
Shanum meletakan jaket dan helm di atas motor sportnya ,badan yang terasa begitu penat membuatnya ingin segera membersihkan badan dan tidur di ranjangnya yang nyaman .
Jadwal siang tadi begitu padat ,mengunjungi beberapa klien dan calon investor ,meski kekacauan yang terjadi tak membuat Shanum patah arang ,ia tetap berusaha meyakinkan kepercayaan dengan beberapa investor yang baru bergabung dengan Wijaya Corp .
Untung lah Devon dan timnya selalu siap melindungi perusahaannya dengan mengerahkan tim yang beranggotakan orang-orang jenius ,meski Shanum belum bertemu secara resmi dengan anggota yang lain .
Badannya terasa rilex dan segar setelah berendam dengan air hangat dengan campuran aroma therapi membuat pikirannya kembali tenang dan badan terasa nyaman .
Setelah usai berendam dan membilas badannya ,Shanum pun membaringkan tubuhnya ,beberapa pesan dari Devon siang tadi kembali ia buka ,hari ini Devon pulang ke negara x untuk pemeriksaan rutin pekerjaan sang asistennya yang ia tugaskan untuk mengawasi perusahaannya .
Shanum terpaksa menolak ajakan Devon untuk ikut bersamanya dan bertemu dengan ayah bunda Devon karena kesibukan Shanum yang beberapa hari ini begitu menyita waktu ,dan Devonpun memakluminya.
*
*
Shanum sangat mengenal kedua calon mertuanya karena Dirga dan Hardy merupakan sahabat dekat di masa muda bahkan hingga sampai sekarang mereka masih saling berhubungan .
Karena kedekatan mereka itulah pertunangan Shanum dan Devon terjalin ,mereka ingin tali persahabatan itu berlanjut hingga anak cucu .
__ADS_1
Sebenarnya masih ada satu lagi sahabat Hardi dan Dirga yaitu Satria yang telah berpulang karena kecelakaan dua puluh tahun yang silam .
Ketiganya bersahabat sejak di bangku SMU dalam suka dan duka selalu bersama bahkan dengan pasangan masing-masingpun mereka juga akrab .
Hingga kecelakaan besar yang merenggut nyawa salah satu dari mereka membuat keduanya begitu terguncang ,Satria yang kala itu sedang dalam perjalanan menuju ke rumah sakit setelah kelahiran putra kedua nya mengalami kecelakaan yang akhirnya merenggut nyawanya .
Dirga dan Hardy begitu terpukul mendengar berita itu ,bahkan Paramitha selalu menangis jika bertemu dengan istri Satria karena mereka pun begitu dekat bahkan sudah seperti saudara sendiri ,Paramitha yang selalu bercerita tentang kisah kehidupannya yang getir dan penuh duka ,selalu berbagi kisah dengan istri Satria yang selalu setia mendengarkan semua keluh kesahnya .
*
*
Drrtt drrttt .
Rupanya Devon memintanya untuk mengambil berkas yang berada di apartemennya dan menyerahkan pada Hardy .
"Oke aku akan mengambilnya sepulang dari kantor "isi pesan balasan Shanum .
Rupanya hasil kerja tim Devon kini sedikit demi sedikit memperlihatkan hasil ,sejumlah data perusahaan yang penting telah di amankan oleh Devon dan kebocoran data pun tak lagi terjadi karena setelah pengecekan yang di lakukan oleh divisi keuangan bahwa diagram tak menunjukan keanehan seperti waktu yang lalu hingga dana perusahaan yang hilang secara misterius kini tak lagi terjadi .
__ADS_1
Perusahaan telah sepi karena semua karyawan telah pulang ,Shanum meminta sang sopirnya untuk tak langsung pulang ke apartemennya karena ia harus ke apartemen Devon untuk mengambil berkas yang di minta ayah Hardy .
Anggukan hormat dari para satpam dan penjaga apartemen menyambutnya ,siapa tak kenal CEO cantik yang menjadi tunangan tuan Devon salah satu penghuni apartemen mewah yang mereka jaga .
Demikian pula saat pintu apartemen terbuka ,Nico tersenyum ramah saat Shanum memintanya berkas yang di maksud .
Sejak pertama kali kedatangan mereka rupanya Devon telah mengenalkan kedua anggota timnya dengan Shanum meski lewat panggilan vidio.
Saka yang baru keluar dari kamar mandi pun diam terpaku saat di lihatnya gadis cantik tanpa cela bahkan mendekati sempurna sedang berada di ruangan itu ,dan ia tahu jika dia adalah tunangan sang Tuan Muda .
Saka membalas anggukan Shanum saat ia akan melangkah keluar dari ruangan apartemen ,bibir Saka seakan kelu untuk sekedar menyapanya .
Beberapa saat setelah kepergian Shanum ,pintu lift pun terbuka dan Rangga melangkah memasuki ruangan ,pandangannya terpaku pada sosok Saka yang sedang berdiri mematung memandang ke arah pintu lift .
"Apa yang kau lihat Ka?"tanya Rangga dengan wajah penuh keheranan.
"Bidadari telah pergi "jawab Saka dengan lesu dan terbata.
"Bidadari ,siapa maksudmu ?"merasa tak menemukan jawaban Ranggapun mengalihkan pandangan ke arah Nico yang sedang mengambil minuman di kulkas .
__ADS_1
"Tadi Nona muda tunangan tuan Devon datang ,dan jadilah Saka lingkung seperti ini"
Rangga terdiam saat mendengar Nico mengatakan bahwa tunangan Devon baru saja pergi dari sini ,berarti Shanum tidak ikut pergi dengan Devon ke negara x ,entah kenapa hatinya begitu senang mendengar berita ini .