Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong)
Episode (264)


__ADS_3

Fabian dan ibu nya bersiap-siap untuk pergi ke rumah Dokter Nadia, Fabian terlihat sangat sedih sekali dia takut Aliyaa menolak kedatangan nya ke sana.


"Nak,? kamu kenapa seperti itu seperti tidak bersemangat sekali. Kamu bilang dia adalah wanita yang kamu inginkan tapi kenapa kamu seperti ragu seperti itu."


Fabian langsung duduk di mencoba untuk menenangkan perasaan nya.


"Iya Buu, aku harus yakin bahwa Aliyaa adalah wanita pilihan kuuu untuk menjadi calon istri kuu."


Fabian pun tersenyum sambil memandangi wajah Ibu nya yang membuat dia sangat yakin sekali.


Ayah Fabian memilih untuk mendengarkan perkataan Fabian tapi dia belum mau bicara dengan Fabian dia merasa sangat kecewa sekali dengan perlakuan Fabian.


Fabian pun beranjak dari tempat duduk nya dan menggenggam tangan Ibu nya untuk berjalan menuju ke mobil.


Fabian dan ayah pun bertatapan wajah dan membuat Fabian seperti ingin mengatakan sesuatu.


"Yah, doakan Bian hari ini dia ingin mengajak hubungan serius dengan wanita yang dia pilih. Dia adalah seorang calon Dokter Specialis Anak semoga semua nya lancar ya."


Ayah Fabian memilih untuk pergi ketika mendengar perkataan tersebut, dia memilih untuk diam saja.


"Sudah jangan di pikirkan perlakuan Ayah kamu lebih baik sekarang kita harus segera pergi nanti kita telat."

__ADS_1


Fabian pun langsung menuju ke mobil nya dan mereka pun mulai berangkat.


Di perjalanan Fabian terus saja memikirkan Miranda dia tidak mau Miranda menjadi pengacau di acara nya nanti.


Fabian pun sampai di depan gerbang pintu rumah Dokter Nadia, dia merasa sangat gugup sekali.



Fabian seperti berat untuk keluar dari mobil nya.


"Oh, ini kah rumah nya. Kalau begitu ayo kita langsung turun Nak, Ibu tidak sabar ingin bertemu dengan Aliyaa."


Fabian mengikuti apa yang di perintahkan oleh Ibu nya, dia pun langsung turun mengikuti apa yang Ibu nya inginkan.


Dan Dokter Nadia pun langsung menghampiri mereka berdua dan mengajak nya untuk masuk ke dalam rumah nya menuju ke tempat yang sudah di siapkan.


"Silahkan duduk, saya akan memanggil Aliyaa untuk keluar dari kamar nya."


Dokter Nadia pun segera pergi ke kamar Aliyaa, dia langsung membuka pintu kamar Aliyaa.


Dan terlihat Aliyaa yang begitu sangat cantik sekali dia sudah siap.

__ADS_1


"Ayooo sayaaaaang, keluar dari kamar kamu ada seseorang special yang menunggu kamu."


Siska pun merasa sangat penasaran sekali dengan apa yang sudah di rencanakan oleh Dokter Nadia.


"Ayoo Al cepetan keluar aku penasaran banget ada apa sih sebenarnya."


Siska langsung menarik tangan Aliyaa dan mereka pun akhirnya keluar kamar menuju ke ruangan yang sudah di siapkan.


Seketika Siska dan Aliyaa pun di buat terkejut ketika melihat ada Fabian bersama dengan seseorang Ibu.


Siska langsung melirikan mata nya kepada Aliyaa dan Aliyaa pun merasa sangat terkejut sekali dia seakan bertanya-tanya ada sebernarnya yang terjadi.


"Ayoo Aliyaa duduk Nak, dan bersalaman dengan Ibu Fabian."


Tangan Aliyaa seketika langsung bergetar ketika dia bersalaman dengan Ibu Fabian.


"Perkenalkan nama saya Aliyaa Mutiara."


Aliya terlihat sangat gugup sekali ketika dia bersalaman dengan Ibu nya Fabian.


"Saya Liana Anggraini Ibu Fabian Saputra."

__ADS_1


Mereka pun langsung saling bertatapan wajah.


__ADS_2