
Hardy memandang putrinya intens hatinya merasa bangga sekaligus terharu setelah mendengar dari Harun asistennya bahwa Shanum telah memaafkan pak Santo yang telah menyalah gunakan posisinya sebagai seorang kepala cabang dengan melakukan penipuan yaitu memalsukan data sehingga membuat kerugian yang tidak sedikit pada Wijaya Corp .
Atas kemurahan hati Shanum ,Santo bisa tetap di ijinkan bekerja bahkan Shanum memaafkan kesalahannya .
Hardy kembali teringat dengan mendiang istrinya tercinta ,bukan hanya karena kecantikan wajahnya namun Paramitha juga sangat baik dan tak segan untuk turun tangan membantu teman ataupun saudara yang sedang mengalami kesulitan,dan kini putri cantiknya ternyata mewarisi kebaikan hatinya .
Hardy melangkah ke arah kamarnya ,membiarkan Devon dan Shanum berdua ,melihat kedekatan mereka membuat Hardy merasa terharu ,harapan agar pertunangan itu terus berlanjut menjadi pernikahan suatu saat kelak .
Sementara itu ,di waktu yang sama dan di tempat berbeda ,Rangga tengah asik dengan game di laptopnya ,sudah lebih dari satu jam ia habiskan untuk bermain game online
Untuk mengalihkan pikirannya yang selalu terbayang dengan Shanum, Rangga sengaja memainkan game yang selama ini tak pernah ia lakukan.
Sebagian pekerjaan kantor pun sengaja ia sisa kan untuk besok ,biasanya akhir minggu ia luangkan untuk olah raga ,namun sekarang ia tak ingin ada waktu yang kosong ,karena sudah pasti bayang wajah Shanum akah terus hadir mengganggunya .
Rangga berangkat ke kantor pukul setengah tujuh pagi,sengaja hadir lebih awal agar dapat mengecek file berkas dengan segera karena ia ingin sebelum makan siang semua tugasnya selesai .
__ADS_1
Hardy menugaskannya untuk memeriksa identitas salah satu karyawan yang di curigai menjadi seorang mata-mata di Wijaya Corp.
Sepemikiran dengan Rangga yang merasa jika gerak dan tingkah pria ber dasi itu terlalu tak biasa untuk seorang karyawan .
Harga mobil yang di atas rata-rata juga selalu memakai printilan di tubuhnya yang tentu saja tak murah .
Rangga pernah menjumpainya saat pria misterius itu membuntuti Shanum ,dari poto yang Hardy kirimkan dapat di lihat bahwa tujuannya adalah untuk memata-matai setiap gerak Shanum .
Seperti biasa Shanum akan memakai motorsportnya setiap akhir minggu ,karena waktu kerja hari sabtu hanya sampai makan siang .
Shanum melajukan motornya ke apartemen dengan kecepatan sedang ,mungkin bagi sebagian orang tidak akan mengenali jika sosok berjaket kulit dan celana jeans sobek dan berhelm fullface itu adalah seorang wanita .
Berbeda dengan Rangga ,lewat sudut matanya ia melihat Shanum melintas di depan motornya ,rupanya Shanum tak menyadari jika pria pengendara motormatic berjaket biru langit adalah Rangga ,sosok yang beberapa hari ini selalu di carinya jika sedang di perusahaan .
Yah ,Shanum merindukan Rangga,meski sikap cuek dan dinginnya namun di balik itu Rangga sangat hangat dan perhatian .
__ADS_1
Dengan pelan dan jarak yang tak terlalu dekat,Rangga mengikuti motor Shanum ,jarak yang tak terlalu dekat membuat gadis itu tak menyadari jika Rangga mengikutinya .
Rupanya Shanum tak langsung menuju ke apartemennya karena jalur yang ia ambil berlainan dengan arah ke apartemennya .
Entah sudah berapa menit Shanum melajukan motornya tiba-tiba di suatu taman kota yang terdapat sebuah danau kecil di kelilingin berbagai tanaman bunga ,Shanum menepikan motornya .
Masih dengan jaket kulitnya namun kini ia menutupi sebagian kepalanya dengan topi hitam membuat wajah nya tak terekspose .
Di kursi taman yang sedikit tersembunyi karena rimbunnya pepohonan Shanum duduk memandang tengah danau .
Drrrtt drrt drttt
Rangga mengambil ponsel yang bergetar di kantong jaketnya terlihat Shanum memanggil di layar ponselnya .
"Sampai kapan kau akan sembunyi dariku Ngga?" satu kalimat yang membuat Rangga bagai membeku .
__ADS_1