
Flashback On~
Daisy menjatuhkan dirinya ke laut, dan hanya dalam waktu 1 menit, ternyata bantuan dari Mena untuk menembaki lawan yang ada di atas tebing daratan telah datang.
Setelah Daisy tenggelam ke dasar laut, ia mencoba naik, namun kakinya tersangkut oleh sesuatu.
Daisy melihat sesuatu seperti gerombolan mendekatinya, matanya terbelalak ketakutan, namun ketika itu adalah wajah yang Daisy kenali mendadak Daisy menjadi tenang.
Casey memimpin para pengawal penyelam milik Derreck untuk menyelamatkan Daisy.
Sebegitu banyaknya penyelam hingga Daisy pikir itu adalah gerombolan ikan.
Namun, di sisi lain, di atas lautan dan di atas udara, Mena memimpin para pengawal, ia mengunci target dan langsung memberikan perintah untuk menembaki para pengawal El Joa dan juga Rei Brandon.
Setelah Ben menyelesaikan murkanya, dan pelampiasan dendamnya pada Rei membuat Rei mati mengenaskan Ben langsung memberikan perintah pada Mena agar melakukan penyelaman bersama para pengawal amfibi untuk mencari Daisy di laut.
Pengawal Amfibi adalah pengawal handal dan penyelam handal, mereka pun memiliki tingkat bela diri yang kuat di dalam laut.
Mena langsung memakai pakaian selamnya dan menjatuhkan dirinya dari helikopter yang terbang rendah di atas laut, di susul dengan para pengawal yang ikut menyelam.
Namun di dalam laut, ketika menyelam, Mena dan para pengawal di hadapkan pada para penyelam lainnya.
Mena melihat Casey yang menuju ke suatu arah dan Mena mulai menyerang Casey mereka berkelahi, para pengawal pun saling serang di dalam laut. Pengawal Ben dan Pengawal Derreck yang di pimpin oleh Casey.
Setelah perselisihan sengit dan saling serang, Mena akhirnya melihat Daisy yang berusaha untuk naik ke atas laut. Saat itu ombak sedang pasang dan ganas karena badai sebentar lagi akan datang.
Mena berenang cepat meninggalkan Casey yang terluka.
Kemudian Mena menangkap Daisy, namun di luar dugaan Daisy menolak dan mendorong Mena.
Namun, Mena tetap menangkap Daisy dan membuat Daisy naik ke atas laut. Mena memegangi tubuh Daisy dan pada akhirnya kepala Daisy mencuat ke atas.
Nafas Daisy gelagapan, kondisinya sudah lemah dan Daisy semakin kehabisan oksigen. Daisy menghirup udara yang bercampur air.
Mena kemudian memberikan cadangan oksigennya pada Daisy.
Namun, ternyata Casey mendapatkan kaki Mena dan menyeret nya masuk ke dalam laut lagi, Mena menendang kepala Casey dan memukulnya membuat Casey harus berjuang lagi untuk menangkap Mena.
__ADS_1
Kemudian Mena naik dan akan membawa Daisy ke daratan.
Daisy menggeleng dan berusaha melepaskan diri, kemudian Casey naik ke atas laut, mengambang, Daisy melepaskan diri dari Mena dan pergi ke arah Casey.
Dengan tatapan penuh kesedihan Daisy melihat pada Mena, seolah ia memohon agar Mena melepaskannya, agar Daisy dapat hidup bebas, agar Daisy tidak lagi terjerat oleh Ben.
Saat itu Daisy tidak dapat mengatakan apapun, namun dari sorotan mata Daisy, dan perilaku Daisy yang memilih pergi ke pihak Casey membuat Mena sadar jika Daisy tidak ingin ikut dengannya. Membuat Mena mengingat ketika pelarian diri Daisy kala itu, Casey dan Derreck lah yang Daisy hubungi.
Mena pun sadar, kali ini Daisy benar-benar tidak ingin kembali.
Namun, seluruh pengawal Derreck telah mati karena pengawal Ben yang tangguh dalam penyerangan. Pengawal Amfibi milik Ben memang kuat.
Daisy yang mengambang di lautan kemudian melepaskan oksigen, dengan terengah-engah Daisy meminta pada Mena.
"Kali ini saja Mena... Aku mau bebas, aku tidak mau di penjara lagi, aku mohon.... Aku muak dengan semua yang ku jalani, hidupku hanya untuk menjadi pemuas nafssunya dan di permalukan di hadapan orang-orang."
Daisy menangis dan memasang oksigennya lagi.
Mena akhirnya mengerti apa yang di inginkan Daisy.
Para pengawal amfibi yang telah membereskan para penyelam milik Derreck kemudian muncul ke atas.
Mena harus melenyapkan semua pengawal Amfibi milik Ben agar mereka semua dapat menutup mulut selamanya.
Namun, para pengawal Amfibi Ben sangat tangguh, dan Mena kehabisan oksigen, oksigen cadangan miliknya telah ia berikan pada Daisy.
Mena harus membereskan para pengawal milik Ben dengan cepat, kemudian Mena mengeluarkan belatinya lagi, dan bom berukuran mini sebesar biji kecil.
Mena dengan cekatan memukul dan menendang, lalu menusuk para pengawal Amfibi, dan memasang bom mini kecil di bagian oksigen para pengawal Amfibi.
Dan para pengawal Ben meledak secara bersamaan, dengan jumlah pengawal yang sangat banyak Mena mampu menumbangkan semuanya.
Namun, ia kecolongan satu, ternyata masih ada satu pengawal yang Mena belum bereskan, dia adalah komandan Amfibi, dengan sekuat tenaga Mena berkelahi dengan komandan itu, hanya sisa satu biji bom, jika itu hilang maka Mena di pastikan yang akan kehilangan kepalanya karena siapapun yang berkhianat pada Ben dia akan di penggal.
Mena akan memasukkan biji bom itu ketabung oksigen, namun bom itu terlepas karena komandan pasukan Amfibi itu sangat tangguh, kemudian bom biji meledak, dan Mena menendang dan menusuk komandan pengawal Amfibi itu, ledakan bom itu mengenai oksigen Komandan itu dan meleburkan semuanya.
Mena kehabisan oksigen dan tidak dapat lagi naik ke atas, Mena kelelahan dengan melawan semua pengawal penyelam Amfibi milik Ben.
__ADS_1
Semua pengawal mati di tangan Mena, dan Daisy pergi bersama Casey.
Karena merasa khawatir akhirnya Traver dan juga Ben akhirnya memutuskan untuk terjun menyelam dan melihat keadaan laut, mereka terkejut bahwa ada yang tidak beres, Traver mencari dimanapun namun lautan begitu sunyi, dan melihat banyak sekali darah bercampur air, serpihan daging, dan banyak lagi.
Ben juga tidak mau melepaskan begitu saja, ia terus mencari Daisy dan memeriksa apa yang sedang terjadi.
Traver mulai khawatir, kemana Mena pergi, karena yang Traver lihat di dalam lautan hanyalah pecahan daging, pecahan tubuh manusia yang rusak, semua alat-alat selam, dan banyak wajah pengawal yang mati tanpa ia kenali.
Ben juga menyadari dan tahu jelas, bahwa pasti ada penyelam lain, karena yang ada di lautan hanyalah sisa-sisa daging dan tubuh serta beberapa baju yang sudah hancur.
Artinya, Ben dan Traver menyimpulkan bahwa ada penyelam lain selain penyelam amfibi milik Ben.
Setelah berenang masuk lebih dalam, akhirnya Traver menemukan Mena.
Saat itu kondisi Mena tidak beruntung, kepala Mena terbentur sesuatu, Mena juga telah kehabisan tenaga dan oksigen.
Traver mengambil tubuh Mena dan Ben melihat itu, Ben pun memberikan sinyal darurat, para penyelam lain pun datang dan membantu Traver mengangkat Mena agar lebih cepat.
Rudolf dengan cepat memberikan perintah agar pengawal Medis segera bersiap.
Traver sangat cemas melihat adiknya tak bergerak, setelah naik ke atas daratan, para medis langsung sigap memberikan pertolongan pada Mena.
Traver melepaskan oksigen dan tabung oksigen, ia berlari ke arah Mena melihat kondisi adiknya, Ben melepaskan tabung oksigen dan menyentuh bahu Traver.
"Kami akan segera menolongnya percayalah." Kata salah satu dokter yang tergabung dalam Tenaga Medis yang di bentuk Rudolf.
"Dia pasti akan selamat dan hidup." Kata Ben.
Traver menjatuhkan tabung oksigennya dan tubuhnya menjadi lemas, ia mengingat bahwa selama ini, ia belum benar-benar menjadi kakak yang baik, bahkan ia sering membuat Mena harus berlatih keras agar bela dirinya semakin meningkat.
"Sepertinya ada penyelam lain Tuan." Kata Traver.
"Ya." Sahut Ben.
"Tapi, penyelam kita sangat kuat dan handal. Aku tidak percaya bahkan Mena pun kalah. Siapa sebenarnya yang mengalahkan para penyelam amfibi terbaik milik anda." Kata Traver.
Ben mengepalkan kedua tangannya marah.
__ADS_1
Bersambung