Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (172)


__ADS_3

Ketika Fabian keluar dari kamar Aliyaa dan mencoba untuk menutup rapat pintu kamar nya.


Tiba-tiba Aliyaa terbangun dari tidur pulas nya, dia melihat di samping nya ada setangkai mawar putih dan chocolate.


Aliya pun langsung terbangun dari tidur nya dan tersenyum manis.


"Ini semua nya pasti dari Kak Fabian, hmmmmm baik banget dia."


Aliya pun memilih untuk keluar dari kamar nya tapi dia tidak melihat Fabian.


"Kemana yaa Kak Bian, kok nggak ada sih."


Aliya terus berjalan menuju ke dapur tapi tiba-tiba Fabian memeluk erat Aliyaa dari belakang.


Aliya pun langsung terkejut dengan pelukan tersebut, dan dia Fabian pun semakin memeluk erat Aliyaa.


"Kakak ihhh apa sih kaya gini peluk-peluk dari belakang gini. Aku kaget loh Kak."


Fabian pun langsung tersenyum dan melepaskan pelukan erat nya.


Dan mereka pun saling bertatapan wajah.

__ADS_1


"Hmmmmm, Kak jangan terlalu seperti ini yaa. Kita kan masih pacaran dan kita juga bilang ke orang-orang yang ada di sekitar kita kalau kita itu adalah sodara adik dan kakak. Aku takut Kaaa hmmmmmm."


Sikap Aliyaa membuat Fabian merasa sangat bangga sekali, Aliyaa benar-benar ingin menjaga diri nya.


"Iyaaa sayaaaaang iyaa, Kakak Bian nggak akan seperti itu Kakak janji sama kamu yaa."


Aliya pun langsung tersenyum manis kepada Fabian.


"Ohhh iyaa sayang, ada sesuatu yang mau di ceritakan. Ayo-ayo kita duduk dulu yaa."


Aliya pun langsung duduk berhadapan dengan Fabian.


Fabian pun langsung mencium kening Aliyaa dan Aliyaa pun menutup mata nya.


"Hahahaha, kamu bikin gemes sih. Jadi ada kabar gembira sekali. Mama kamu sekarang sudah mempunyai brondong baru yaa dia seperti seorang anak pengusaha yang sukses."


Aliya pun langsung terkejut mendengar perkataan dari Fabian.


"Maksud Kakak brondong baru,? emang sebelum nya Mama pergi berpacaran dengan siapa Kak. Aku nggak tahu loh Kak."


Fabian langsung terdiam mendengar pertanyaan dari Aliyaa.

__ADS_1


Dia lupa jika Aliyaa yang tidak tahu tentang hubungan nya bersama dengan Miranda.


"Hmmmm, yaa pokoknya maksud dari ucapan Kakak. Sekarang Mama Miranda sedang dekat dengan seseorang lelaki yang umur nya mungkin seumuran dengan kamu Al."


Aliya pun langsung melamun ketika mendengar perkataan dari Fabian.


"Pantesan saja Mama tidak suka dengan Om Irfan, ternyata Mama itu lebih suka dengan lelaki yang umur nya di bawah dia. Yasudah lah walaupun itu terdengar nya sangat aneh sekali yang penting Mama bisa bahagia dengan lelaki pilihan Mama."


Fabian merasa sangat bersalah sekali karena dia yang belum bisa jujur kepada Aliyaa dengan masa lalu nya.


Fabian belum bisa bilang jika dia mempunyai hubungan spesial dengan Mama nya bahkan menjadi lelaki simpanan Mama nya sampai 7 tahun lama nya.


Fabian memegang tangan Aliyaa dia mencium tangan Aliyaa.


"Aliya jika Kakak mempunyai masa lalu yang kurang baik, apakah kamu akan tetap menerima kehadiran Kakak di hati kamu."


Aliya merasa sangat aneh sekali dengan perkataan Fabian terhadap nya.


"Maksud nya Kakak gimana ya Kak, memang Kakak mempunyai masa lalu seperti apa Kak."


Fabian pun memilih untuk terdiam seperti nya dia belum bisa menceritakan semuanya kepada Aliya Mutiara.

__ADS_1


__ADS_2