak berani ,apalagi berharap jika perasaannya terbalas .


Begitu lama Rangga terhanyut dalam lamunan indahnya hingga asisten Harun membuyarkan lamunnya .


"Pak Rangga ,non Shanum meminta anda mengirimkan data yang kemarin kita bicarakan "Harun berbisik membuat Rangga tersontak kaget .


"Ah baik pak " sahut Rangga lalu melangkah ke arah meja Shanum .


"Pak Rangga ,non Shanum meminta di kirimkan lewat email "bisik Harun heran ,tak biasanya pemuda itu salah tingkah.


Dengan gerakan cepat data yang di minta Shanum telah terkirim ,membuat nafas Rangga lega .


Senyum Shanum mengembang begitu manis pada Rangga ,ternyata papah Hardy tak salah memilih orang kepercayaan ,Rangga begitu cekatan dalam setiap tugas yang diberikan dan tentu saja hasilnya pun selalu memuaskan .


Rangga kembali salah tingkah saat pandangannya beradu dengan Shanum yang masih menatapnya tajam dengan senyum manis yang selalu membuat hatinya ketar ketir tak karuan .

__ADS_1


"Andai kau gadis biasa saja Sha, aku takan begitu sengsara memendam rasa ini".


Hari beranjak sore saat Shanum menutup meeting hari ini .


"Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya dan meeting kali ini saya sudahi sampai di sini ".


Tak seperti biasa sore ini Shanum bergegas pulang tepat waktu,Rangga melihat raut wajah Shanum yang selalu tersenyum saat menuju area parkir mobil.


Dan ternyata satu sosok pria bertubuh tinggi tegap hidung mancung rahang tegas bibir tipis merah merona telah menunggunya dengan senyum yang tentu membuat dapat kaum hawa khilaf .


"Kau sudah datang Von "Shanum tersenyum lalu memeluk pria tampan itu dengan erat.


"Hmmm ,bagaimana kabarmu Sha semakin cantik saja kulihat "dengan gerakan tangan mengusap punggung Shanum dan mencium puncak kepala gadis itu dengan pelan.


Rangga tertegun membeku di samping motor maticnya ,entah kenapa hatinya begitu sakit melihat pemandangan ini, bahkan saat Lesty menghianatinya tak sesakit ini .

__ADS_1


"Ada apa dengan hatimu Ngga,sadarlah Shanum bukan milikmu "Rangga bergumam meski sesak dadanya bagai batu besar tengah menghimpitnya .


__ADS_2