Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (261)


__ADS_3

Ke esokan hari nya, Dokter Nadia menemani Aliyaa untuk sarapan pagi.


Aliya mengetahui jika hari ini adalah hari libur Dokter Nadia tapi Aliyaa melihat Dokter Nadia yang sudah rapih dan sangat cantik sekali.


"Dokter hari ini ada acara,? Dokter sangat cantik sekali hari ini."


Dokter Nadia tidak mau memberitahu kepada Aliyaa jika hari ini dia akan menemui Miranda untuk membicarakan kedatangan keluarga Fabian.


"Yaa, Dokter sedang ada acara hari ini pertemuan yang sangat penting sekali. Oh iya Aliyaa kamu sekarang kuliah pulang jam berapa,? kamu harus pulang langsung ke rumah yaa jangan main-main dulu yaa."


Aliya merasa curiga dengan sikap Dokter Nadia dia sebelum nya dia selalu membebaskan Aliyaa dan hal apapun.


Tapi Aliyaa harus mengikuti apa yang di katakan oleh Dokter Nadia karena pasti ini untuk kebaikan nya juga.


"Baiklah Dokter Nadia, pulang kuliah aku langsung pulang ke rumah."


Dokter Nadia tersenyum manis kepada Aliyaa dan mengakhiri makan malam nya.


"Yasudah yaa sayaaaaang, Dokter pergi dulu kamu ke kampus di antar dengan supir pribadi yaa. Kamu semangat terus yaa belajar nya."

__ADS_1


Dokter Nadia mencium kening Aliyaa dan langsung meninggalkan Aliyaa.


Aliya pun merasa sangat senang sekali dengan perhatian yang di berikan oleh Dokter Nadia terhadap nya.


"Aku merasakan kembali rasa kasih sayang dari seorang Ibu, hmmmmm walaupun dia bukan ibu kandung kuu."


Aliya pun bersiap-siap untuk berangkat ke kampus dia langsung di tunggu oleh supir pribadi nya.


"Ayoo pak, kita berangkat sekarang yaa."


Supir pribadi itu langsung membuka kan pintu mobil untuk Aliyaa.


Aliya terus saja tersenyum manis mengingat sikap Dokter Nadia kepada nya.


"Seperti nya Kak Fabian sudah tidak mau melanjutkan hubungan dengan aku, ahhhhhh dia sekarang pasti sedang berdua an di kantor bersama dengan Mama."


Aliya selalu saja berpikiran negatif terhadap Fabian dan Mama nya.


Aliya pun memilih untuk turun di depan rumah sewaan nya ketika bersama dengan Fabian.

__ADS_1


Aliya melihat gerbang rumah yang terkunci dan tidak ada mobil Fabian di depan rumah tersebut.


"Seperti nya Kak Fabian sudah tidak tinggal di rumah itu lagi. Mungkin dia memilih untuk tinggal di Apartemen mewah nya."


Aliya pun memilih untuk turun dan mencari keberadaan Siska, Aliyaa terus saja mencari Siska dan ternyata Siska yang baru saja turun dari taksi online nya.


Aliya melambaikan tangan nya dan Siska pun langsung berlari menghampiri Aliyaa.


"Aliya kamu datang pagi banget, ada apa nih."


Aliya mengajak Siska untuk duduk bersama.


"Pagi ini aku tidak dapat pesan dari Kak Fabian, apa mungkin ini tanda nya Kak Fabian sudah melupakan aku yaa. Dia lebih memilih untuk bersama dengan Mama."


Siska langsung tersenyum manis melihat Aliyaa yang seperti sedang merindukan kehadiran Fabian tapi dia masih saja bersikap seperti tidak peduli dengan Fabian.


"Kalau masih cinta yaa bilang benci, sekali nya nggak ada kan kerasa banget kehilangan nya."


Aliya pun langsung cemberut sambil pergi meninggalkan Siska sendiri an.

__ADS_1


"Aliyaaaaaaa hey tunggu jangan pergi langsung gitu dong, cape nih aku kan baru sampai."


Dengan terpaksa Siska pun langsung berlari mengejar Aliyaa yang berlari sangat kencang sekali.


__ADS_2