Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (123)


__ADS_3

Mendengar perkataan Fabian, Aliyaa langsung melepaskan genggaman tangan nya dan tersenyum malu sambil menundukkan kepalanya.


Fabian tersenyum manis kepada Aliyaa dia mengelus rambut panjang Aliyaa dengan lembut.


Fabian ingin sekali segera mengakhiri hubungan dengan Miranda, tapi pun tidak mau jika hubungan selesai dengan Miranda. Aliya pergi dari kehidupan nya karena kecewa karena Fabian tidak jujur kepada nya selama ini.


"Kak, aku ingin bertemu dengan Siska. Aku sangat kangen sama Siska, apa mungkin dia sudah sibuk dengan kuliah keperawatan nya yah."


Aliya sangat merindukan sosok Siska sahabat sejati nya dan berharap mereka juga bisa bersama kembali dengan nya di Fakultas yang sama.


"Kenapa kamu tidak menghubungi nya saja, yasudah besok Kakak akan menjemput Siska agar dia mau ke sini."


Aliya menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil tersenyum.


"Besok aku sudah di suruh pulang Kak, aku hanya meminta waktu perpanjangan satu hari saja di Rumah Sakit ini."

__ADS_1


Fabian hanya bisa tersenyum mendengar seorang pasien yang minta di perpanjang waktu rawat nya padahal keadaan nya sudah sehat.


Tidak lama kemudian pun datang perawan yang membawa kan makanan dan obat untuk Aliyaa.


Fabian pun langsung mengambil makanan tersebut dan menyuapi Aliyaa.


"Makan yang banyak yah calon Dokter Specialis, kamu harus kuat jangan sakit-sakitan begini yah."


Aliya pun dengan lahap nya makan makanan tersebut dia begitu sangat senang sekali bisa di perhatiin oleh Fabian.


Dokter Nadia yang masih memperhatikan Aliyaa pun hanya terdiam dan tersenyum melihat Aliyaa dengan Fabian.


Dokter Nadia pun memilih untuk pergi dan tidak memperhatikan Aliyaa di ruangan nya.


Handphone Fabian berdering sangat kencang sekali, membuat suasana menjadi terganggu tapi Fabian tidak memperdulikan hal tersebut dia fokus untuk menyuapi Aliyaa.

__ADS_1


"Handphone Kakak berdering kencang sekali, seperti itu sangat penting. Coba Kakak jawab saja panggilan telephone nya siapa tahu itu penting dari orang tua Kakak."


Fabian pun langsung mengambil handphone dan melihat ternyata itu adalah panggilan telephone dari Miranda.


Fabian lebih memilih untuk menolak panggilan telephone tersebut karena dia merasa sangat menggangu sekali.


"Loh kok nggak di jawab Kak panggilan telephone nya. Malah di tolak Kakak ini tega banget."


Miranda merasa sangat kesal sekali ketika panggilan telephone nya di tolak oleh Fabian.


"Ini kan hari libur nasional, dia pergi ke mana yah. Kenapa panggilan telephone aku di tolak begini sih."


Miranda pun memilih untuk mengirimkan pesan singkat kepada Fabian, dia di buat emosional lagi.


*Fabian, kamu sedang apa dan di mana sekarang. Aku ingin kita berdua bertemu untuk menghabiskan waktu berdua bersama, kita sudah tidak punya waktu bersama sekarang kita harus memperbaiki hubungan ini ini.*

__ADS_1


"Awas saja yah kalau dia bersama dengan wanita lain, akan aku beri pelajaran wanita itu mengganggu calon suami ku."


Miranda sedang mempersiapkan makan malam romantis sekali bersama dengan Fabian dia juga ingin membicarakan tentang rencana pernikahan nya dengan Fabian karena merasa perubahan sikap Fabian terhadap nya selama ini membuat Miranda ingin secepatnya bisa bersama dengan Fabian selamanya.


__ADS_2