Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (52)


__ADS_3

Miranda selesai mencarikan baju untuk nya dan Aliya, dia langsung bergegas pulang.


"Aliya belum tahu kan kalau malam ini dia akan menikmati makan malam bersama, aku harus cepat sampai ke rumah karena pasti harus merias Aliya juga."


Miranda masuk ke dalam mobil nya dia menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang lumayan tinggi karena mengejar waktu.


Sesampainya dia di depan rumah dia melihat para pegawai nya sedang berkumpul seperti sedang melihat sesuatu, Miranda langsung menghampiri mereka.


"Ada apa ini kalian kumpul-kumpul di sini, lagi lihat apasih."


Miranda yang penasaran sekali langsung mengambil handphone dari salah satu pegawai nya dan mereka pun langsung menundukan kepalanya.


Miranda melihat video ketika Fabian sedang makan bersama dengan Aliya, mereka tertawa dan terlihat sangat romantis.


Miranda langsung mengambalikan kembali handphone itu, tampa sepatah kata pun Miranda memilih untuk masuk ke dalam kamar nya.

__ADS_1


Dia tidak mengerti mengapa hati nya sangat hancur sekali ketika melihat video tersebut, Miranda tidak kuasa menahan air mata nya.


"Kenapa aku cemburu melihat video itu kenapa nafasku terasa sesak begitu saja, apa yang ada di pikiran ku ini Aliya anak kandung ku kenapa aku harus memiliki perasaan seperti ini kepada anak ku sendiri."


Miranda mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan nya, dia terus mengatur nafas nya.


Dan tiba-tiba handphone nya bergetar, dia melihat pesan dari Fabian. Miranda pun langsung membaca pesan singkat tersebut.


*Semuanya sudah siap, aku harap kamu jangan sampai terlambat datang bersama dengan Aliya. Aku tunggu di taman bunga ini.*


Miranda membuka pintu kamar Aliya, Aliya yang sedang membaca novel pun langsung terkejut melihat kedatangan Mama nya.


"Secapat ganti pakaian mu dengan pakaian ini, kita akan pergi makan malam ini. Jangan sampai terlambat kita mengejar waktu."


Miranda melemparkan pakaian tersebut ke kasur Aliya dia pun langsung menutup rapat pintu kamar Aliya.

__ADS_1


"Mama kenapa sih, nggak sopan banget masa ngelempar baju kaya gitu sih. Nyebelin banget."


Aliya langsung mengambil baju yang di berikan oleh Mama nya, dia pun langsung menganti pakaian nya.


Miranda tidak habis pikir dengan apa yang sudah dia lakukan tadi kepada putri nya sendiri, Miranda pun memilih untuk fokus kepada penampilan nya dia tidak membantu Aliya untuk ber make up.


Dia benar-benar hanya fokus dengan penampilan sendiri, Aliya merasa sangat kebingungan sekali bagaimana dia harus berpenampilan cantik dan menarik sedangkan dia selalu di bantu oleh Mama nya.


"Aku nggak mungkin minta bantuan Mama, dia nggak mungkin mau bantuin aku. Yasudah deh aku lihat video make up aja di internet."


Aliya yang sudah memakai pakaian nya pun langsung, mengikuti rangkaian makeup yang ada video nya.


Aliya begitu sangat kesulitan sekali dia yang belum pernah memakai Makeup sebelumnya.


Miranda terus merias wajah nya dengan sangat serius sekali, dia pun merapikan pakaian nya berkali-kali. Menyemprotkan parfume ke pakaian hampir ke seluruh tubuh nya. Dia benar-benar ingin terlihat luar biasa di hadapan Fabian.

__ADS_1


Aliya selesai dengan makeup sederhana nya, dia pun keluar dari kamar nya dan melihat ternyata Mama nya masih ada di dalam kamar nya.


__ADS_2