Tahanan Ranjang Sang Mafia

Tahanan Ranjang Sang Mafia
EPISODE 259


__ADS_3

Hari ini adalah malam terakhir, dan tengah malam Zac harus memberikan kepetusannya pada Gia.


Saat itu Zac berdiri di balkon tepat nya di ruangan keluarga bersama Yaron dan juga Charles.


Pandangannya menerawang malam dan melesat jauh menembus kegelapan malam.


Bukan lah hal mudah sebenarnya bagi Zac mengambil langkah dan keputusan ini, karena yang harus ia lawan adalah ibu dari wanita yang ia cintai.


"Yaron..." Panggil Zac.


"Ya Tuan."


"Kabarkan pada mereka jika kita siap untuk berperang." Perintah Zac dalam ketenangan.


Charles mengerti, Zac mengambil langkah itu, karena Zac bukan pria yang harus tunduk pada siapapun.


Kemudian Yaron menghubungi pengawal Keluarga Scoot.


"Charles..." Panggil Zac.


"Ya, aku di sini."


"Persiapkan semua pasukan untuk pergi ke Pulau Kematian, sisakan untuk menjaga Gaby di sini, kita akan pergi pagi-pagi buta." Kata Zac.


"Aku mengerti." Charles pun bergegas pergi.


Zac sendiri kemudian menuju kamarnya, ia melihat Gaby masih tertidur pulas.


Zac berharap Gaby akan bangun kesiangan dan tak dapat menyusul atau pergi ke Pulau Kematian untuk menyaksikan perang ini berkobar.


Pria muda itu duduk di tepi ranjang dan membelai kepala Gaby, ia tahu tindakannya kelewatan, namun hanya dengan cara itu ia membuat Gaby tak bisa bergerak dari ranjangnya.


Perlahan Zac tidur dengan posisi miring dan menyangga kepala menggunakan tangan serta sikunya, sebelah tangannya lagi membelai rambut dan pipi Gaby.


"Semoga saat kau sadar, Moran juga sadar, dan kalian dapat mengobrol, tapi ku pastikan, semua kebenaran tentang kebusukan ibumu dapat kau dengar dari mulutnya sendiri." Kata Zac mencium Gaby.


"Dan maaf, jika nanti pada akhirnya kedua tanganku lah yang telah membunuh orang tuamu." Kata Zac.


"Ngghh..." Gaby menggeliat dan tidur kembali.


Zac kemudian memeluk tubuh Gaby dengan erat.


Malam berlansung cepat, dan pagi pukul 3, Zac sudah bersiap-siap berangkat.


Seluruh senjata yang di perlukan sudah di angkut, tak lupa Zac juga membawa samurainya.


Genderang perang telah di gaungkan, tak hanya Zac yang akan menuju ke Pulau Kematian, Keluarga Scoot dan keluarga Vince akan datang sebagai musuh dari Zac.


"Peperangan ini, akan menjadi perang habis-habisan Tuan Zac. Mereka membawa rombongan mafia rendahan untuk melawan kita. Para mafia rendahan itu meminta kekuasaan."


"Berikan kekuatan penuh, untuk membantai mereka semua." Perintah Zac.


Pukul 4 dini hari, Puluhan Helikopter terbang, membawa Zac dan rombongan, bagaikan capung yang berterbangan.

__ADS_1


Perjalanan di tempuh tidak lama, dan beberapa pengawal Zac sudah sampai lebih dulu di Pulau Kematian, mereka memakai kapal besar untuk mengangkut muatan.


Pulau Kematian adalah pulau sangat besar yang lahannya di bagi beberapa bagian untuk para petinggi Mafia yang memiliki kekuasaan tinggi.


Para mafia level tinggi akan melaksanakan adu kekuatan di Pulau Kematian, dan mereka memiliki tempat sendiri-sendiri di wilayah mereka.


Mansion milik Keluarga Haghwer adalah mansion yang memiliki lahan paling luas.


Namun, Zac sendiri memiliki wilayahnya sendiri, dan tak memakai milik Keluarga Haghwer.


Zac masuk sudah sampai di mansion milik wilayahnya sendiri di Pulau Kematian yang cukup mewah di ikuti Yaron serta Charles.


"Tuan Zac, kabarnya mereka sudah sampai, dan akan berkumpul di tengah pulau pukul 7 pagi." Kata Yaron.


Zac menelan ludahnya, saat itu ia sedang mengecek ponselnya, pesan masuk dari beberapa mata-matanya.


"Hubungi ayahku, Gia sedang melakukan sabotase jaringan, dia akan menyebarkan video Zay ke seluruh Negara K." Perintah Zac.


"Apa! Bagaimana dia bisa melakukan sabotase itu, keluarga Scoot belum mahir melakukannya." Kata Charles.


"Itu pasti Aaron." Jawab Zac.


"Saya sudah menghubungi Tuan Ben, kabarnya mereka juga sedang menuju ke Pulau Kematian."


"Ayahku ke sini? Apakah dengan Traver?" Zac nampak terkejut.


Yaron mengangguk.


"Lalu siapa yang akan mengurus video Zay yang akan di sebar." Kata Zac mulai naik darah.


Saat itu, Zay memdapatkan pesan anonim, mengatakan bahwa ia tahu video tentang Zay yang menikmati pelecehaan, mengetahui videonya akan di sebar, Zay semakin panik.


Karena sebuah pesan khusus sampai pada dirinya, Zay tak bisa mengontrol ketakutannya dan rasa traumanya, ia malu dan sangat takut, tubuhnya gemetaran dan ponselnya pun terjatuh.


Tubuhnya kaku dan pikirannya melayang jauh, ia ketakutan.


Ada pesan masuk lagi, dan Zay mengambil ponselnya, pesan itu mengatakan bahwa Zay harus menemui Aaron di Pulau Kematian jika videonya tak ingin di sebarkan, dan tak ada yang boleh mengetahui jika Zay pergi menemui Aaron.


Dengan membawa beberapa alat yang bisa ia gunakan melawan Aaron, Zay mengemasi semuanya dan pergi.


Sedangkan Gavriel yang merawat Mena merasa ada kejanggalan, ketika ia melihat mobil milik Zay melaju dengan kecepatan penuh meninggalkan Mansion pada dini hari bertepatan dengan perginya Ben dan rombongan.


"Dokter Wen, urus sisanya." Kata Gavriel.


"Baik Dokter."


Gavriel melepaskan jas putihnya, dan melepaskan sarung tangan putih lalu mencoba untuk menghubungi Zay.


Saat itu Gavriel tahu Ben sudah berangkat ke Pulau Kematian bersama Traver dan Rudolf, Gavriel pun memeriksa kamar Zay, ia menemukan ponsel Zay yang tergeletak di lantai lalu Gavriel memeriksannya.


"Sialan!" Geram Gavriel.


Gavriel pun hendak pergi, namun di depan pintu, ia bertubrukan dengan Daisy.

__ADS_1


"Astaga!!" Teriak Daisy.


Gavriel mendekap Daisy dan mereka saling menatap, ia berfikir itu adalah Zay.


"Zay... Maksudku... Ck! Maksudku Daisy... Maaf aku terburu-buru dan harus pergi." Kata Gavriel.


"Tunggu... Kau ingin kemana?" Tanya Daisy.


Gavriel tak menjawab ia pun langsung pergi meninggalkan mansion Haghwer untuk pulang ke mansion miliknya mengambil senjata-senjatanya dan menyusul Zay ke Pulau Kematian.


Pukul 5 dini Hari, semua pasukan Scoot dan Vince serta pasukan milik Zac sudah saling berhadapan dengan senjata-senjata mereka.


Semua pasukan itu akan bertarung dan berperang langsung, tanpa menggunakan siasat apapun, itulah yang di namakan adu kekuatan.


Para pasukan akan saling menyerang di tanah terbuka yang lapang, dan pasukan yang terbantai habis, dialah yang kalah. Lalu pasukan yang bisa membantai habis, dialah yang menang.


Gia dan Aaron berdiri di depan para pasukannya, sedangkan Zac berdiri dengan Charles serta Yaron.


"Charles saat nya kau tunjukkan kesetiaanmu." Kata Gia.


"Aku akan menunjukkannya." Kata Charles.


"Bukankah kita masih punya waktu 2 jam lagi untuk berperang? Bagaimana jika kita menikmati video adegan yang dapat membuat jiwa kita semakin berkobar?" Tanya Aaron.


"Aaron Vince!!!" Teriak seorang wanita dan itu adalah Zay. Zay baru tiba di Pulau Kematian dengan nafas cepat, ia berlari menuju tempat peperangan.


"ZAY!" Zac terkejut adiknya ada di Pulau Kematian.


"Sialan siapa yang membuatnya datang ke sini!" Kata Zac marah.


"Aku yang membuatnya ke sini Zac." Kata Aaron.


"Kau memang bangsatt... " Kata Zac.


"Kemarilah Zay, kau datang kemari pasti karena tak ingin video mu tersebar kan? Kau sangat mencintai keluarga mu Zay, Namun reputasi keluarga mu sekarang ada pada keputusan yang akan Zac ambil."


Aaron kemudian menarik Zay pada sisi dimana ia berdiri, dan kemudian berteriak pada Zac.


"Zaaac!!! Turuti lah semuanya... Berikan kepalamu, atau kepala adikmu sebagai gantinya! Tapi, untuk videonya aku tak akan jamin, karena dalam hitungan beberapa menit videonya akan terputar sendiri, karena itu menyangkit urusan Gia dengan Ben." Kata Aaron.


"Kau bilang aku cukup datang dan video itu tak akan kau sebarkan!!!" Teriak Zay.


"Aku mafia... Kau masih percaya mulut mafia?" Kata Aaron mengejek.


"Sialan!!" Teriak Zay.


Saat itu Zay mengeluarkan belatinya dan mengarahkannya pada perut Aaron.


"Jadi, ayo kita lihat, tangan siapa yang lebih cepat! Tanganmu yang akan memenggal kepala ku atau tanganku yang akan menusuk perutmu dan mengoyaknya." Kata Zay marah.


"Zay... Jangan Gegabah!!!" Teriak Gavriel yang sudah datang.


Kini semua akan berkumpul di Pulau Kematian, siapakah yang akan terkubur dan menemui ajak kematian yang mengenaskan di tanah Pulau Kematian, apakah keluarga Scoot dan keluarga Vince, ataukah ini kehancuran dari keluarga Haghwer dan Zac.

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2